Pencarian
Membangun Kembali Budaya Menulis
Bandung-Surabayawebs.com
Seiring perkembangan teknologi informasi, kemampuan menulis Remaja Indonesia saat ini mengalami penurunan. Kaum muda negeri ini sangat mahir menggunakan bahasa sms dengan berbagai istilah dan singkatan. Tapi kurang mahir dalam membuat suatu tulisan.
Hal tersebut diungkapkan Junaedi Kepala Divisi Regional III saat membuka pelatihan Creative Writing PT Pos Indonesia di Bandar Lampung, Selasa 27/7 lalu.
Kegiatan Creative Writing atau pelatihan menulis kretif sebagai salah satu implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pos Indonesia dalam bidang pendidikan ini bertujuan untuk membangun kembali budaya menulis yang sudah mulai menurun dikalangan pelajar.
Pelatihan yang diselenggarakan 27-28 Juli, di Aula SMA N 7 Bandar Lampung, diikuti 50 siswa mewakili SMP 1,2,13, 14, Kartika 2 serta SMA 3,7,9,14, YP UNILA, dan SMA AL Kautsar, dengan dampingi para guru pembimbing dari masing-masing sekolah ini adalah pelatihan kesebelas yang telah dilaksanakan PT Pos Indonesia sejak tahun 2007 lalu.
Selain mendapatkan materi-materi pengantar Menulis Kreatif, Menulis Puisi, Menulis Cerpen, Menulis Berita serta Menulis Artikel, para siswa juga diajak berkunjung ke Kantorpos Bandarlampung untuk mengenal kantorpos dan layanannya, prangko serta Filateli.
Setelah memperoleh pelatihan para siswa diharapkan dapat termotivasi untuk selalu berlatih sehingga memiliki keterampilan menulis, dan menyadari bahwa saat ini menulis bisa menjadi profesi. PT Pos Indonesia ini juga menyediakan sarana bagi para siswa yang ingin melatih kemampuan menulisnya melalui majalah Sahabat Pena, majalah yang di terbitkan PT Pos Indonesia khusus untuk generasi muda di seluruh Indonesia
Telkom Lakukan Transformasi dari Infocom ke TIME Untuk Kejayaan Bangsa dan Negara.
Oleh : H.Erry Budianto (Redaktur Surabayawebs.com)
Direktur Utama PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) Haji Rinaldi Firmansayah, bertekad akan menuntas transformasi bisnis TIME (Telecomunication, Information, Media dan Edutainment). Hal tersebut dilakukan untuk kejayaan Bangsa dan Negara. Pasalnya, kini tengah terjadi berbagai perubahan mendasar mulai dari perubahan lingkungan bisnis berupa kompetisi dan regulasi. “Juga perubahan teknologi dan lifestyle,” katanya.
Dalam menghadapi tantangan bisnis baru tersebut, operator telekomunikasi kelas dunia ini melakukan transformasi bisnis secara fundamental dengan memperkenalkan corporate identity baru dalam upaya menyambut era baru Telkom sebagai satu-satunya perusahaan TIME (Telecomunication, Information, Media dan Edutainment) di negeri yang luas dan kaya raya dengan penduduk hampir 240 juta jiwa ini.
Menurut Rinaldi, Telkom melakukan transformasi secara menyeluruh dan mendasar yang menyentuh 4 aspek dasar perusahaan. Yaitu Transformasi bisnis, Transformasi Infrastruktur, Transformasi Sistem & Model Operasi dan Transformasi Human Resources.
Ditegaskannya, transformasi sudah tidak bisa ditunda lagi karena gaya hidup masa depan sudah harus diantisipasi saat ini. Sebab itu Telkom beralih dari Separate Provider menuju Single Provider sehingga ditetapkanlah TIME sebagai portofolio bisnis yang baru. “Dengan fortofolio bisnis yang baru ini bukan saja kapitalisasi pasar akan mencapai USD 300 miliar tapi dalam lima tahun ke depan Insya Allah bisa mencapai USD 500 miliar,” jelas jebolan Fakultas Elektronika ITB 1983 ini.
Dalam mendukung transformasi tersebut operator terkemuka ini menetapkan 10 Strategic Initiative yang mengacu pada strategi defense the legacy and grow the new wave serta strategic objectives, yaitu mencapai 60% industry revenue pada tahun 2014.
Terkait dengan transformasi itu perseroan juga melakukan perubahan mendasar dari sisi brand untuk meningkatkan citra perusahaan di mata seluruh stakeholder serta menetapkan perubahan portofolio bisnis, positioning, value, tagline dan corporate identity.
Dengan corporate identity baru tersebut Telkom menerapkan budaya baru yakni komitmen, sprit, promise, product and service quality serta service culture yang sama sekali betul-betul baru.
Operator telekomunikasi kelas dunia yang sarat dengan berbagai penghargaan internasional dan nasional ini juga mengusung positioning baru berupa Life Confident, 5 value baru yaitu Exprestise, Emprowering, Assured, Progressive & Heart. Juga tagline baru yaitu The World is in Your Hand (sebagai pengganti Committed 2U) serta memiliki corporate identity yang baru (logo).
Melalui citra baru tersebut diharapkan operator terkemuka ini dapat memberikan sebuah pengalaman baru yang berbeda dari sebelumnya kepada stakeholder. Pengalaman baru itu adalah layanan yang lebih baik dari operaror mana pun yang pernah melakukan kerjasama dan layanan yang akan membangkitkan sebuah pengalaman yang benar-benar baru.
Plasa Telkom sebagai service layanan produk-produk Telkom, nantinya akan diperoleh oleh masyarakat khususnya pelanggan dan calon pelanggan hampir di setiap mall di kota-kota besar di tanah air. Jadi pusat layanan prima Telkom ini tidak hanya terdapat di kantor-kantor Telkom. Sebagai perusahaan telekomunikasi kelas dunia yang mengusung bisnis TIME langkah-langkah strategis dan inovasi selalu dilakukan perseroan.
Telkom juga telah menetapkan hari jadinya yaitu tanggal 23 Oktober. Penetapan hari jadi ini mengacu pada pengoperasian layanan jasa telegrap elektromagnetik pertama yang menghubungkan Batavia (Jakarta saat ini) dengan Bultenzorg (Bogor) pada 23 Oktober 1856. Sehingga Telkom akan memperingati harti jadi untuk pertama kalinya tahun ini sebagai hari jadi Telkom ke 154 Telkom.
Di bawah kepemimpinan Dirut Haji Rinaldi Firmansayah saat ini di tengah-tengah kondisi kompetitif dan regulasi, Telkom berubah dari perusahaan InfoComm menjadi TIME Company. Transfomasi ini menumbuhkan kebanggaan setiap insane Telkom karena di satu sisi menumbuhkan bisnis ne wave, sambil tetap mengoptimalkan/mempertahankan bisnis tradisional berbasis legacy yang masih mengalirkan arus kas positif meningkatkan pendapatan Telkom.
15 TAHUN TELKOMSEL “SANG JUARA” BERHASIL MENGINDONESIAKAN INDONESIA
Oleh : H.Erry Budianto (Redaktur Surabayawebs.com)
Lima belas tahun lalu, tepatnya 26 Mei 1995 didirikan oleh manajemen PT.Telekomunikasi Indoensia (Telkom) Tbk sebuah anak perusahaan yang khusus menangani layanan selular yang mengandalkan teknologi Global System Mobile (GSM), yaitu PT.Telkomsel (Persero). Untuk melengkapi bisnis telekomunikasi yang sudah ada, fixedline dan telekomunikasi satelit.
Jika perusahaan swasta lainnya langsung melakukan penetrasi pasar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar dan Medan. Maka nakhoda Telkomsel, sebaliknya. Memulai perjuangan menerapkan “Perang Gerilya” seperti yang dilakukan para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia saat merebut Kemerdekaan dari tangan penjajah Belanda di tahun 1945.
Strategi bergerilya mulai dari daerah-daerah yang tidak diperhitungkan lawan bisnis. Lalu mengepung Kota besar Jakarta, sangat jitu. Awal pembangunan dimulai dari Batam dengan membangun network berupa Base Transceiver Station (BTS) merupakan “titik awal” keberhasilan Telkomsel sebagai “Raksasa Selular” dengan 100 juta lebih pelanggannya saat ini.
Dengan jaringan layanan yang begitu lengkap dibangun selama 15 tahun, bukan mimpi kalau perusahaan raksasa selular seperti Telkomsel sebelum “matahari terbenam 2010” akan meraih keberhasilan meraih market leader lebih dari 120 juta pelanggan di seluruh pelosok negeri melalui 32.000 BTS yang berdiri gagah “Mempersatukan Indonesia”.
Dengan jangkauan terluas dan kualitas layanan terbaiknya, dari Cuma sekitar 149 BTS yang dimulai dari Batam. Lalu Sumatera Utara dengan titik layanan di kota Medan akhirnya dalam waktu relative singkat seluruh kota-kota besar di Pulau Sumatera, seiring dengan pembangunan BTS di Pulau Jawa dan Bali, maka Ibukota Republik Indonesia DKI Jakarta Raya, sudah berada dalam “genggaman”.
