Pencarian







BANK JABAR BANTEN SYARIAH BERPELUANG MELAKUKAN SPIN OFF.

Tanggal : 9-12-2008, Kategori : Ekonomi & Bisnis, Daerah, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com
Perbankan nasional terkemuka PT.Bank Jabar Banten berpeluang mendirikan bank syariah secara terpisah dengan terbitnya peraruran Bank Indonesia (BI) tentang syarat modal minimum tidak lagi Rp.3 triliun tapi cukup Rp.500 miliar.

Pemda Provinsi Jabar berkeinginan agar Bank Jabar Banten mendirikan Bank Syariah secara terpisah dan tidak hanya dijalankan secara office chanelling. Peluang pendirian Bank Jabar Syariah diperkirakan akan terlaksana 2009 mendatang. Nantinya unit usaha Bank Jabar Syariah ini akan berdiri sendiri. “Untuk spin off dipastikan tahun depan. Dari sebelumnya unit usaha syariah Bank Jabar Banten nantinya akan dibuat Bank Jabar Banten Syariah tersendiri,” ujar Dirut Bank Jabar Banten Agus Ruswendi belum lama ini.

Menurut dia, upaya spin off bisa dilakukan dengan mengakuisisi bank yang sudah ada atu mendirikan bank syariah baru. Kalau pun kurang dalam hal permodalan, Bank Jabar Banten bisa berafiliasi dengan masyarakat atau lembaga usaha lain. “Kalau Cuma Rp.500 miliar, Insya Allah kita mampu mendirikan bank syariah sendiri,” katanya kemudian.

Seperti diketahui Babnk Jabar Banten masih menggunakan system office chanelling di setiap kantor pelayanan untuyk melayani nasabah atau debitur yang memilkih system syariah. Kinerja keuangan unis usaha syariah Bank Jabar Banten priode Oktober 2008 lalu menunjukkan volume usaha mencapai Rp.721,62 miliar.

Dibandingkan Desember 2007 volume usahanya baru mencapai Rp.556,59 miliar. Artinya terjadi kenaikan 20,65% atau naik sebesar Rp.165,04 miliar. Dana pihak ke tiga (DPK) mencapai Rp.265,81 miliar pada Oktober 2008. Sedangkan data piutang dan pembiayaan sebesar Rp.567,20 miliar. Laba sebelum pajak Rp.21,75 miliar.

RINALDI MINTA PEMERINTAH BATASI OPERATOR TELEKOMUNIKASI.

Tanggal : 9-12-2008, Kategori : Ekonomi & Bisnis, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

Jakarta-Surabayawebs.com
Dirut PT.Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk Rinaldi Firmansyah, dalam dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Gedung DPR/MPR di Jakarta, Kamis 4/12 lalu minta pemerintah selaku regulator untuk membatasi operator telekomunikasi yang beroperasi di tanah air.

“Pemerintah hendaknya tidak menambah jumlah operatoir telekomunikasi di Indonesia untuk menurunkan tingkat persaingan yang makin ketat dewasa ini,” ujarnya dalam tatap muka dengan wakil-wakil rakyat itu.

Menurut dia, pihaknya minta kepada pemerintah untuk tidak lagi menerbitkan lisensi telekomunikasi karena jumlah operator sekarang ini sudah terlalu banyak. Meskipun pertumbuhan bisnis telekomunikasi di negeri ini berkembang pesat, tapi dengan jumlah 11 operator membuat Indonesia menjadi Negara terbanyak di dunia memberikan ijin operasi perusahaan telekomunikasi.

Diakui mantan petinggi PT.Bahama Sekuritas ini bahwa hampir seluruh operator telekomunikasi termasuk PT.Telkom, terjebak dalam perang tariff akibat persaingan yang sangat keras saat ini.

Maraknya perang tariff ini akibat terlalu banyak operator yang menawarkan produknya kepada konsumen. Pada sisi lain, katanya, konsumen juga akan sulit memperoleh informasi yang akurat tentang operator yang bisa mereka percaya.

