Pencarian







KADER PAN MAMUJU MINTA PERPANJANGAN PENDAFTARAN CABUP DAN CAWABUP

Tanggal : 16-02-2010, Kategori : Berita Utama, Daerah, Makassar

LAPORAN :  RUSLAN.A

MAMUJU - SURABAYAWEBS.COM
Ketua Tim Pilkada PAN Sulbar, Muhammad Jayadi, menginstruksikan kepada DPD PAN Mamuju dan Mamuju Utara (Matra) untuk memperpanjang masa pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati. Hal ini bertujuan untuk mengakomodir kader PAN yang berniat maju di pilkada.

Menurut Jayadi, berdasarkan instruksi dari Ketua Umum PAN Hatta Rajasa bahwa kader PAN harus diprioritaskan pada pilkada. Kader PAN harus mengendarai partainya sendiri apakah diusung sebagai calon bupati atau calon wakil bupati. “Sementara di Mamuju dan Matra, rata-rata bukan kader yang terlihat ingin mengendarai PAN. Makanya, saya minta agar pendaftaran diperpanjang agar ada waktu bagi kader-kader untuk segera mendaftar,” kata Sekretaris PAN Sulbar.

Seperti di Pilkada Mamuju, PAN tergabung dalam koalisi partai untuk mengusung Bupati incumbent Suhardi Duka. Sedangkan di Matra, sepertinya, pengurus PAN setempat lebih memilih memberikan PAN untuk dikendarai oleh bupati incumbent maupun wakil bupati yang akan maju menjadi calon bupati.

Wakil Ketua DPRD Sulbar ini mengemukakan, bisa saja calon dari luar PAN yang diusung, tapi paling tidak calon tersebut  berpasangan dengan kader PAN.” Instruksi ketua umum, kader PAN paling tidak menjadi calon wakil bupati. Daripada semuanya dari luar PAN yang diusung,” ujarnya.***

WARGA KKSS MELANTIK PENGURUS BARU, MELEPAS JK

Tanggal : 24-12-2009, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Daerah, Makassar

LAPORAN : MURHAN RAMLY

JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Perayaan Harlah ke 33 KKSS dihadiri warga dari sejumlah provinsi. Pelaksanaan acara duduk bersama nampak ramai dalam suasana kekeluargaan. Acara paguyuban dengan nuansa nasional merupakan inti tema sebagai arah yang akan diperjuangkan dalam membangun integritas bangsa.

Ceremonial ini dirancang dalam kapasitas yang sederhana mampu mengahadirkan undangan yang datang dari daerah jawa maupun luar jawa. Terlihat acara kerukunan yang dimenej oleh pengurus paguyuban ini memperlihatkan bahwa masyarakat indonesia yang berada dari Sabang hingga Merauke merupakan mitra bagi warga KKSS yang sudah membaur dengan etnis lainnya dan melahirkan keturunan sebagai anak bangsa yang akan membangun negeri ini kedepan.

Hal demikian sangat relevan dengan inti tema yang ditulis diatas panggung terkait dengan masalah integritas bangsa Indonesia. Warga KKSS dimana saja berada berkiprah menguatkan bangsa dan negara menghadapi tantangan dari dalam dan luar negeri. Demikian gaung acara ceremonial yang dilaksanakan pada hari ahad 13/12/2009.Jakarta.

Integritas merupakan pondasi bangsa agar tetap mampu menuntaskan berbagai persoalan bangsa yang selama ini bisa mengikis kekuatan yang telah dibangun sejak berdirinya pemerintahan di RI ini.

Hadir dalam acara ini mantan Kabulog DR.Beddu Amang, Faisal Akbar politisi Hanura, JK,DR.Adhyaksa Dault,SH. Sejarawan Anhar Gongong, Pengurus Ormas,LSM, Pemuda IKAMI Sul-Sel.

Ketua Pantia Ir.Abdillah Natsir, mengawali dan melaporkan pelaksanaan acara sekaligus mereview peristiwa warga Sul-Sel yang tewas dibedil kaum Kolonial merupakan rangkaian kegiatan tabur bunga di Makam Pahlawan Taman Kalibata, menuju ceremonial pelantikan pengurus baru periode 2004-2019. Ia mengingatkan perjalanan KKSS hingga memasuki era tahun dua ribuan paguyuban ini tak henti-hentinya merehabilitasi diri menuju wawasan baru untuk kehidupan yang lebih baik, ujarnya.