Keberhasilan keluar dari era keterisoliran komunikasi dan informasi di negeri dengan lebih dari 17.000 pulau ini menjadikan Telkomsel dengan 4.200 karyawannya berhasil mempersembahkan layanan terbaiknya dengan jangkauan terluas dan kualitas terbaik lebih dari 25.000 desa dari Sabang sampai Merauke telah mendapatkan layanan prima.
Termasuk penduduk di Pulau-pulau Terluar seperti Pulau Weh di Nangro Aceh Darussalam (NAB), Pulau Natuna yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Pulau Miangas di Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Philipina.
Telkomsel juga paling “memikirkan” untuk memberikan layanan terbaiknya kepada penumpang kapal di seluruh samudera yang mengelilingi ribuan pulau di negeri ini. Kini penumpang kapal tak perlu mengeluh kalau tengah berada di tengah lautan, untuk menelpon rekan bisnisnya, atau saudaranya yang berada di kota-kota besar atau di luar negeri. Untuk itu Telkomsel telah melengkapi 15 kapal PELNI dengan BTS yang menguraikan data analog dari Satelit menjadi digital. Total 35 Kapal PELNI akan dilengkapi dengan BTS khusus yang sangat mahal harganya ini.
Artinya, setelah berhasil menyatukan negeri melalui inovasi cakupan terluas dan kualitas terbaik di gunung-gunung, daerah terpencil dan pulau-pulau terluar, maka pelanggan Telkomsel yang tengah berlayar di tengah samudera luas, tetap bisa menelpon ke siapa saja di mana saja berada di jagat ini.
Dengan pelayanan terbaiknya, citra terbaik dan kinerja perusahaan selular terbaik di negeri ini maka semua kebutuhan pelanggan selalu dapat dipenuhi. Operator selular kelas dunia ini ke depan pun sudah memiliki rencana strategis agar sebagai perusahaan selular nomor satu di Indonesia dan terbesar ke enam di dunia, selalu bisa memenuhi keinginan pelanggannya.
Telkomsel ternyata juga paling inovatif memberikan layanannya kepada seluruh pelanggannya di Bumi Nusantara ini. Beragam layanan telah dipersembahkan operator selular kelas dunia ini seperti layanan 3G, Telkomsel Flash, BlackBerry, mobile wallet T-Cash, m-Music, Nada Sambung Pribadi, Push Email, mobile banking, mobile advertising, iPhone 3G, iPhone3Gs dan implementasi teknologi Long Term Evolution (LTE) pertama di Indonesia.
Bahkan melalui layanan m-Music sebanyak 10.000 lagu-lagu Indonesia asli baik lagu-lagu lama maupun terbaru. Baik itu irama keroncong, dangdut, pop maupun lagu-lagu soundtrack sinetron layar kacdan film layar lebar, sudah bisa dinikmati pelanggan Telkomsel kartuHALO,simPATI dan kartuAS di seluruh pelosok negeri khatulistiwa ini.
Dengan mengemas lagu-lagu asli Indonesia begitu banyak, tak begitu lama lagi MURI akan memberikan penghargaan kepada Telkomsel sebagai Operator selular paling banyak mempersembahkan lagu-lagu Indonesia kepada pelanggan setianya.
Operator selular terkemuka yang paling peduli Indonesia ini memunculkan inovasi tak henti. Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, perusahaan yang dikenal sebagai pembayar pajak terbesar di negeri ini secara resmi melakukan kick off program Universal Service Obligation (USO). Yaitu penggelaran akses telekomunikasi dan informatika di 25.000 desa terpencil dan pengembangan jaringan selular di pulau-pulau terluar di daerah perbatasan Negara.
Diungkapkan, Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, sampai saat ini hampir seluruh desa yang termasuk program USO telah dapat menikmati akses telekomunikasi yang digelar Telkomsel. Operator juga menambahkan manfaat program USO ini dengan menghadirkan layanan Pusat Telekomunikasi dan Informasi Pedesaan (Pusyanti), Portal Lumbung Desa dan Desa Pintar yang dilengkapi computer dan layanan internet kecepatan tinggi.
Layanan Pusyantip dan portal Lumbung Desai ini ditujukan untuk memajukan perekonomian daerah. Nomor fixed wireless telephone (FWT) di seluruh desa yang masuk dalam program USO tersebut dapat berbagi informasi melalui SMS. Terutama menyangkut kebutuhan pupuk, bibit, hasil panen, pasar dan sebagainya. Pesan singkat ini diteruskan ke Portal Lumbung Desa dan website. Dengan begitu semua pihak yang terkait dapat segera mengetahui kendala dan potensi suatu daerah.
Adapun Desa Pintar, jelas Sarwoto, dimaksudkan untuk menyebatani kesenjangan informasi dan pendidikan. Adanya computer yang dilengkapi akses internet kecepatan tinggi, akan memberdayakan masyarakat untuk bisa mengakses informasi apapun termasuk dunia pendidikan dan pengetahuan umum lainnya. “Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kesenjangan informasi antara mereka yang tinggal di pedesaan dan di perkotaan,” ujar Dirut Telkomsel ini.
Operator selular kelas dunia ini tak pernah henti memunculkan inovasi untuk anak negeri Indonesia tercinta ini. Pada 6 Mei lalu Telkomsel kembali berinovasi memperkaya nilai tambah SMS. Bersama Google, Telkomsel memperkenalkan SMS Translator, yaitu layanan SMS pertama di Indonesia untuk menerjemahkan bahasa Indonesia ke berbagai bahasa asing dan sebaliknya.
Inovasi luar biasa itu bertepatan dengan bulan Buku Nasional. Telkomsel menghadirkan inovasi yang akan mempermudah pelanggan dalam menerjemahkan suatu bahasa. Hal ini akan mempermudah pelanggan dan tidak perlu repot-repot membuka kamus terjemahan bahasa. Cukup dengan mengirimkan SMS, satu kalimat saja sudah bisa langsung diterjemahkan ke bahasa yang diinginkan. Bahkan fungsi SMS Translator lebih dari sekedar kamus digital karena mampu menerjemahkan sebuah kalimat dengan sempurna.
Jika pelanggan mengirim kalimat dalam bahasa Indonesia maka secara otomatis akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggeris. Begitu juga sebaliknya, bila pelanggan mengirim dalam bahasa asing lainnya seperti bahasa Inggeris, Prancis, Jerman, Belanda, Italia, Spanyol atau Portugal, maka akan diterjemahkan secara otomatis ke bahasa Indonesia
Kalau pelanggan ingin menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa asing selain bahasa Inggeris, cukup ketik kode bahasa lalu diikuti kata atau kalimat yang diinginkan. Contoh, ketik “DE” : Aku Ciinta kamu. Lalu kirim ke 4664, selanjutnya pelanggan akan menerima SMS kalimat tersebut yang sudah diterjemahkan ke bahasa Jerman menjadi “Ich Liebe Dich” Untuk Mengetahui kode bahasa, cukup kirim SMS, ketik INFO2, kirim ke 4664. Pelanggan hanya dikenakan Rp.100 untuk setiap SMS terjemahan yang dikirim atau yang diterima.
Tahun lalu Telkomsel meluncurkan SMS Pro, yaitu inovasi layanan SMS yang memberikan kemudahan dalam mengatur komunikasi SMS pelanggan. SMS Pro terdiri dari SMS Auto Reply (Bisa menjawab pesan secara otomatis layaknya email). SMS Divert (mengalihkan SMS yang masuk ke nomor lain). SMS Copy (mengalihkan SMS ke nomor lain dan mendapatkan copynya), SMS Blacklist (memblok SMS dan nomor yang tidak diinginkan) dan SMS Whitelist (hanya menerima SMS dari 10 nomor yang diinginkan).
Sebagai operator selular kelas dunia, dengan kepemilikan saham terbesar yaitu 65%, sisanya singTEL 35% terbukti bahwa Telkomsel “Paling Merah Putih”. Paling peduli Indonesia, karena 25.000 desa dan pulau terluar kini sudah bisa mengakses informasi dan melakukan komunikasi ke seluruh pelosok negeri bahkan ke manca Negara atau sebaliknya.
Paling membangun negeri ini karena jaringan layanan selain jangkauan terluas juga kualitas terbaik hingga ke seluruh Ibukota Kecamatan di tanah air. Paling besar sumbangsihnya di Indonesia karena Telkomsel setiap tahun merupakan pembayar pajak terbesar. Paling dipercaya masyarakat Indonesia karena pelanggannya kini lebih dari 100 juta. Artinya, target tambahan 18 juta pelanggan tahun ini Insya Allah bisa dicapai.
Paling melayani Indonesia. Selain memiliki titik layanan terbanyak melalui GraPARI-GraiHalo, mulai 1 Mei 2010 lalu, pelanggan, calon pelanggan dan masyarakat di tanah air bisa menghubungi Plasa Telkom terdekat.