Sampai akhir 2008 diprediksikan jumlah pengguna telepon di tanah air mencapai 67%. Tahun 2009 mendatang bisa mencapai 80%. Hal ini katanya, mencerminkan pasar sudah semakin matang. Persaingan akan semakin ketat. “Sehingga diperkirakan perang tariff akan terus berlanjut,” tegas adik kandung Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah ini.

Telkom sebagai “pemain utama” dengan jam terbang yang begitu tinggi dan kualitas sdm kelas dunia, kini menjadi market leader layanan telepon mobile berbasiskan teknologi CDMA. Akhir November 2008, pelanggan Flexi di tanah air tercatat 11,8 juta LIS. Angka ini melebihi target tahun ini sebanyak 9,5 juta sampai 10 juta pelanggan.

Sementara itu pelanggan akses internet kecepatan tinggi Speedy akhir November 2008 lalu sudah mencapai sekitar 800.000 pelanggan dari target tahun ini sebesar 850.000 pelanggan. Diperkirakan 2008 ini pelanggan Speedy akan menembus angka 1 juta pelanggan.

SMBB TELKOM 2009 TARGETKAN 30.000 PENDAFTAR.

Tanggal : 27-11-2008, Kategori : Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Ketatnya persaingan dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010 dengan perguruan tinggi lain seperti dengan ITB Bandung, tidak mengurungkan niat SMBB Telkom 2009 untuk menargetkan 30.000 pendaftar dari seluruh pelosok tanah air. “Untuk itu kami memperbanyak outlet melakukan kerjasama dengan perbankan dalam penjualan formulir pendaftaran mahasiswa baru,” ujar Ketua SMBB Telkom 2009 H.Gunawan Haris (H.Garis) di Bandung belum lama ini.

SMBB Telkom 2009 menerima pendaftaran mahasiswa baru untuk Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom dan Telkom PDC.

Bagi seluruh siswa dan siswi kelas 3 SMA/MA/SMK dan atau lulusan SMA/MA/SMK 2008, 2007, 2006 dan 2005 yang bercita-cita menjasi sarjana (S-1), Ahli Madya (D-3) dan professional di bidang teknologi dan manajemen berbasis information and Communication Technology (ICT/Infokom) berkualitas di IT Telkom yang merupakan pengembangan STT Telkom, IM Telkom dari pengembangan STMB Telkom, Politeknik Telkom dan Telkom PDC, kinilah saat yang tepat untuk segera mendaftarkan diri.

“ Institusi pendidikan tinggi dan pelatihan ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT),” jelas Ketua Pelaksana Harian Yayasan Pendidikan Telkom ini.

Penjualan formulir mulai 2 Januari 2009. Ujian tulis gelombang 1 (UGT-1) pada 22 Februari 2009 dan ujian tulis gelombang 2 (UGT-2) tanggal 5 Juli 2009. “Kami memberikan beasiswa untuk 125 terbaik hasil ujuan tulis gelombang satu dan JPPA Unggulan. Siswa dibebaskan dari seluruh biaya pendidikan di IT Telkom, IM Telkom dan Politeknik Telkom,” ungkap H.Garis kemudian.

IT Telkom meliputi program studi S-1 Teknik Telekomunikasi, S-1 Teknik Industri, S-1 Teknik Informatika, S-1 Teknik Elektro, S-1 Teknik Komputer, S-1 Sistem Informasi, D-3 Teknik Telekomunikasi dan D-3 Teknik Informatika.

IM Telkom program studi yang ditawarkan antara lain S-1 Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Informatika, S-1 Akutansi, S-1 Ilmu Komunikasi, S-1 Administrasi Niaga, S-1 Desain Komunikasi Visual dan D-3 Manajemen Pemasaran.