Pada sesi berikutnya Ketua Umum Abdul Rivai menyampaikan bahwa paguyuban ini berada pada pilar dalam rangka memperkokoh integritas bangsa. Hal tersebut karena KKSS merupakan wadah dan tempat saling memberi kontribusi dan silaturrahmi untuk bersama mencari solusi menuntaskan berbagai persoalan bangsa.. Rivai melaporkan terkait persoalan bangsa yang tertimpa bencana di Sumbar ,tentu hal ini merupakan persoalan bangsa indonesia, paparnya.

Selama kejadian bencana, bertahap disalurkan 100 juta rupiah sebelum tanggap darurat. Sementara harapannya kepada pengurus yang baru dilantiknya agar mengutamakan pelayanan kepada publik,harapnya.

Menjelang akhir dari beberapa rangkaian acara ceremonial JK mantan RI/II dengan ciri khasnya pada saat berbicara didepan publik selau mengundang hadirin untuk tersenyum. Hal-hal yang menurutnya memiliki makna atas bangsa kita ini adalah bahwa kita ini adalah bangsa yang besar dari sekian banyak negara. “Kalau kita mensejajarkan diri, Indonesia berada pada urutan ke empat dari negara Amerika Serikat ,China,India, Indonesia”, Hal itu adalah kekuatan bangsa kita sebagai negara besar.Ia menjelaskan mengapa kita besar karena kebinekaan kita itu yang memperkuat bangsa kita ini, kata JK yang hadir sebagai undangan.

Besarnya bangsa kita ini karena etnisnya yang begitu banyak tapi juga perlu diperhatikan bahwa ciri khasnya itu selama 38 tahun terlihat memudar   faktanya banyak putra daerah yang tidak memahami lagi bahasa daerahnya karena sudah terjadi pembauran, ungkapnya.

Ia pun mengingatkan bahwa kalaupun ada yang menilai tidak sanggup selama menjadi RI/  II, itu bukan orang Sulawesinya yang tidak sanggup, tapi Saya yang belum sukses mencapai  harapan yang diinginkan oleh bangsa Indonesia, ujarnya.

Mengakhirti pidatonya karena agenda lain masih ada , JK minta pamit , dan disambut warga sekaligus mengantar JK.  “Selamat Jalan”.

JURNALIS MAKASSAR DAPAT DUKUNGAN KERANG BAND

Tanggal : 3-06-2009, Kategori : Berita Utama, Daerah, Makassar

LAPORAN : RATIH RUDFIANI

MAKASSAR - SURABAYAWEBS.COM
Sejumlah musisi yang tergabung dalam Kerang Band menciptakan lagu berjudul suara kebebasan bagi “Koalisi Jurnalis Makassar Tolak Kriminalisasi Pers” sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok jurnalis tersebut. “Ini adalah kado kami untuk setahun perjuangan teman-teman jurnalis dalam menyuarakan kebenaran melalui kasus yang menimpa mantan jurnalis Metro TV, Upi Asmaradhana,” kata juru bicara Kerang Band, El Sharun di Makassar.

Menurut dia, Kerang Band yang terdiri dari Ryan (vokalis), Andi Jaya (bassis), El Sharus (gitaris), dan Ully (Drummer), terinspirasi dengan kuatnya idealisme jurnalis Makassar dalam kasus tersebut. Dia mengatakan, semangat lagu Suara Kebebasan menggambarkan sebuah perjuangan nilai yang coba dirampas oleh oknum-oknum petinggi negara.

Proses penulisan lagu hingga rekaman, jelas El Sharun, dikerjakan hanya dalam dua minggu. Cepatnya proses tersebut, tak lepas dari bantuan referensi dari jurnalis yang diberikan ke Kerang Band. Ully menambahkan, inspirasi untuk membuat lagu ini, muncul saat membaca pemberitaan di media massa tentang persidangan Upi Asmaradhana yang dituntut hingga diperadilankan oleh mantan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Sisno Adiwinoto.

Menurutnya, mereka menangkap suatu nilai perjuangan dalam kasus tersebut, yang harus didukung secara bersama dan berkesinambungan. Rencananya, peluncuran lagu ini, bersamaan dengan Hari Hak Jawab yang akan dideklarasikan Koalisi Jurnalis Makassar Tolak Kriminalisasi Pers di Makassar. Dalam kesempatan tersebut, untuk pertama kalinya lagu ini akan diperdengarkan di hadapan publik.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Andi Fadli Yusuf mengatakan, lirik lagu Suara Kebebasan tersebut sangat bagus. Dia menilai, lagu itu cukup mewakili suasana hati dan perjuangan Koalisi Jurnalis saat ini. “Salut buat Kerang, semoga lagu ini bisa pemersatu buat teman lain yang sevisi dengan perjuangan kami,” katanya.***