Operator selular terkemuka ini juga membuka Call Center 24 jam per hari, sehingga bisa dihubungi kapan saja oleh konsumen dan masyarakat. Sebagai perusahaan telekomunikasi selular yang peduli lingkungan, Telkomsel jauh-jauh hari sudah menerapkan BTS Go Green. Paling inovatif memberikan layanan berupa layanan phone, layanan new business.
Telkomsel juga paling terkini dalam teknologi selular, sehingga hampir tidak pernah ada keluhan sinyal hilang atau percakapan terganggu. Hal ini karena operator ini memiliki BTS terbanyak diantara operator selular lainnya, yaitu 32.000 BTS yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Bahkan di Pulau-pulau Terluar yang berbatasan dengan Negara lain dan di atas kapal-kapal PELNI.
Mengapa masyarakat Indonesia memilih menggunakan produk-produk Telkomsel ? Hal ini tak lain karena operator selular ini paling lengkap mengelola jaringan infrastruktur TTC di seluruh pelosok negri dari Sabang sampai Merauke. Sebab itu tidaklah heran, berbagai kelebihan operator selular ini membuahkan hasil yang manis. Mendapat berbagai penghargaan nasional maupun internasional atas kinerja dan prestasi yang dicapai selama ini.
Sebagai operator selular yang masih berusia sangat muda, baru 15 tahun, apa yang dihasilkan Telkomsel sebagai operator selular terluas jangkauannya dan memilikii kualitas layanan terbaik, pantas diacungkan jempol. Apalagi Telkomsel tidak pernah melupakan perannya sebagai perusahaan anak negeri dengan menggelar berbagai program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab social untuk membangun masyarakat dan lingkungan.
Program-program CSR yang dilakukan Telkomsel antara lain ditujukan bagi komunitas sekolah yang terdiri dari guru dan murid. Kegiatan yang dilakukan mulai dari melengkapi fasilitas sekolah dengan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti computer, modem, LCD projector, software pendidikan dan pelatihan bagi guru dalam memanfaatkan TIK sebagai bagian penting proses belajar mengajar di era modern saat ini
Telkomsel juga selalu meningkatkan kesiapan dalam upaya bersama masyarakat menanggulangi bencana alam. Ketika Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD) porak poranda dihamtam gempa bum 8,7 SR dan Tsunami 2006 lalu, operator selular terkemuka ini dalam hitungan hari sudah mengirimkan bantuan daruratnya berupa sandang pangan, obat-obatan bahkan mobil Ambulance.
Berdasarkan pengalaman terjadinya bencana alam di tanah air, maka peranan telekomunikasi sangatlah penting saat kondisi darurat di depan mata. Kesiapan jaringan yang didukung oleh Tim TERRA (Telkomsel Emergency Response and Recovery Activity) yang terjun langsung ke lapangan membantu masyarakat yang terkena dampak bencana, mulai dari aktivitas Search and Rescue (SAR), media center, dapur umum, tim medis, sampai pada kegiatan pasca gempa seperti membangun kembali lokasi bekas bencana. Tim TERRA inilah yang langsung diterbangkan dari Jakarta dan Medan, menuju Banda Aceh, Meulaboh, Lokngah, Lokseumawe dan daerah bencana lain di Provinsi NAD ketika itu.
Ditegaskan Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno melalui iklan Telkomsel di media cetak daerah maupun Jakarta, keberhasilan berinovasi dalam upaya memberikan yang terbaik bagi Indonesia sepanjang 15 tahun perjalanan Telkomsel, tentunya tak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan berbagai pihak seperti pemerintah, pemegang saham, pelanggan, masyarakat, competitor, mitra kerja, 4.200 karyawan yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, lembaga swadaya masyarakat dan stakeholder lainnya.
Selamat 15 tahun Telkomsel membangun negeri Indonesia tercinta ini melalu berbagai inovasinya. Semoga Telkomsel selalu sukses dan tetap jaya !!!
PERSIB VS PSM MAKASAR BISA DISAKSIKAN BOBOTOH.
Laporan : H.Erry Budianto
Bandung-Surabayawebs.com
Polwiltabes Bandung akhirnya mengeluarkan izin pertandingan terakhir Persib Bandung lawan PSM Makasar pada 30 Mei 2010 nanti bisa disaksikan Bobotoh (supporter). Pertandingan di Stadion Siliwangi Bandung ini sempat dicekal pihak Kepolisian saat Persib berhadapan dengan Persiba Balikpapan 26 Mei lalu, yang berkesudahan kekalahan Persib 1-2 dari tamunya dari Balikpapan kaltim itu.
Perubahan sikap Polwiltabes Bandung itu merupakan bentuk simpati terhadap B obotoh Persib yang sudah mematuhi untuk tidak mendekati area sejauh 300 meter dari Stadion Siliwangi Bandung ketika Persib bertanding tanpa penonton lawan Persiba beberapa lalu.
Hukuman bertanding tanpa penonton ini merupakan sanksi tegas Polwiltabes Bandung karena Bobotoh Persib melakukan perusakan sejumlah rumah di sepanjang rel Siatsiun Cikudapateuh-Kiaracondong dan pemukulan pengendaraan sepeda motor serta perusakan sepeda motor di Jalan Achmad Yani Bandung usai menyaksikan pertandingan Persib-Persipura.
Kepastian izin boleh disaksikan Bobotoh saat Persib menjamu tamunya dari Makasar itui diperoleh ketika Panpel Persib bertatap muka langsung dengan jajaran Polwiltabes Bandung, Kamis 27/5. Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan, meski baru sebatas lisan. Izin tersebut merupakan sinyal positif bagi Panpel dan Persib untuk menggelar pertandingan terakhir di Stadion Siliwangi Bandung dengan dukungan Bobotoh Persib.
“Ketika Persib kalah 1-2 dari Persiba 26 Mei lalu kelihatan sekali, para pemain Persib kehilangan gairah, kreativitas dan motivasi selama pertandingan berlangsung,” ungkap Budi kemudian.
Sementara itu pelatih Persib Robby Darwis, mengakui, pertandingan lawan PSM Makasar nanti pihaknya akan bermain lepas. Dia telah menginstruksikan para pemainnya untuk melakukan serangan ke gawang lawan, habis-habisan. “Mungkin saja saya akan memasang empat stiker sekaligus, yaitu Gonzales, Budi Sudarsono, Airlangga dan Atep,” jelas mantan pemain Persib ini.
Permaian dan pergerakan Persib lawan PSM Makasar 30 Mei nanti, diharapkan membuahkan hasil maksimal. Tapi, diakuinya, untuk meraih posisi ke tiga klasemen akhir Liga Indonesia Super 2009-2010, sangat berat. “Karena meskipun menang dari PSM Makasar, posisi ke tiga ditentukan oleh pertandingan lainnya antara Persiba-Sriwijaya FC dan Persija-Arema,” ungkapnya kemudian.
15 TAHUN TELKOMSEL “SANG JUARA” BERHASIL MENGINDONESIAKAN INDONESIA
Lima belas tahun lalu, tepatnya 26 Mei 1995 didirikan oleh manajemen PT.Telekomunikasi Indoensia (Telkom) Tbk sebuah anak perusahaan yang khusus menangani layanan selular yang mengandalkan teknologi Global System Mobile (GSM), yaitu PT.Telkomsel (Persero). Untuk melengkapi bisnis telekomunikasi yang sudah ada, fixedline dan telekomunikasi satelit.
Jika perusahaan swasta lainnya langsung melakukan penetrasi pasar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makasar dan Medan. Maka nakhoda Telkomsel, sebaliknya. Memulai perjuangan menerapkan “Perang Gerilya” seperti yang dilakukan para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia saat merebut Kemerdekaan dari tangan penjajah Belanda di tahun 1945.
Strategi bergerilya mulai dari daerah-daerah yang tidak diperhitungkan lawan bisnis. Lalu mengepung Kota besar Jakarta, sangat jitu. Awal pembangunan dimulai dari Batam dengan membangun network berupa Base Transceiver Station (BTS) merupakan “titik awal” keberhasilan Telkomsel sebagai “Raksasa Selular” dengan 100 juta lebih pelanggannya saat ini.
Dengan jaringan layanan yang begitu lengkap dibangun selama 15 tahun, bukan mimpi kalau perusahaan raksasa selular seperti Telkomsel sebelum “matahari terbenam 2010” akan meraih keberhasilan meraih market leader lebih dari 120 juta pelanggan di seluruh pelosok negeri melalui 32.000 BTS yang berdiri gagah “Mempersatukan Indonesia”.
Dengan jangkauan terluas dan kualitas layanan terbaiknya, dari Cuma sekitar 149 BTS yang dimulai dari Batam. Lalu Sumatera Utara dengan titik layanan di kota Medan akhirnya dalam waktu relative singkat seluruh kota-kota besar di Pulau Sumatera, seiring dengan pembangunan BTS di Pulau Jawa dan Bali, maka Ibukota Republik Indonesia DKI Jakarta Raya, sudah berada dalam “genggaman”.