Politeknik Telkom program studi adalah D-3 Manajemen Informatika, D-3 Teknik Komputer dan D-3 Komputerisasi Akutansi. Di Telkom PDC meliputi program studi Web Development, Creative Multimedia, Graphic Design, Application Development, Network System Adminitrator, Cyber Secretary dan IT Accounting.

Formulir pendaftaran masuk SMBB Telkom 2009 sebesar Rp.250.000,- bisa diperoleh di seluruh Bank Mandiri, BNI, Bank BTN, Bank Jabar Banten dan BRI di seluruh Indonesia. Bisa juga langsung ke Sekretariat Panitia SMBB Telkom 2009 di Jalan Diponegoro 18 Bandung 40115. Telepon 022-421 6655 dan Fax 022-426 5091. “Untuk lebih jelas silahkan klik dan baca di www.ittelkom.ac.id/smbb atau www.smbbtelkom.org dan e-mail smbb@ittelkom.ac.id

MENYUSUL MANTAN GUBERNUR JAWA BARAT, REKANAN PEMPROV DIJADIKAN TERSANGKA KPK

Tanggal : 26-09-2008, Kategori : Berita Utama, Daerah, Bandung

LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

BANDUNG - SURABAYAWEBS.COM
Menyusul status tersangkanya mantan gubernur Jawa Barat, Dani Setiawan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini giliran rekanan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Yusuf Setiawan, sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan alat berat.

Juru bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Kamis, membenarkan Yusuf telah ditetapkan sebagai tersangka.”Yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin,” kata Johan ketika dikonfirmasi wartawan.

Nama Yusuf Setiawan sering disebut dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran di Provinsi Jawa Barat.Pengadaan itu menggunakan APBD Jawa Barat tahun 2003-2004.

Berdasar penelusuran, nama Yusuf Setiawan juga tercatat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok.

Beberapa waktu lalu, petugas KPK pernah menggeledah ruang pamer mobil di kawasan Depok, Jawa Barat.

Dani Setiawan telah beberapa kali diperiksa oleh petugas KPK sebagai tersangka.Dia juga pernah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Yusuf Setiawan dalam kasus yang sama.ANT

OZON DI ATAS KOTA BANDUNG SANGAT TIPIS.

Tanggal : 18-09-2008, Kategori : Berita Utama, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

 

Bandung-Surabayawebs.com

Tingkat konsentrasi Ozon di atas kota Bandung yang berpenduduk lebih dari 2 juta jiwa, pada siang hari hanya mencapai 100 ppvb. Dengan ukuran konsentrasi seperti itu, kota Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia dengan polutan yang sangat tinggi. Hal tersebut dikemukakan Peneliti dari Pusat Pemanfaatan sains Atmosfer dan Iklim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Bandung Ninong Komala kepada wartawan kemarin di Bandung.

 

Menurut Ninong dalam kuliah umum Hari Perlindungan Ozon di Lapan Bandung, kemarin, meskipun penelitian itu di tahun 2005, hal tersebut merupakan gambaran bahwa tiapo tahun lapisan Ozon di kota Bandung semakin tipis.

 

Padahal, katanya, Ozon merupakan senyawa yang sangat penting di lapisan stratosfer dalam melindungi kehidupan bumi dari radiasi matahari. Khususnya radiasi ultraviolet. Tanpa lapisan Ozon di stratosfer, maka kehidupan di muka bumi dapat punah.

 

Kekurangan Ozon di lapisan stratosfer dapat distimulasi oleh senyawa kimia buatan manusia yang mengandung klorin seperti CFCs (chlorofluorocarbons) maupun senyawa lain yang mengandung bromine, hologen dan nitrogen oksida (Nox).

 

Pelaksanaan konvensi perlindungan Ozon ini telah ditandatangani pada tahun 1987 dalam sebuah kesepahaman yang dinamakan Protokol Montreal.