JELANG PELANTIKAN BESOK, SYAHRUL DIDAULAT PIDATO DI MILAD KE-98 MUHAMMADIYAH

Tanggal : 7-04-2008, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Daerah, Makassar

LAPORAN : ESTY

MAKASSAR - SURABAYAWEBS.COM

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin, mendaulat Gubenur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih, Syahrul Yasin Limpo, berpidato di acara puncak Milad Ke-98 Muhammadiyah di gedung Celebes Convention Center (CCC), Makassar, Minggu (6/4) kemarin.”Saya memohon kepada Gubernur Sulsel yang akan dilantik dua hari lagi agar berpidato di sini sebelum pidato kenikmatan saat pelantikan,” kata Din saat memberikan sambutan di acara puncak Milad Muhammadiyah.
Syahrul dan pasangannya, Agus Arifin Nu’mang, akan dilantik di halaman Gubernuran, Selasa (8/4). Pasangan Syahrul-Agus (Sayang) akan ditetapkan sebagai Kepala Daerah Sulsel periode 2008-2013 melalui Sidang Peripurn Istimewa DPRD Sulsel. Penjabat Gubernur Sulsel, A Tanribali Lamo, tidak hadir dalam acara tersebut.

Dia diawakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Andi Baso Gani. Tanri mendadak ke Jakarta karena harus menghidiri pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jakarta, hari ini.
Sejumlah tokoh penting hadir di acara ini. Di antaranya, Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel KH Sanusi Baco (Ketua MUI Sulsel), anggota DPR RI dari PAN And Hadi Djamal, anggota DPRD Silsel Adil Patu dan Ramli Haba, serta Ketua DPC PAN Makassar, Busrah Abdullah.

Keluarga Muhammadiyah
Syahrul yang awalnya tidak masuk dalam daftar pemberi sambutan, naik ke atas panggung dan memberikan sambutan di depan sekitar 20 ribu jamaah Muhammadiyah yang memadati gedung CCC.
Syahrul menyatakan bangga karena masuk dalam keluarga besar Muhammadiyah.”Sejak kecil orangtua saya selalu mengajari saya dengan ajaran Muhammadiyah. Muhammadiyah mengajari saya cara beragama Islam yang tidak simbolik, tapi ajaran yang esensial,” kata Syahrul.
Syahrul menyebut ayahnya, Yasin Limpo, pernah menjadi pengurus Muhammadiyah dan dibesarkan dalam keluarga Muhammadiyah.
Syahrul juga meminta doa dan dukungan kepada jamaah yang hadir agar diberi kelancaran saat acara pelantikannya.
Syahrul berpidato hanya sekita 10 menit. Selasai acara, Syahrul, terlihat sibuk melayani jamaah yang ingin mengabadikan gambarnya dengan berfoto bersama Syahrul
Visi Dakwah
Din mengimbau kader Muhammadiyah agar kembali mempertegas visi perjuangan dakwah Muhammadiyah untuk amr ma’ruf nahi munkar (memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran).
“Muhammadiyah harus tetap menjadi gerakan dakwah, gerakan kultural, gerakan budaya, dan bukan gerakan politik,” kata alumnus Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur ini.
Din mengulas keberhasilan yang dicpai Muhammadiyah di usianya yang hampir satu abad. Din mengajak semua jamaah agar tahaddust bin ni’mah (menyebut kenikmatan) atas keberhasilan yang sudah dicapai Muhammadiyah.
“Tahaddust bin ni’mah pertama dengan mewartakan semua keberhasilan Muhammadiyah, lalu memperbarui dengan merenovasi kenikmatan tersebut untuk meraihnya lagi dengan kualitas yang lebih bagus. Muhammadiyah tidak boleh unggul hanya dari segi kuantitas saja,” kata Din.
Dia menambahkan, sejak berdiri 98 tahun silam, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan bangsa.
Pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, pernah menjadi pelopor kemerdekaan Republik Indonesia dan peran Muhammadiyah setelah kemerdekaan juga tidak kalah besarnya.
Muhammadiyah yang lahir sebelum Indonesia merdeka, telah memiliki andil besar terhadap pembangunan bangsa terutama dalam aspek pendidikan, kesehatan dan ekonomi ummat. Ribuan sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit dan lembaga ekonomi menjadi karya nyata ormas Islam ini.
“Muhammadiyah selalu menjadi pemecah permasalahan bangsa dengan solusi-solusi yang ditawarkannya. Kontribusi Muhammadiyah terhadap bangsa ini akan terus ditingkatkan,” kata Din.
Di tengah-tengah isu miring terhadap Muslim akhir-akhir ini dengan munculnya isu teroris dan lain-lain, Din mengimbau agar kader Muhammadiyah selalu menjadi pemecah masalah dan bukan menjadi penambah masalah tersebut.