Keberhasilan keluar dari era keterisoliran komunikasi dan informasi di negeri dengan lebih dari 17.000 pulau ini menjadikan Telkomsel dengan 4.200 karyawannya berhasil mempersembahkan layanan terbaiknya dengan jangkauan terluas dan kualitas terbaik lebih dari 25.000 desa dari Sabang sampai Merauke telah mendapatkan layanan prima.
Termasuk penduduk di Pulau-pulau Terluar seperti Pulau Weh di Nangro Aceh Darussalam (NAB), Pulau Natuna yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Pulau Miangas di Sulawesi Utara yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Philipina.
Telkomsel juga paling “memikirkan” untuk memberikan layanan terbaiknya kepada penumpang kapal di seluruh samudera yang mengelilingi ribuan pulau di negeri ini. Kini penumpang kapal tak perlu mengeluh kalau tengah berada di tengah lautan, untuk menelpon rekan bisnisnya, atau saudaranya yang berada di kota-kota besar atau di luar negeri. Untuk itu Telkomsel telah melengkapi 15 kapal PELNI dengan BTS yang menguraikan data analog dari Satelit menjadi digital. Total 35 Kapal PELNI akan dilengkapi dengan BTS khusus yang sangat mahal harganya ini.
Artinya, setelah berhasil menyatukan negeri melalui inovasi cakupan terluas dan kualitas terbaik di gunung-gunung, daerah terpencil dan pulau-pulau terluar, maka pelanggan Telkomsel yang tengah berlayar di tengah samudera luas, tetap bisa menelpon ke siapa saja di mana saja berada di jagat ini.
Dengan pelayanan terbaiknya, citra terbaik dan kinerja perusahaan selular terbaik di negeri ini maka semua kebutuhan pelanggan selalu dapat dipenuhi. Operator selular kelas dunia ini ke depan pun sudah memiliki rencana strategis agar sebagai perusahaan selular nomor satu di Indonesia dan terbesar ke enam di dunia, selalu bisa memenuhi keinginan pelanggannya.
Telkomsel ternyata juga paling inovatif memberikan layanannya kepada seluruh pelanggannya di Bumi Nusantara ini. Beragam layanan telah dipersembahkan operator selular kelas dunia ini seperti layanan 3G, Telkomsel Flash, BlackBerry, mobile wallet T-Cash, m-Music, Nada Sambung Pribadi, Push Email, mobile banking, mobile advertising, iPhone 3G, iPhone3Gs dan implementasi teknologi Long Term Evolution (LTE) pertama di Indonesia.
Bahkan melalui layanan m-Music sebanyak 10.000 lagu-lagu Indonesia asli baik lagu-lagu lama maupun terbaru. Baik itu irama keroncong, dangdut, pop maupun lagu-lagu soundtrack sinetron layar kacdan film layar lebar, sudah bisa dinikmati pelanggan Telkomsel kartuHALO,simPATI dan kartuAS di seluruh pelosok negeri khatulistiwa ini.
Dengan mengemas lagu-lagu asli Indonesia begitu banyak, tak begitu lama lagi MURI akan memberikan penghargaan kepada Telkomsel sebagai Operator selular paling banyak mempersembahkan lagu-lagu Indonesia kepada pelanggan setianya.
Operator selular terkemuka yang paling peduli Indonesia ini memunculkan inovasi tak henti. Bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, perusahaan yang dikenal sebagai pembayar pajak terbesar di negeri ini secara resmi melakukan kick off program Universal Service Obligation (USO). Yaitu penggelaran akses telekomunikasi dan informatika di 25.000 desa terpencil dan pengembangan jaringan selular di pulau-pulau terluar di daerah perbatasan Negara.
Diungkapkan, Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, sampai saat ini hampir seluruh desa yang termasuk program USO telah dapat menikmati akses telekomunikasi yang digelar Telkomsel. Operator juga menambahkan manfaat program USO ini dengan menghadirkan layanan Pusat Telekomunikasi dan Informasi Pedesaan (Pusyanti), Portal Lumbung Desa dan Desa Pintar yang dilengkapi computer dan layanan internet kecepatan tinggi.
Layanan Pusyantip dan portal Lumbung Desai ini ditujukan untuk memajukan perekonomian daerah. Nomor fixed wireless telephone (FWT) di seluruh desa yang masuk dalam program USO tersebut dapat berbagi informasi melalui SMS. Terutama menyangkut kebutuhan pupuk, bibit, hasil panen, pasar dan sebagainya. Pesan singkat ini diteruskan ke Portal Lumbung Desa dan website. Dengan begitu semua pihak yang terkait dapat segera mengetahui kendala dan potensi suatu daerah.
Adapun Desa Pintar, jelas Sarwoto, dimaksudkan untuk menyebatani kesenjangan informasi dan pendidikan. Adanya computer yang dilengkapi akses internet kecepatan tinggi, akan memberdayakan masyarakat untuk bisa mengakses informasi apapun termasuk dunia pendidikan dan pengetahuan umum lainnya. “Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kesenjangan informasi antara mereka yang tinggal di pedesaan dan di perkotaan,” ujar Dirut Telkomsel ini.
Operator selular kelas dunia ini tak pernah henti memunculkan inovasi untuk anak negeri Indonesia tercinta ini. Pada 6 Mei lalu Telkomsel kembali berinovasi memperkaya nilai tambah SMS. Bersama Google, Telkomsel memperkenalkan SMS Translator, yaitu layanan SMS pertama di Indonesia untuk menerjemahkan bahasa Indonesia ke berbagai bahasa asing dan sebaliknya.
Inovasi luar biasa itu bertepatan dengan bulan Buku Nasional. Telkomsel menghadirkan inovasi yang akan mempermudah pelanggan dalam menerjemahkan suatu bahasa. Hal ini akan mempermudah pelanggan dan tidak perlu repot-repot membuka kamus terjemahan bahasa. Cukup dengan mengirimkan SMS, satu kalimat saja sudah bisa langsung diterjemahkan ke bahasa yang diinginkan. Bahkan fungsi SMS Translator lebih dari sekedar kamus digital karena mampu menerjemahkan sebuah kalimat dengan sempurna.
Jika pelanggan mengirim kalimat dalam bahasa Indonesia maka secara otomatis akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggeris. Begitu juga sebaliknya, bila pelanggan mengirim dalam bahasa asing lainnya seperti bahasa Inggeris, Prancis, Jerman, Belanda, Italia, Spanyol atau Portugal, maka akan diterjemahkan secara otomatis ke bahasa Indonesia
Kalau pelanggan ingin menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa asing selain bahasa Inggeris, cukup ketik kode bahasa lalu diikuti kata atau kalimat yang diinginkan. Contoh, ketik “DE” : Aku Ciinta kamu. Lalu kirim ke 4664, selanjutnya pelanggan akan menerima SMS kalimat tersebut yang sudah diterjemahkan ke bahasa Jerman menjadi “Ich Liebe Dich” Untuk Mengetahui kode bahasa, cukup kirim SMS, ketik INFO2, kirim ke 4664. Pelanggan hanya dikenakan Rp.100 untuk setiap SMS terjemahan yang dikirim atau yang diterima.
Tahun lalu Telkomsel meluncurkan SMS Pro, yaitu inovasi layanan SMS yang memberikan kemudahan dalam mengatur komunikasi SMS pelanggan. SMS Pro terdiri dari SMS Auto Reply (Bisa menjawab pesan secara otomatis layaknya email). SMS Divert (mengalihkan SMS yang masuk ke nomor lain). SMS Copy (mengalihkan SMS ke nomor lain dan mendapatkan copynya), SMS Blacklist (memblok SMS dan nomor yang tidak diinginkan) dan SMS Whitelist (hanya menerima SMS dari 10 nomor yang diinginkan).
Sebagai operator selular kelas dunia, dengan kepemilikan saham terbesar yaitu 65%, sisanya singTEL 35% terbukti bahwa Telkomsel “Paling Merah Putih”. Paling peduli Indonesia, karena 25.000 desa dan pulau terluar kini sudah bisa mengakses informasi dan melakukan komunikasi ke seluruh pelosok negeri bahkan ke manca Negara atau sebaliknya.
Paling membangun negeri ini karena jaringan layanan selain jangkauan terluas juga kualitas terbaik hingga ke seluruh Ibukota Kecamatan di tanah air. Paling besar sumbangsihnya di Indonesia karena Telkomsel setiap tahun merupakan pembayar pajak terbesar. Paling dipercaya masyarakat Indonesia karena pelanggannya kini lebih dari 100 juta. Artinya, target tambahan 18 juta pelanggan tahun ini Insya Allah bisa dicapai.
Paling melayani Indonesia. Selain memiliki titik layanan terbanyak melalui GraPARI-GraiHalo, mulai 1 Mei 2010 lalu, pelanggan, calon pelanggan dan masyarakat di tanah air bisa menghubungi Plasa Telkom terdekat.