 

 

MUI JABAR MENILAI SITUS THE HOLY QURAN BANYAK SALAH PENULISAN, MASYARAKAT DIMINTA AKSES WWW.QURANCOMPLEX.ORG MILIK ARAB SAUDI

Tanggal : 11-09-2008, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Daerah, Bandung

LAPORAN : H. ERRY BUDIYANTO

BANDUNG - SURABAYAWEBS.COM
Ketua MUI Jawa Barat yang membidangi Syariah dan Fatwa, Prof DR Rahmat Syafii, menyatakan, pihaknya segera mengambil sikap atas banyaknya teks Al Qur`an yang salah dalam internet.”Kita akan segera mengambil sikap dalam masalah ini,” katanya yang dihubungi lewat telepon selulernya, di Bandung, Kamis.

Rahmat, yang juga guru besar UIN Bandung, kepada masyarakat muslim yang membaca Al Qur`an lewat internet meminta untuk berhati-hati karena banyak tulisan Al Qu`ran yang salah dalam internet.Dalam `The Holy Quran` pada situs htp//WWW.geocities.com/hollywod/academy, banyak sekali teks Quran yang salah, yakni yang dobel penulisannya, seperti dalam bagian surat Al Imran 153, ada dua pengulangan kata dalam teks (dobel).

Beberapa surat yang ditemui ada teks ganda antara lain dalam Surat Al A`raf, Surat Yusuf, Israil, Al Ahqof, Attahrim, Al fatir, Al Mumtahinah, dan lain-lain.

Rahmat mengimbau masyarakat yang akan membaca Al Qu`ran lewat internet hendaknya tidak membaca The Holy Quran, namun bisa membaca Al Qu`ran internet dengan membuka situs http//www.qurancomplex.org milik pemerintah Arab Saudi, atau Al Quran internet yang ada dalam situs Kedubes Arab Saudi, atau dalam situs Depertemen Agama. ANT

IPO PT.POS INDONESIA BESAR KEMUNGKINAN DIUNDURKAN DARI 2010.

Tanggal : 18-08-2008, Kategori : Daerah, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Operator perposan terkemuka di tanah air PT.Pos Indonesia (Persero) yang telah merencanakan akan melakukan penawaran sahamnya melalui initial public offering (IPO) tahun 2010 kemungkinan akan diundurkan karena BUMN akan berusaha meningkatkan kinerja lebih dulu agar bias mendongkrak pricing untuk melakukan IPO.

Menurut Wakil Dirut PT.Pos Indonesia, I.Ketut Mardjana di Bandung kemarin, sisa waktu yang ada belum dapat membuat kinerja perusahaan sesuai dengan yang diharapkan. Target 20010 itu dinilainya masih tentative. “Jadi, bias mundur satu dua tahun lagi yaitu kemungkinan tahun 2011 atau 2012,” ungkapnya kemudian.

Dalam keterangan pressnya di PTKA, Menneg BUMN Sofyan Djalil, menilai IPO PT.Pos Indonesia bias saja dilaksanakan tahun 2010. Tidak terganggu dengan proses hokum yang dijalani direksi. “Tapi kita tetap berpegang teguh terhadap azas praduga tidak bersalah,” tegasnya atas direksi operator perposan tersebut yang ditetapkan Kejagung sebagai tersangka korupsi.

Dewasa ini operator perposan tersebut lagi melakukan kajian market untuk mengembangkan tiga bisnis utama yang menjadi andalan perusahaan ini yaitu surat, jasa keuangan dan logistic. Untuk itu Wakil Dirut I. Ketut Mardjana bersama tim yang dibentuk tengah mengkaji pasarnya seperti apa, inovasi yang akan dikembangkan juga seperti apa. Strategi bisnis utama itu baru terasa efektif dijalankan tahun depan.

Pendapatan perseroan, ungkap I. Ketut Mardjana, sebagian besar disumbangkan oleh bisnis surat yang mencapai 50%, jasa keuangan 25% dan logistic 15%. Sisanya sebanyak 15% dari bisnis lain yang dikembangkan seperti sewa gudang.