Luar Negeri
Dalam kesempatan tersebut, Din juga menyinggung perkembangan Muhammadiyah di luar negeri. Alumnus Harvard University Amerika ini menyebutkan perkembangan Muhammadiyah di luar negeri sangat pesat.
“Jadwal undangan peresmian cabang istimewa di luar negeri mulai padat. Dalam waktu dekat akan diresmikan cabang istimewa di Australia, Kamboja, dan Singapura. Kalau yang di Amerika sudah lama diresmikan,” kata Din.
Dalam setiap kesempatan undangan ke luar negeri, menurut Din, Muhammadiyah selalu menjadi idola orang asing karena Muhammadiyah selalu dilekatkan dengan organisasi Muslim terbesar yang modern. Mereka menyebut Muhammadiyah dengan istilah the largest modern Moslem organization.
“Saya juga bangga di luar negeri, saya dipanggil dengan sebutan The President of Muhammadiyah of Indonesia,” kata Din sambil tertawa.
Di akhir sambutannya, Din, memuji pelaksanaan milad di Makassar yang menurutnya sangat meriah.”Saya sudah paham dengan Muhammadiyah Makassar. Kalau mereka bikin acara pasti besar dan tidak mau tanggung- tanggung,” kata Din yang juga mengaku kagum dengan kemegahan gedung CCC.

Bertemu SBY
Soal ketidakhadiran Tanribali di acara puncak milad Muhammadiyah, Ketua Panitia Milad Abd Rahmat Noer mengatakan, pihaknya sudah mendapat konfirmasi.
“Pak Tanri sudah memberitahukan kepada kami saat donor darah di Universitas Muhammadiyah (Unismuh). Beliau hari ini (kemarin) ke Jakarta menghadap Presiden,” kata Rahmat.
Sehari sebelumnya, Tanribali ikut menyumbangkan darah dalam acara donor tersebut. Mantan Asisten Personel Mabes TNI akan menghadiri pertemuan Presiden SBY dengan seluruh gubernur di Istana Negara, Jakarta, hari ini.
Ini adalah acara resmi Tanribali sebelum menyerahkan jabatannya ke Syahrul yang akan dilantik oleh Manteri Dalam Negeri Mardiyanto, besok.

Diteken
Dari Jakarta dikabarkan, keputusan presiden (keppres) tentang pelantikan Sayang sudah diteken presiden, kemarin.
“Keppresnya baru ditandatangani presiden tadi (kemarin). Pelantikan sudah pasti dilaksanakan tanggal 8 Aprill,” kata sumber Tribun di Jakarta.
Panitian pelantikan Sayang dari unsur DPRD Sulsel dan tim Sayang terus berkoordinasi untuk mempersiapkan acara pelantikan di halaman gubernuran.
Puluhan pekerja masih memasang tenda raksasa yang akan digunakan untuk sidang paripurna istimewa. “Karena ada sidang, maka harus ada ruangan tertutup yang digunakan oleh anggota DPRD Sulsel dan pejabat terkait,” kata Irman Yasin Limpo, tim Sayang yang ditugasi untuk persiapan pelantikan.
Sementara Sekretaris DPRD Sulsel, Abd Kadir Marsali, mengatakan, proses persiapan pelantikan berjalan aman dan lancar.TT