Operator selular terkemuka ini juga membuka Call Center 24 jam per hari, sehingga bisa dihubungi kapan saja oleh konsumen dan masyarakat. Sebagai perusahaan telekomunikasi selular yang peduli lingkungan, Telkomsel jauh-jauh hari sudah menerapkan BTS Go Green. Paling inovatif memberikan layanan berupa layanan phone, layanan new business.
Telkomsel juga paling terkini dalam teknologi selular, sehingga hampir tidak pernah ada keluhan sinyal hilang atau percakapan terganggu. Hal ini karena operator ini memiliki BTS terbanyak diantara operator selular lainnya, yaitu 32.000 BTS yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Bahkan di Pulau-pulau Terluar yang berbatasan dengan Negara lain dan di atas kapal-kapal PELNI.
Mengapa masyarakat Indonesia memilih menggunakan produk-produk Telkomsel ? Hal ini tak lain karena operator selular ini paling lengkap mengelola jaringan infrastruktur TTC di seluruh pelosok negri dari Sabang sampai Merauke. Sebab itu tidaklah heran, berbagai kelebihan operator selular ini membuahkan hasil yang manis. Mendapat berbagai penghargaan nasional maupun internasional atas kinerja dan prestasi yang dicapai selama ini.
Sebagai operator selular yang masih berusia sangat muda, baru 15 tahun, apa yang dihasilkan Telkomsel sebagai operator selular terluas jangkauannya dan memilikii kualitas layanan terbaik, pantas diacungkan jempol. Apalagi Telkomsel tidak pernah melupakan perannya sebagai perusahaan anak negeri dengan menggelar berbagai program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab social untuk membangun masyarakat dan lingkungan.
Program-program CSR yang dilakukan Telkomsel antara lain ditujukan bagi komunitas sekolah yang terdiri dari guru dan murid. Kegiatan yang dilakukan mulai dari melengkapi fasilitas sekolah dengan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) seperti computer, modem, LCD projector, software pendidikan dan pelatihan bagi guru dalam memanfaatkan TIK sebagai bagian penting proses belajar mengajar di era modern saat ini
Telkomsel juga selalu meningkatkan kesiapan dalam upaya bersama masyarakat menanggulangi bencana alam. Ketika Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD) porak poranda dihamtam gempa bum 8,7 SR dan Tsunami 2006 lalu, operator selular terkemuka ini dalam hitungan hari sudah mengirimkan bantuan daruratnya berupa sandang pangan, obat-obatan bahkan mobil Ambulance.
Berdasarkan pengalaman terjadinya bencana alam di tanah air, maka peranan telekomunikasi sangatlah penting saat kondisi darurat di depan mata. Kesiapan jaringan yang didukung oleh Tim TERRA (Telkomsel Emergency Response and Recovery Activity) yang terjun langsung ke lapangan membantu masyarakat yang terkena dampak bencana, mulai dari aktivitas Search and Rescue (SAR), media center, dapur umum, tim medis, sampai pada kegiatan pasca gempa seperti membangun kembali lokasi bekas bencana. Tim TERRA inilah yang langsung diterbangkan dari Jakarta dan Medan, menuju Banda Aceh, Meulaboh, Lokngah, Lokseumawe dan daerah bencana lain di Provinsi NAD ketika itu.
Ditegaskan Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno melalui iklan Telkomsel di media cetak daerah maupun Jakarta, keberhasilan berinovasi dalam upaya memberikan yang terbaik bagi Indonesia sepanjang 15 tahun perjalanan Telkomsel, tentunya tak lepas dari dukungan dan kepercayaan yang diberikan berbagai pihak seperti pemerintah, pemegang saham, pelanggan, masyarakat, competitor, mitra kerja, 4.200 karyawan yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, lembaga swadaya masyarakat dan stakeholder lainnya.
Selamat 15 tahun Telkomsel membangun negeri Indonesia tercinta ini melalu berbagai inovasinya. Semoga Telkomsel selalu sukses dan tetap jaya !!!
ANAS URBANINGRUM TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM DPP PARTAI DEMOKRAT
Laporan : H.Erry Budianto
Bandung-Surabayawebs.com
Melalui pemilihan putaran ke dua, akhirnya Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI 2009-2014, Anas Urbaningrum, terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat priode 2010-2015 di arena Kongres II Partai Demokrat di Bumi Parahyangan Padalarang Bandung Barat, Minggu 23/5.
Anas Urbaningrum pada putaran ke dua meraih 280 suara, Marzuki Alie 246 suara. Pada putaran pertama Marzuki Alie mendapat dukungan terbanyak, ke dua ditempati Anas dan ke tiga Andi Mallarangeng hanya 82 suara. Suara yang minim di bawah 100 ini menyingkirkan Andi untuk maju pada putaran ke dua.
Anas Urbaningrum lulusan Ilmu Politik Univeritas Airlangga 1992 ini saat putaran ke dua, raihan suaranya kejar-kejar dengan Marzuki Alie. Pada pukul 19.28 WIB Anas mendapat 252 suara, Marzuki 218 suara. Posisi ini sejenak terhenti karena pendukung ke dua belah pihak mulai merangsek ke depan karena ingin langsung melihat papan pengumuman yang menulis raihan suara Anas dan Marzuki. Setelah beberapa menit panitia meminta agar mundur dan kembali duduk, baru pemilihan dimulai lagi.
Suara DPD dan DPC Partai Demokrat seluruh Indonesia yang jadi rebutan berjumlah 531 suara. Pada pukul 19.55 WIB saat satu suara memilih Anas, maka gegap gempitalah para peserta Kongres II Partai Demokrat yang meneriakkan nama Anas-Anas-Anas ! Anas Urbaningrum akhirnya meraih 280 suara. Sementara Marzuki Alie hanya 246 suara.
Anas yang memperoleh gelar Magister Sains Ilmu Politik Universitas Indonesia tahun 2000 ini menyebutkan, kemenangannya adalah kemenangan Demokrat, kemenangan semua pendukung Demokrasi di Indonesia. “Bapak Marzuki Alie dan Bapak Andi, adalah sahabat dan teman saya juga. Ke duanya adalah kader-lader terbaik Partai Demokrat,” ujarnya duduk diapit oleh Marzuki Alie di kanan dan Andi Mallarangeng di kiri.
Sementara itu baik Marzuki Alie maupun Andi Mallarangeng mengaskan bahwa Anas Urbaningrum dipastikan mampu memimpin dan memajukan Partai Demokrat. “Anas selain kader terbaik partai juga sosok pemimpin yang dibutuhkan partai lima tahun ke depan. Beliau masih muda sekali,” tutur Marzuki Alie mengomentari sosok Anas Urbaningrum kelahiran Blitar 15 Juli 1959 ini.
Usai ajang pemilihan Ketua Umum DPP Partai Demokrat 2010-2015 yang dimenangkan “Arek Blitar” Anas Urbaningrum, agenda Kongres II Partai Demokrat dilanjutkan dengan pembahasan ADRT Partai dan pembahasan lainnya.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, mengucapkan selamat kepada Anas Urbaningrum atas terpilihnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokorat yang baru. Begitu juga Hatta Rajasa Ketua Umum DPP PAN mengucapkan hal sama. “Semoga keharmonisan hubungan antar partai di negeri ini tetap terpelihara dengan baik menuju Indonesia yang sejahtera dan aman sentosa,” ujar Hatta Rajasa uasi menyaksikan pemilihan Ketum DPP Partai Demokrat dari layar kaca di Jakarta,
Anas Urbaningrum kelahiran Blitar ini meraih gelar sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga 1992, Magister Sains Ilmu Politik Universitas Indonesia tahun 2000 dan sampai kini masih mengikuti pendidikan Ilmu Politik di Universitas Gajah Mada (UGM) untuk meraih gelar Doktor.
Adapun karir sosok “Arek Blitar” ini antara lain sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI 2009-2014, Pimpinan Kolektif Nasional KAHMI 2009, Ketua Yayasan Wakaf Paramadina 2006 sampai sekarang, Ketua DPP Partai Demokrat 2005 sampai sekarang dan pernah menjadi anggota KPU 2001-2005.
Anas juga pernah meluncurkan buku judul “Revolusi Sunyi” yang menceritakan latar belakang kemenangan Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono pada Pemilu 2009. Anas juga mengisyaratkan, jika terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat akan mundur sebagai anggota DPR RI agar dapat secara penuh mengurus partai.
POLITEKNIK POS INDONESIA BUKA JURUSAN L0GISTIK BISNIS PERTAMA DI NEGERI INI
Oleh : H.Erry Budianto (Redaktur Surabayawebs.com)
Siapa yang tidak kenal dengan Politeknik Pos Indonesia atau Poltekpos yang memiliki kampus megah dan sangat luas di atas lahan 4,5 hektar lebih di Sarijadi Bandung Utara dengan udara yang sejuk, nyaman dilingkungan yang bersih dan sangat cocok untuk menimba ilmu. Menciptakan “Bangsa yang Cerdas dan Pintar Sebagai Majikan” dan”Bukan Bangsa Bodoh Sebagai Penonton”.
Institusi pendidikan terkemuka di kota Bandung ini memiliki fasilitas yang lengkap dan berkualitas didukung atmosfir pendidikan yang menyenangkan. Poltekpos ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bakti Pos Indonesia (YPBPI) yang didirikan PT.Pos Indonesia tahun 2001 dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga profesional yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industry.
Dengan semakin berkembangnya bisnis logistic di tanah air, Poltekpos menjawabnya dengan membuka Jurusan Logistik Bisnis program studi D-3 dan D-4 Sarjana Sain Terapan. Jurusan Logistik Bisnis ini merupakan yang pertama di Indonesia.
Program studi D-3, difokuskan pada membekali mahasiswa dengan manajemen logistic dan operasional yang berbasis aplikasi teknologi informasi. Kurikulum dirancang agar lulusan mempunyai kompetensi yang meliputi berbagai aspek antara lain ekspor impor, ahli kepabean, warehousing, cargo dan shipping, purchasing (procurement), good inspection, transportation, distribution and logistic information service.
Jebolan D-3 Logistik Bisnis ini memiliki peluang untuk mengembangkan karier dalam posisi manajerial padaperusahaan freight forwarder, courier, ritel, distributor, value added warehouse, terminal peti kemas, transportation, shipping dan juga pada perusahaan-perusahaan manufactur dan jasa lainnya.
Program D-4 yang menelurkan Sarjana Sain Terapan, awalnya berangkat dari suksesnya program Studi Logistik Bisnis untuk pendidikan Vokasi D-3. Untuk itu Poltekpos yang tiap tahun diserbu puluhan ribu calon-calon mahasiswa dari seluruh pelosok Indonesia ini akhirnya meluncurkan program Studi D-4 Logistik Bisnis.
Hal ini berawal dari peluang serapan yang begitu besar akan kebutuhan lulusan D-4 bidang Logistik Bisnis menjadi salah satu factor disirikannya Program Studi ini selain tentunya karena ditunjang dengan kebutuhan industry baik internasional maupun nasional. Lulusan D-4 Sarjana Sain Terapan ini ternyata laris manis di bursa tenaga kerja Indonesia maupun di luar negeri.
Lulusan Logistik Bisnis D-4 ini juga memperoleh sertifikasi dari CILT (Chartered Institute of Logistic and Transportation) sebuah lembaga sertifikasi internasional dalam bidang logistic dan Transport yang mempunyai apresiasi di sector logistic dan transportasi di level internasional. Sehingga menjadi profesional di bidang logistic dan transportasi. Program ini dilakukan dalam bentuk program regular dan alih jenjang.
Program regular, lama belajar selama 8 semester. Sedangkan Ajeng dengan lama belajar 2 semester (lulusan D-3 Logistik Bisnis).
MANAJEMEN INFORMATIKA TEKNOLOGI & SISTEM INFORMASI.
Program studi ini dirancang untuk menyiapkan para mahasiswa masuk ke dalam karier di bidang teknologi informasi. Khususnya pengembangan di bidang system informasi. Termasuk dalam system informasi berintelegensia tinggi.
Mahasiswa dibekali dengan kompetensi manajemen system informasi yang bisa diterapkan pada lingkungan organisasi bisnis maupun masyarakat umum. Kompetensi utama program studi ini adalah kemampuan membangun, mengintalasi dan memelihara system informasi, membangun aplikasi perangkat lunak pemrograman, system basisdata dan rancangan web.
Lulusan dibekali dengan kemampuan dasar proses bisnis perusahan seperti akutansi, logistic, manajemen dan kewirausahaan, kecakapan interpersonal dan kerjasama tim (Teamwork). Karena kompetensi-kompetensi tersebut sangatdibutuhkan perusahaan swasta maupun instansi pemerintah di era globalisasi.
Lulusan juga dibekali pengalaman insdutri ataupun pengelolaan system informasi daerah. Dapat memulai karier mereka sebagai teknisi perangkat lunak, programmer dan konsultan analisis.
TEKNIK INFORMATIKA.
Program studi teknik informatika (TI) ini dirancang untuk menyiapkan tenaga profesional di bidang teknologi informasi yang mampu memenuhi tuntutan aplikasi teknologi informasi di sector industry dan bisnis. Selama proses belajar, mahasiswa dibekali dengan materi-materi yang mendukung penguasaan teknologi informasi. Seperti jaringan computer wireless, database, multimedia, network security, system keamanan informasi, teknologi dan aplikasi web berbasis framework.
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan untuk mengantisipasi kebutuhan di masyarakat, lulusan juga dibekali dengan state of the art technology information. Seperti Mobile Content and application serta berbagai aspek hokum, etika yang berhubungan dengan teknologi informasi.
Lulusan teknik informatika ini juga mempunyai peluang untuk mengembangkan karir di berbagai lapangan pekerjaan seperti di bidang telekomunikasi, perbankan, layanan jasa, industry perminyakan, logistic, instrumentasi dan sector bisnis lainnya.
AKUTANSI.
Program studi Akutansi memiliki dua konsentrasi yaitu Konsentrasi Akutansi Keuangan dan konsentrasi Micro Finance. Bagi lulusan Program Studi Akutansi Konsentrasi Keuangan, mempunyai kemampuan membuat laporan keuangan, melakukan audit laporan keuangan, menghitung pajak, merancang dan mengimplementasikan system informasi akutansi berbasis computer.
Sedangkan jurusan bidang Konsentrasi Akutansi Micro Finance, lulusannya mampu menganalisa dan mengelola bidang usaha keuangan mikro, mampu bertindak sebagai pengelola BMT (Baitul Mall Wat Tamwil) dan lembaga keuangan mikro lainnya serta mampu ,menjadi sumber daya yang dibuthkan khususnya di bagian Akutansi, bagian Keuangan dan bagian operasional bagi jenis-jenis usaha bidang keuangan mikro.
Dalam rangak membekali lulusan jurusan ini untuk memasuki dunia kerja, mahasiswa diberi kesempatan mengikuti uji kompetensi Brevet Pajak A dan B, aplikasi computer dan Bahasa Inggeris serta work shop auditing serta memperoleh sertifikasi dari asosiasi atau lembaga yang berwenang. Melakukan audit laporan keuangan, menghitung pajak, merancang dan mengimplementasikan system informasi akutansi berbasis computer serta sertifikasi profesi.
Lulusan program ini disiapkan untuk bekerja di Divisi Micro banking Bank Umum Syariah, mitra modal venture Syariah dan wirausaha mandiri.
MANAJEMEN PEMASARAN.
Program studi jurusan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan skill dan kompetensi yang mendukung profesi marketer seperti marketing communication, perencana an dan evaluasi program pemasaran, pemanfaatan media dan teknologi terkini di bidang pemasaran. Termasuk pemanfaatan teknologi untuk penyusunan segmentasi dan target pelanggan. Program ini memiliki dua konsentrasi. Yaitu Konsentrasi Advertising dan Customer Relationship.
Llulusan dari Program Studi Marketing Manajemen dengan konsentrasi Advertising mempunyai kiemampuan merancang pesan marketing communication, baik animasi, suara, script writing dan memadukannya menjadi sebuah iklan yang menarik yang mampu meningkatkan penjualan.
Sedangkan lulusan dari konsentrasi Customer Relationship mempunyai kemampuan membangun hubungan dengan pelanggan dari mulai prospecting sampai mempertahankan pelanggan dan menjadikan pelanggan sebagai mitra perusahaan/lembaga dan menguasai basis data pelanggan, teknik komunikasi, loby dan negosiasi.
KEUNGGULAN.
Menimba ilmu di Poltekpos yang beralamat di Jl.Sariasih No.54 Bandung 40151 ini terlihat dari kurikulum yang bersifat implementatif, dirancang sesuai dengan kebutuhan dunia industry. Kerjasama industry yang luas untuik program intership, recruitment dan kerjasama dengan GTZ Jerman untuk pengembangan pendidikan.
Selain itu kegiatan mahasiswa yang menjadi wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa. Selain itu tenaga pengajar terdiri dari praktisi dan akdemisi yang ahli dibidangnya, dengan pendidikan sampai S-3 dari institusi pendidikan ternama di negeri ini.
Uji kompetensi bagi mahasiswa dengan sertifikasi yang diakui dunia industry. Program beasiswa dari Poltekpos, yayasan, kopertis dan Dikti serta mira. Program inteship (magang) untuk menghadapkan mahasiswa langsung dengan dunia kerja sehingga lebih siap bekerja.
Pendidikan Character building untuk pengembangan soft skill mahasiswa. Juga disiapkan tenaga ahli dari Jerman untuk membantu mengembangkan pendidikan dan meningkatkan kualitas Poltekpos di era globalisasi.