GUBERNUR BARU SULSEL AKAN DILANTIK 7 APRIL 2008

Tanggal : 3-04-2008, Kategori : Berita Utama, Makassar

LAPORAN : ESTY

MAKASSAR - SURABAYAWEBS.COM

Gubernur baru Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang akan dilantik 7 April 2008 setelah menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta. Syahrul bertemu SBY di Istana Presiden sedangkan pertemuan Syahrul-Agus (Sayang) dengan Kalla berlangsung di Lapangan Golf Senayan yang dikemas dengan acara main golf bersama.
“Tadi silaturahmi dengan presiden. Kami menyampaikan kondisi Sulsel. Intinya, Syahrul dan Agus siap melaksanakan tugas mengembang amanah rakyat Sulsel,” kata Syahrul.
Beredar kabar, pasangan Sayang akan dilantik, 7 April mendatang. Panitia Musyawarah (Panmus) DPRD Sulsel menggelar rapat mendadak membahas rencana pelantikan tersebut.
“Rapatnya tidak diagendakan. Tiba-tiba Bapak (Ketua Panmus, Zaenal Abidin) minta bertemu dengan pimpinan DPRD untuk membahas teknis pelantikan Sayang,” ujar seorang staf humas DPRD Sulsel yang enggan disebutkan identitasnya.
Dalam pertemuan di Istana Presiden, SBY meminta Syahrul-Agus menempati janji kampanye dan berbuat maksimal untuk pembangunan Sulsel.
Syahrul didampingi istrinya drg Ayunsri Harahap dan adiknya Ichsan Yasin Limpo. Pertemuan berlangsung sekitar 90 menit sejak pukul 13.00.
Syahrul mengaku hadir di Istana Presiden untuk memenuhi undangan presiden, beberapa hari sebelumnya. Keputusan presiden (keppres) tentang pelantikan Sayang sebagai kepala daerah terpilih Sulsel sudah sampai di tangan presiden dan tinggal diteken.
Syahrul tidak hadir di Istana Presiden karena pada saat bersamaan, Ketua DPRD Sulsel ini bertemu dengan sejumlah politisi DPP Golkar. Namun tidak ada konfirmasi resmi materi pembicaraan Agus.
Meski keppres belum terbit, informasi yang beredar di tim Sayang, pelantikan diagendakan 7 April mendatang. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Sulsel, Zaenal Abidin. Di parlemen Sulsel, Zaenal menjabat ketua panitia musyawarah (panmus) yang menetapkan agenda-agenda DPRD. Pelantikan ditangani langsung DPRD.
Hari Senin (31/3) lalu, Agus didampingi adik ipar Syahrul, Susilo Tamsil Harahap, juga bertemu Kalla. Pertemuan terbatas itu, membahas soal rencana pelantikan Sayang dyang dijadwalkan di lapangan rumah jabatan gubernur.
Jika seremoni pelantikan itu berlangsung di lapangan, inilah kali pertama kepala daerah Sulsel dilantik di luar gedung DPRD Sulsel.
Syahrul nantinya akan menjadi Gubernur Sulsel pertama hasil pemilihan langsung oleh rakyat. Bersama Amin, tahjun 2003 lalu, Syahrul juga menandai berakhirnya masa pemilihan kepala daerah oleh anggota parlemen.
Sementara, Pemprov Sulsel telah menyiapkan memori jabatan untuk Penjabat Gubernur Sulsel Ahmad Tanribali Lamo yang tidak lama lagi akan melakukan serah terima jabatan kepada pejabat definitif, Sayang, selaku pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih.tt

GOWA MAKASAR TOURISM RAIH PENJUALAN RP.60 MILIAR.

Tanggal : 8-03-2008, Kategori : Daerah, Makassar

Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Meskipun laba kotor stabil diangka Rp.25 miliar akibat kenaikan beban pokok penjualan Rp.34,3 miliar dari sebelumnya Rp.33,21 miliar, PT.Gowa Makasar Tourism Development Tbk (GMTD) selama 2007 lalu berhasil meningkatkan penjualan bersih sebesar Rp.60,05 miliar atau naik 2,61 % daripada tahun 2006 sebelumnya sebesar Rp.58.52 miliar.

Dalam penjelasannya di PT.Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 5/3 lalu, perseroan menyebutkan, mampu menekan jumlah beban usaha Rp.14,68 miliar ketimbang 2006 sebesar Rp.15,28 miliar. Kondisi ini mendorong kenaikan laba usaha sebesar 10,29 % dari Rp.10,02 miliar di tahun 2006 menjadi Rp.11,05 miliar di tahun 2007.

Setelah ditambah penghasilan lain-lain bersih sebesar Rp.220,03 juta, PT GMTD ini membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp.11,27 miliar. Laba ini meningkat 9,56 % dari 2006 sebesar Rp.,10,29 miliar.

Secara battom line, perseroan ini mampu meraih laba bersih sebesar Rp.7,85 miliar dari laba sebelumnya Rp.7,37 miliar di tahun 2006. Laba bersih per saham juga naik dari Rp.72,65 di 2006 menjadi Rp.77,38 di tahun 2007. Ditengah-tengah kondisi perekonomian yang kurang cerah akibat kenaikan minyak bumi dunia sampai di atas USD 100 per barel, laba bersih perusahaan property ini cukup baik.