Juga memberikan bekal ilmu kepada mahasiswa melalui Entrepreneurship (kewirausahaan) agar mahasiswa dapat membuka usaha sendiri atau menajdi wirausaha yang profesional di negeri yang begitu luas, kaya raya dan berpenduduk lebih dari 225 juta jiwa ini.
Mengapa memilih mengkuti pendidikan di Poltekpos ini ? Hal ini karena institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bakti Pos Indonesia (YPBPI) ini memiliki fasilitas dan sarana pendukung yang dibutuhkan mahasiswa menimba ilmu, menjadi tenaga profesional dan siap kerja di perusahaan swasta, BUMN, institusi/lembaga pemerintah manapun.
Poltekpos ini mempunyai Lab computer berupa lab jaringan, lab system operasi, lab programming, lab aplikasi, lab basis data, lab multimedia, lab stimulasi dan lab dasar. Selain itu tersedia juga lab bahasa, lab jurusan, akses internet via jaringan wireless (nirkabel) LAN (W-Fi) yang dapat digunakan secara gratis.
Sekolah tinggi terkemuka ini juga menyediakan ruangan kelas yang luas dan representative, perpustakaan yang lengkap.
Sedangkan fasilitas penunjang lainnya juga tersedia untuk para masiswa di institusi pendidikan tinggi ini berupa fasilitas olahraga (GOR) dan outdoor serta panjat dinding. Sebagai lembaga pendidikan yang menempati areal 4,5 hektar lebih dan fasilitas bangunan kuliah yang megah dan lengkap, di Poltekpos di Sarijadi Kota Bandung ini juga melengkapi kampus dengan sebuah Mesjid yang indah dan sangat menarik arsitekturnya.
Selain itu juga dilengkapi lapangan parker yang sangat luas, nyaman dan aman. Terdapat pula auditorium modern dan kantor pos.
Pihak Yayasan juga mencatat lulusan Poltekpos yang sudah mengembangkan karirnya di sejumlah perusahaan swasta, BUMN dan Pemprov dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Diantaranya di PT.Pos Indonesia, PT.Bank Niaga, PT.Telkomsel, PT.Telkom, PT.PLN, PT.Pertamina, PT.Kimia Farma, PT.Indosat, PT.Garuda Indonesia, PT.AJB Bumi Putera, PT.Bank Danamon, PT.Bank BRI.
PT.Bank Mandiri, PT.Bank BCA, PT.Bank BNI, PT.Astra Internasional Indonesia, PT.ASstra Honda Motor, PT.Yamaha Motor Indonesia, PT.Excelcomindo, PT.TIKI, PT.DHL Excel Supply Chain, PT.Mentari Kencana, PT.Pelindo II, PT.Angkasa Pura, PT.Quasar, PT.Exon Mobil, PT.Wijaya Karya, Bank Jabar Banten, Bursa Efek Indonesia (BEI), PT.Aplle Computer, PT.Mentari Trans Kencana, PT. Micro Modal Usaha, PT.Mobile 8, TNT Global Expess, PT.Mat Express, PT.Rushiin Persada, Lab.Pramita, PT.Agung Raya, Nusa Cerah Informatika (NCI) dan Departemen Perindustrian.
Lembaga pendidikan tingi ini selain menyediakan beasiswa, juga terdapat fasilitas Laptop bagi seluruh mahasiswa baru untuk proses belajar mengajar berbasis ICT (Information & Communication Technology). Dan bagi calon mahasiswa baru disiapkan pendaftaran melalui online http://pmb.poltekpos.ac.id. Juga bisa diklik di facebook: pmbpoltekpos@yahoo.com, Blog : pmbpoltekpos.blogspot.com dan YM :pmbpoltekpos@yahoo.com
SEKILAS SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL DI BANDUNG.
Oleh : .Erry Budianto (Redaktur Surabayawebs,com)
Jawa Barat yang dikenal di seluruh dunia sebagai sentra industry tekstil, khususnya di wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Kabupaten Sumedang, erat kaitannya dengan keberadaan sebuah institusi pendidikan tinggi tekstil. Yaitu Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT/ST3) yang memiliki kampus di Jl.Jakarta 31Bandung 40272.
Tiap tahun sekolah tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Perindustrian RI, mampu mencetak sekitar 250 sarjana dari sekitar 500-700 sarjana tekstil yang dibutuhkan industry tekstil di tanah air.Terlebih kota Bandung sangat idektik sebagai “Kota Fashion” yang bersinergi antara modelnya yang cantik-cantik degan produk tekstil yang berkualitas
Sekolah tinggi di bidang tekstil ini bermula sejak 1922 dengan nama Textile Inrichting Bandoeng (TIB). Barulah di tahun 1954 dikembang menjadi Akademi Tekstil (AKATEX). Pada tahun 1964 berubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Tekstil (PTIT)
Sejak 19979, ITT dikembangkan menjadi dua lembaga, yaitu Balai Besar Pengembangan dan Penelitian Industri Tekstil. (BBPPIT) . Dua lembaga tersebut adalah Balai Besar Pengembangan dan Penetian Industri Tekstil (BBT). Sebuah sekolah lainnya ialah STTT/AT3 adalah satu-satunya perguruan tinggi di bidang teknologi tekstil milik pemerintah Indonesia.
STTT memiliki fasilitas pendidian dan pelatihan di bidang teknologi tekstil terlengkap di negeri ini seperti laboratorium kimia tekstil dan teknik tekstil.kshop CAD, laboratorium computer, workshop garmen, perpustakaan,auditorium, ruang seminar, laboratorium bahasa dsb.
Guna menunjang kegiatan ektrakuriukuler disediakan juga sarana olahraga seperti lapangan basket, tenis, badminton, wall climbing, peralatan music dan koperasi.
Diploma empat dengan lama pendidikan delapan semester, seperti Tekstil (Akreditasi A dari BAN-PT). Jurusan ini mempelajari pembuatan serat, benang dan kain untuk dijadikan material tekstil. Mulai dari material sandang maupun material teknik seperti halnya tekstil tahan api, tekstil untuk otomotif dsb.
Jurusan Kimia Tekstil (Akreditasi B dari BAN-PT). Jurusan ini mempelajari proses-proses kimia yang dilakukan dalam proses industry tekstil dari mulai pretreatment sampai dengan penyempurnaan.
Jurusan Teknologi dan Bisnis Garmen. Jurusan ini mempelajari teknologi yang terlibat dalam proses pembuatan manufactur pakaian jadi sampai denganpengelolaan bisnisnya.
Pendidikan Diploma 1 dengan lama pendidikan 2 semester. Seperti Teknologi Manufaktur Pakaian Jadi (Akreditasi B dari BAN-PT). Seperti Fashion Design. Di mana untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang fashion, Sebab mulai Tahun Akademik 2009/2010 Program D-IV Jurusan Barang Jadi Tekstil membuka konsentrasi baru yakni FASHION DESIGN yang antara lain mempelajari Visial Merchandising, Ilustrasi Fashion, Eksplorasi Desain dll.
Program D-1 Teknologi Manufactur Pakaian Jadi Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil bekerjasama dengan PT.APAC Inti Corpora di Semarang Jateng. Kerjasamanya dalam bentuk mengadakan program belajar bersama dengan tujuan untuk mengena;lan kepada mahasiswa. Bagaimana proses produksi di industry tekstil.
Lapangan Kerja.
Lulusan ITT/STTT bekerja padaperusahaan/instansi atau membuka usaha industry sendiri yang bergerak dalam bidang Industri Tekstil (Fiber Making, Spinning, Weaving, Knitting, Dyeing, Printing, Finishing dan garmen).
Juga dapat membuka usaha industry bahan-bahan kimia. Perusahaan Dagang (Trading Company) dalam bidang Mesin Tekstil dan Spareparts, Auxiliary, Tekstil dan Produk Tekstil). Lulusan STTT/ST3 yang merupakan satu-satunya kini di Indonesia ini bisa juga bekerja di lembaga pendidikan atau di lembaga penelitian yang ada di tanah air ataupun di luar negeri.
Selain itu jebolan sekolah tinggi ini juga dapat membuka usaha Biro Konsultan dan menjadi PNS di instansi pemerintah.
Lulusan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) di Bandung ini pada 2007 mencapai 205 orang. Yang dminta langsung mencapai 274 orang dan industry yang meminta langsung sebanyak 81. Tahun 2008 berhasil lulus sebanyak 210 orang/siswa. Jumlah yang diminta l;angsung 300 orang dan industry yang meminta langsung 105. Tahun 2009 tercatat 190 berhasil lulus. Yang diminta langsung 304 dan industry yang meminta langsung berjumlah 132..
Menurut Hendra SST,M.Tech dari Panitia Penerima Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil, setiap tahun tersedia beasiswa untuk lebih dari 100 mahasiswa yang diberikan oleh perusahaan,organisasi ataupun perorangan. Antara lain dari POM STTT, Yayasan Tifico, PT.Centex,PT.Arismto Darmawan, Alumni ITT Angkatan l964, 1967 dan PT.Fit U Garment Industri dll.
Kerjasama.