PKS MAKASSAR SALUT PARTAI ISLAM INI TERBUKA BAGI NON MUSLIM

Tanggal : 4-02-2008, Kategori : Berita Utama, Makassar

LAPORAN : RATIH RUDHFIANI

MAKASSAR - SURABAYAWEBS.COM

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sanur, Bali, Minggu (3/2), merekomendasikan partai berasaskan Islam ini menjadi partai terbuka.
Mukernas adalah forum pengambilan keputusan tertinggi di partai kedua setelah musyawarah nasional (munas).
“PKS tidak lagi menjadi partai eksklusif melainkan terbuka bagi siapa saja. Baik bukan kader, termasuk bagi warga non-Muslim,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel Nadjamuddin Mara Hamid, saat menyampaikan salah sau rekomendasi mukernas kepada Tribun, kemarin.
Mukernas resmi ditutup di Hotel Gran Inna Beach Sanur, kemarin setelah dibuka, Jumat (1/2), dengan kunjungan sejumlah elite DPP ke sejumlah pura, rumah ibadah umat Hindu Bali.

Basis Massa
Perubahan paradigma keanggotan partai di mukernas ini sekaligus menggeser citra PKS dari partai kader (elite) menjadi partai berbasis massa.
Untuk memperkuat basis massa itu, PKS mulai melirik calon pemilih di pedesaan seperti pedagang, petani dan nelayan, dan tokoh masyarakat.
Makanya, kata Najamuddin, PKS optimistis target perolehan suara pada Pemilu 2009 itu bakal tercapai. Alasannya, berdasarkan fakta yang ada, perolehan suara PKS mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 1999 (masih bernama Partai Keadilan) hingga 2004.
PKS juga menargetkan suara pemilu 2009 menjadi 20 persen. Pada pemilu 2004 lalu, PKS meraih suara
8,3 juta (7,3 persen) atau melonjak tajam dari pemilu 1999 yang hanya 1,5 juta dengan tujuh kursi DPR dan
26 kursi DPRD provinsi.
Pada Pemilu 2004, perolehan suara PKS mengantarkan 45 kadernya ke Senayan dan lebih dari 1.100 kader lainnya mengisi kutrsi DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Keberagaman
Ketua Umum DPP PKS Tifatul Sembiring juga mengatakan sikap terbuka partainya terhadap kader non- Muslim. “PKS mengakui keberagaman dan kita harus bisa mensinergikan keberagaman itu,” katanya.
Tifatulmenyebutkan, kunjungan ke beberapa pura di Bali, sebelum pembukaan mukernas sekaligus menandai babak baru rekruitmen anggota dan bakal calon legislatif PKS tahun 2009 mendatang.
Kebijakan ini, menurut dia, karena partai tidak boleh membatasi perbedaan suku, ras, dan agama. “Caleg non- Muslim silakan saja, asalkan mereka itu mewakili komunitasnya” katanya.
Dia pun mencontohkan Papua dan Bali. Menurut dia, jika memang di Bali ini bisa mewakili komunitasnya, meski beragama Hindu tidak masalah menjadi caleg dari PKS. “Kalau memang mewakili orang Hindu, mengapa tidak,” jelasnya.
Penjaringan calon legislator, lanjutnya, tidak berdasarkan latar belakang agama tapi lebih pada dasar kebersihan calon dari masalah korupsi, kepedulian calon, serta profesionalitas. “Kami juga akan cari orang-orang untuk calon legislator yang amanah,” katanya.

Dewan Syuro
Mukernas ini menghadirkan para elite DPP, mulai dewan syuro, dewan pembina, pengurus harian di semua level, hingga anggota legislatif di semua tingkatan.
Mukernas ini juga megesahkan penggantian dewan syuro DPP dari Hilmi Aminuddin kepada Taujih.
Mukernas juga secara intens membahas strategi konsolidasi pemenangan Pemilu 2009 dan seluruh pemilihan kepala daerah (pilkada) serta evaluasi struktur partai. Tim Bappilu PKS dipimpin Sekjen DPP PKS Anis Matta, politisi asal Sulsel.
Target 20 persen tersebut dinilai rasional. Dari 146 pemilihan kepala daerah, 86 diantaranya dimenangkan PKS.
“Hasil riset, kami hanya membutuhkan tambahan 5 persen suara lagi untuk sampai 20 persen,” kata Tifatul.
Selain membuka diri terhadap calon non-Muslim, lanjutnya, partainya juga akan meningkatkan soalialiasi ke desa-desa, pemukiman nelayan, serta komunitas penduduk yang selama ini belum tersentuh partai. ” Sekitar 60 persen pemilih hanya tamatan SMP,” katanya.
Strategi lain, kata dia, basis partai yang semula pengkaderan akan diubah menjadi partai yang berbasis massa. “Angka 20 persen bisa dicapai jika partai tidak lagi berbasis kader, tapi massa,” tambahnya.

Najamuddin menjelaskan, pencalonan calon legislasi
non-Muslim tidak perlu mengubah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.
“Di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga tidak disebutkan kader harus Islam,” katanya.
Selama ini, PKS lebih membuka diri agar mendapat dukungan luas dari masyarakat. Sebagian warga masih berpendapat bahwa PKS itu ekslusif, padahal sebenarnya tidak demikian. “Banyak figur mau bergabung, tapi terkesan kader internal kurang siap, sehingga kita ingin kembali ke keaslian partai Islam,” kata Nadjamuddin.
Partai ini membuka peluang seluas-luasnya bagi figur populer atau tokoh masyarakat setempat untuk menjadi calon legislatif.
Ketua Bappilu PKS Sulsel, Akmal Pasluddin, mengatakan, putusan menjadi partai terbuka ini akan menguntungkan partai ke depan.
Figur non-Muslim juga bisa saja apabila menguntungkan partai dan tokoh tersebut mau mengikuti aturan partai,” katanya.
Perekrutan caleg menjadi poin penting di agenda mukernas karena ke depan, PKS ingin menjadi wadah bagi semua golongan.
Hanya saja, Nadjamuddin kembali menegaskan, azas PKS tetap azas Islam. Bukan nasionalis, melainkan hanya partai terbuka bagi siapa saja yang penting bisa menegakkan panji-panji dan misi partai.
Acara yang berlangsung dua hari itu dibuka Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid didampingi Presiden PKS Tifatul Sembiring. Para ketua DPW PKS, Bappilu, dan ketua DPD (kabupaten/kota) seluruh Indonesia ikut menjadi peserta. Jumlah peserta berkisar 1.500 orang.

Survei Popularitas
PKS mengundang sejumlah pakar untuk menjadi memberikan masukan kepada 1.500 peserta mukernas. Muhammad Qodari, peneliti Lembaga Indobarometer dalam Dialog Peluang dan Tantangan PKS ke Depan, menyebutkan secara matematis PKS butuh 15 persen tambahan suara untuk memenuhi target yang ditetapkan. Padahal Pemilu 2009 tinggal sekitar 14 hingga 15 bulan lagi. Jadi dibutuhkan penambahan suara sekitar satu persen setiap bulan
Hasil survei Indo Barometer 2007 lalu, menyebutkan, PKS mendapatkan skor 89 persen dari segi popularitas. Skor itu masih berada beberapa tingkat dari partai besar lain seperti PDIP, Partai Golkar, PPP dan PKB. Kendati demikian, kata Qodari, dimungkinkan target tersebut tercapai. Hanya saja PKS harus bekerja keras untuk mewujudkan ambisinya.
Qodari menilai target PKS meraih 20 persen suara kurang realistis. “Itu sangat berat,” katanya. Menurutnya, tren popularitas PKS saat ini justru sedang stagnan. Popularitasnya bahkan nyaris turun.
Ia menyebutkan, pada Desember 2007 survei yang lakukan lembaganya menunjukkan masyarakat yang akan memilihPKS pada pemilu legislatif 2009 hanya sebessar 5,2 persen. “Jadi masih jauh panggung dari api,” katanya.

Sementara, pengamat politik Islam Greg Fealy justru optimis PKS akan memiliki kans besar meraup suara dalam Pemilu 2009.
Analisis ini berdasarkan pada kesiapan partai ini daripada partai Islam lainnya. “Dari segi militansi kader, disiplin partai, serta citra PKS lebih baik dari partai islam lain,” ujar Greg yang juga menjadi pembicara.
Untuk mencapai target itu, PKS harus membuka diri dan tidak hanya mengandalkan program dan suara kader. PKS juga harus memiliki tokoh nasional yang populer. “Sampai sekarang PKS tidak punya tokoh nasional yang populer,” katanya.
Menurutnya, PKS tidak akan terjebak dalam eksklusivisme dan fanatisme kelompok. Apalagi, falsafah dasar perjuangan PKS yaitu sebagai entitas politik yang berjuang dengan dasar akidah, asas, dan moralitas Islam.
“Makanya cita-cita PKS menuju masyarakat madani, adil, sejahtera, serta bermartabat akan tercapai. Cita-cita nasional pun bakal tergapai,” tuturnya.