STTT yang memiliki kampus yang sangat luas dengan berbagai kelengkapannya ini menjalin kerjasama di dalam bidang transfer teknologi maupun pelatihan dengan beberapa perusahaan dan institusi. Diantaranya dengan Schlafhorst yang merupakan produsen mesin tekstil dari Jerman. Juga dengan Savio produsen mesin tekstil dari Italia, Rieter , produsen mesin tekstil dari Swiss dan Picano, produsen mesin tekstil dari Belgia.
Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil ini juga bekerjasama dengan pemerintah Jerman memanfaatkan dana yang disediakan GTZ-KFW melalui IGI (Indonesia German Institute) untuk pengembangan SDM bidang teknologi tekstil.
Workshop e-Office Pos Indonesia Go Paperless
Laporan : H.Erry Budianto
Bandung-Surabayawebs.com
Dewasa ini, tuntutan akan produktivitas dari personil-personil suatu perusahaan makin tinggi, terutama akibat begitu banyaknya informasi yang harus dikelola. Demikian benang meraah digelarnya Workshop e-Office Pos Indonesia Go Paperless belum lama ini.
Ketidak efisienan pekerjaan, terutama di lingkungan manajerial, adalah tingginya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan kolaborasi (kerja sama) antar personil, terutama untuk pengelolaan informasi, dokumen dan koordinasi.
PT Pos Indonesia (Persero) sebagai salah satu operator perposan terbesar dan terkemuka di Indonesia memiliki jumlah personil yang amat besar, dan dalam kondisi ke-seharian-nya masih banyak mengandalkan informasi atau dokumen dalm bentuk cetak, termasuk dalam hal distribusinya melalui meja-meja.
Kondisi ini menimbulkan beberapa konsekuensi-konsekuensi diantaranya proses kerja relatif lambat, biaya yang cenderung meningkat, kontrol proses menjadi sulit, pemeliharaan dokumen dan laporan menjadi relatif lebih sulit.
Dengan makin berkembangnya volume bisnis, PT Pos Indonesia (Persero) membutuhkan suatu sistem otomasi perkantoran (Office Automation) yang harus dijadikan suatu landasan strategis untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Pada 18 Januari 2010 lalu bertempat di Ruang Mas Soeharto, Gedung Wahana Bakti Pos lt.8, diselenggarakanlah workshop tentang Office Automation yang kelak akan dipergunakan di seluruh jajaran di Pos Indonesia.
Sedianya bila Office Automation ini dipergunakan secara luas di perusahaan, akan mempercepat alur pekerjaan yang berdampak akan meningkatnya kinerja perusahaan.
Dalam sambutannya, I Ketut Mardjana, berharap bahwa kita harus mau berubah bila kita mau maju. Dan perubahan itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Menggunakan E-Office adalah salah satu perubahan yang harus dilaksanakan dengan segera.
Jajaran Direksi PT Pos Indonesia (Persero) amat mendukung diterapkannya E-Office di perusahaan.
Dalam workshop, salah satu pembicaranya yaitu Tim dari IT PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk, yaitu perusahaan yang membantu PT Pos Indonesia (Persero) dalam membangun sistim E-office ini menyebutkan pula bahwa bukan tanpa suatu kendala bila sistem ini dipergunakan, tapi meminimalisasi kendala adalah sesuatu yang harus kita lakukan bersama-sama dalam menggunakan E-Office ini.
Sistem ini juga sudah dipakai di beberapa instansi yaitu Mabes AD, Mabes Polri selain PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
Setelah acara workshop akan dilanjutan dengan pelatihan E-Office yang akan diikuti oleh jajaran Manajerial ke atas terlebih dahulu, Top Down.
Telkom Lanjutan Program Poin Reward Telepon Rumah Rejeki Tumpah
PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TELKOM) melanjutkan program poin reward Telepon Rumah Rejeki Tumpah (TRRT) sebagai apresiasi terhadap pelanggan setia telepon rumah sekaligus untuk menggalakkan pemakaian telepon rumah. Program TRRT baru yang rencananya diluncurkan awal tahun 2010 tersebut, selain menyediakan hadiah yang lebih banyak juga mengikutsertakan pelanggan Speedy dan Yes TV.
Program TRRT Periode 2008/2009 sendiri telah selesai, ditandai dengan pengundian Grand Prize II berupa satu Mercedes Benz C Class dan tiga sepeda motor Yamaha Mio yang disiarkan secara langsung dari Studio Trans TV, menjelang berakhirnya tahun 2009 lalu.
Setelah diundi, hadiah berupa tiga sepeda motor Yamaha MIO masing-masing diraih oleh (0385) 41xxx Hajah Senabe dari Kota Pelabuhan Bajo, (0752) 7445xxx H Yasril ML Nudo dari Tilatangkamang, dan (0911) 355xxx Ambroses Huliselan dari Tanjung Tabalong. Sedangkan Grand Prize berupa 1 Mercedes Benz diraih oleh (022) 7514xxx Andrio Suhendro dari Bandung.
Program TRRT merupakan program poin reward yang ditujukan bagi pelanggan telepon rumah Telkom. Sejak pertama kali diluncurkan pada November 2008, program ini mendapat sambutan yang baik dari pelanggan yang ditandai semakin banyaknya pelanggan telepon rumah yang mendaftarkan nomornya untuk diikutsertakan dalam undian.
Pada TRRT 2008/2009, Telkom menyediakan hadiah total 36 sepeda motor Yamaha Mio, empat mobil Toyota Kijang Innova dan sebagai grand prize berupa dua mobil Mercedes Bens C Class. Di samping hadiah yang diundi setiap bulan tersebut pelanggan bisa menukarkan poin yang dimilikinya dengan hadiah langsung.
Pada akhir program yakni 31 Oktober 2009, seperti diungkapkan Eddy Kurnia pelanggan yang melakukan registrasi sebanyakl 5.766.897 SST (Satuan Sambungan Telepon) atau sekitar 74% dari total pelanggan telepon rumah yang mencapai 7.742.514 SST. “Besarnya jumlah pelanggan yang mengikutsertakan nomornya untuk mengikuti program TRRT, menunjukan bahwa program TRRT cukup diminati pelanggan,” katanya kemudian.
Adapun jumlah poin yang terkumpul dari 5,8 juta pelanggan peserta program TRRT tersebut mencapai 11.177.604.196 poin. Poin diperoleh pelanggan apabila pelanggan melakukan panggilan ataupun menerima telepon dengan telepon rumah. “Setiap satu menit menelepon, pelanggan berhak memperoleh satu poin,” jelas dia.
Sementara pelanggan yang melakukan redeem atau menukarkan poin dengan hadiah langsung sebanyak 785 SST, adapun jumlah poin yang di-redeem mencapai 6.734.580 poin dengan hadiah antara lain, voucher belanja, pinsil warna, pesawat telepon cordless, setrika, hair dryer, blender dan MP3 player. Pelaksanaan redeem poin dengan hadiah langsung diakhiri tanggal 14 Desember 2009.
Dampak program TRRT bagi Telkom dipandang positif, hal ini ditandai dengan meningkatnya pemakaian telepon rumah. “Meski kenaikannya tidak besar, tetapi ini merupakan sinyal positif bahwa telepon rumah masih menjadi alat komunikasi utama bagi sebagian besar pelanggan,” katanya.
Dengan mempertimbangan keberhasilan program TRRT tersebut dan untuk mendukung optimalisasi penggunaan telepon rumah, Telkom akan menggelar program New TRRT. Program yang digelar pada bulan Januari 2010 tersebut tidak hanya memberikan kesempatan menang kepada pelanggan rumah tetapi juga bagi pengguna TelkomNet Instan dan Sambungan Langsung Internasional (SLI 007), Speedy, YesTV dan situs e-commerce Plasa.com.
Dengan demikian, tidak hanya pelanggan telepon rumah saja yang berpeluang meraih hadiah-hadiah menarik, tetapi pelanggan produk Speedy dan YesTV memiliki peluang yang sama, karena untuk masing-masing segmen produk tersebut tersedia hadiah-hadiah yang sangat menarik.
Berita Utama Terbaru
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- PENILAIAN PUBLIK KE SBY-BOEDIONO MENURUN (2-09-2010)
- SBY INSTRUKSIKAN STABILKAN HARGA SEMBAKO (2-09-2010)
- UMAT ISLAM INDONESIA DI COLORADO KUMPULKAN DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID (2-09-2010)
- IDTUG: ADA LAYANAN SELULER DI SURABYA DAN SEMARANG YANG RENDAH (2-09-2010)
- MEDIA MASSA PILAR KELIMA PENDIDIKAN (2-09-2010)
- Mudik Bebas Repot menyongsong Idul Fitri 2010 (2-09-2010)
- Gunung Sinabung Meletus: TELKOM Dirikan Posko Siaga Bencana Di Brastagi Dan Kabanjahe (2-09-2010)
- BOM PINGGIR JALAN TEWASKAN 5 SERDADU AS DI AFGANISTAN (1-09-2010)