KEPOLISIAN TERUS MELACAK PENCURI BRANGKAS PENGADILAN NEGERI MAKASSAR BERISI RP50 JUTA

Tanggal : 23-01-2008, Kategori : Berita Utama, Makassar

LAPORAN : RATIH RUDHFIANI

MAKASSAR - SURABAYAWEBS.COM

Ternyata kawasan penegak hukum tidak lepas dari inceran pencuri, terbukti brangkas Pengadilan Negeri Makassar juga dibobol maling. Untuk itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Makassar Barat telah memanggil dan meminta keterangan beberapa pegawai di lingkup Pengadilan Negeri Makassar. Hal ini dimaksudkan guna penyelidikan terkait raibnya uang sekitar Rp 50 juta di brangkas PN yang terjadi Kamis pekan lalu.
Dari keterangan para saksi, polisi belum mau menyimpulkan siapa pelaku raibnya uang tersebut. Polisi masih akan memanggil beberapa saksi lainnya dari lingkup PN.
Kepala Satuan Reskrim Polresta Makassar Barat AKP Ronald Sumigar mengatakan hal itu,. “Kita masih mengumpulkan keterangan dari para saksi. Belum selesai. Masih ada beberapa saksi lainnya yang akan kita mintai keterangannya,” jelas Ronald.
Saat ditanya siapa-siapa saja pegawai di lingkup PN yang telah dimintai keterangannya , Ronald enggan membeberkan. “Pokoknya kalau sudah ada hasilnya dan pelakunya sudah terungkap, kami akan sampaikan ke media,” ujarnya.
Meski begitu, Ronald membeberkan bahwa yang telah dan akan dimintai keterangannya itu adalah pemegang kunci brankas, pegawai yang melihat uang itu diletakkan dibrangkas, dan pegawai-pegawai yang berada di ruangan ketua panitera sekaligus sekretaris PN Makassar Andi Nur Ulia, tempat brankas berada.
Saat brangkas itu diperiksa polisi, tak ada tanda-tanda telah dicungkil atau dirusak. Begitu pula pintu ruangan, tempat brangkas itu diletakkan, tidak ada tanda-tanda kerusakan.tt

TANRIBALI LAMO: TIDAK ADA TARGET WAKTU TAPI TARGET AMANKAN SULSEL

Tanggal : 22-01-2008, Kategori : Berita Utama, Makassar

LAPORAN : RATIH RUDHFIANI

MAKASSAR - SURABAYAWEBS.COM

Pejabat sementra Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Tanri Bali Lamo, menegaskan dirinya tidak diberi batas waktu oleh pemerintah pusat untuk membenahi pemerintahan di Sulsel selama 1,5 bulan.
“Yang ada, saya hanya diminta menyelesaikan tugas pokok untuk menertibkan dan menjalankan fungsi pemerintahan yang baik dan tertib,” kata Tanri Bali.
Tanri menanggapi pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyebutkan peninjauan kembali (PK) kasus sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulsel akan rampung dalam satu setengah (1,5) bulan.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel terpilih Syahrul Yasin Limpo juga menyebutkan sengketa pilkada akan selesai pada akhir Februari mendatang.
Di Jakarta, Humas Mahkamah Agung (MA) Andri Kristanto mengatakan, sidang PK akan dipimpin oleh Ketua MA Bagir Manan. Dafar nama anggota majelis hakim juga sudah berada di meja Bagir.tt

PERCEPAT KINERJA APARAT PEMDA SULBAR, SEJUMLAH PEJABAT DIDATANGKAN DARI JAKARTA

Tanggal : 21-01-2008, Kategori : Berita Utama, Makassar

LAPORAN : ESTY KUSWARDANI

MAMUJU - SURABAYAWEBS.COM

Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh berencana melakukan mutasi sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup Pemprov Sulbar di ruang pola Kantor Gubernur Sulbar di Mamuju. Ada tiga orang pejabat yang didatangkan khusus dari pusat untuk menduduki posisi kepala dinas. Di antaranya kepala dinas PU, perhubungan, dan pendidikan.

Ketiga pejabat ini, tidak menetap selamanya di Sulbar, mereka hanya bertugas selama dua atau tiga tahun lalu kembali lagi ke Jakarta.

“Mereka sistem kontrak dari Pemprov Sulbar. Jika tatanan pemerintahan sudah dianggap baik, maka mereka bisa meninggalkan pos-nya, tentunya setelah mengkader SDM lokal untuk menggantikan posisi mereka,” kata sumber itu.

Saat Menkokesra Aburizal Bakrie melakukan kunjungan kerja ke Sulbar beberapa waktu lalu, juga sempat menawarkan sejumlah staf ahlinya diperbantukan di Sulbar untuk mempercepat pembangunan di daerah tersebut.TT