Masih begitu banyak bisnis yang dapat dikembangkan dari  ke tiga bisnis andalan tersebut terutama bisnis jasa keuangan dan logistic. Jika sa semua BUMN menggunakan jasa layanan pengiriman barang melalui operator perposan yang memiliki 3.600 kantor pos di seluruh pelosok tanah air, maka perusahaan yang memiliki sumber daya manusia 23.000 orang lebih ini akan lebih cepat berkembang. Idealnya memang harus ada kerjasama dengan seluruh BUMN itu melalui Kementerian BUMN.

Sedangkan jasa keuangan, perusahaan ini telah menjalin kerjasama kemitraan dengan banyak institusi dalam memberikan layanan tempat pembayaran. Dakui I. Ketut Mardjana, peluang pasarnya sangat besar. “Tapi kami baru bisa mengakomodasikan 36 perusahaan. Prospeknya masih sangat terbuka. Artinya, kami mungkin akan melakukan investasi baru melengkapi layanan kami yang sudah ada,” paparnya.

Pasar yang masih terbuka luas dan peluang mengembangkan perusahaan serta meningkatkan pendapatan cukup menjanjikan. Meskipun terkendala dengan prasarana, operator perposan terkemuka di tanah air ini bertekad akan terus membangun fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan menuju IPO.

SOFYAN DJALIL : PT.POS INDONESIA SANGAT POTENSIAL & MENJANJIKAN

Tanggal : 18-08-2008, Kategori : Daerah, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Sofyan Djalil, menegaskan, PT.Pos Indonesia (Persero), merupakan BUMN yang sangat potensial dan menjanjikan. “Banyak yang minta untuk mengelola PT.Pos Indonesia, tapi kita gak kasih. Kita bias kok. Tidak harus ditangani swasta nasional ataupun swasta asing,” tandasnya kemudian belum lama ini di Bandung.

Menyinggung soal kemelut dalam tubuh operator perposan terkemuka itu Menneg BUMN menyebutkan, harus diambil hikmahnya. Diakuinya, pemberian komisi atau diskon seperti Surat Edaran (SE) No: 41/2003 yang dikeluarkan Direktur Operasi (Dirpop) PT.Pos Indonesia ketika itu adalah hal yang biasa. “Ini di PT.KA juga ada. Tanya saja sama Pak Ronny Wahyudi di sebelah saya ini,” ujarnya sambil menepuk bahu Dirut PT.KA. Ronny Wahyudi yang duduk bersebelahan dengannya saat jumpa press di Bandung pekan lalu.

PT.Pos Indonesia yang dikelola oleh 23.000 karyawan saat ini mentargetkan pemasukan sebesar Rp.2,4 triliun dan laba bersih Rp.40 miliar. Perusahaan yang bergerak dalam bisnis surat (50%), jasa keuangan (25%), logistic (11 %) dan sisanya dari bisnis lain seperti sewa gedung (15%).

Agar bisnis operator perposan tetap berjalan baik, Menneg BUMN telah mengangkat Wakil Dirut, I Ketut Mardjana sebagai pelaksana harian karena Dirut Hana Suryana ditahan  Kejagung.

Namun Sofyan Djalil, mengatakan, untuk mengangkat I Ketut Mardjana sebagai Dirut PT.Pos Indonesia, bias-bisa saja. Tapi harus dilihat dulu kinerjanya. “Dapat sajaWakil Dirut sekarang diangkat sebagai Dirut PT.Pos Indonesia jika yang bersangkutan dinilai bagus dalam menjalankan roda perusahaannya setelah ditinggal Dirut yang lama,” jelasnya.

Menyangkut soa rencana IPO BUMN perposan itu di tahun 2010, menurut Menteri bias saja dilakukan sesuai rencana. “Manajemen harus dibenahi dulu. Artinya kalau pembenahan berjalan lancar dan kondisi memungkinkan, mengapa tidak untuk IPO,” imbuhnya lagi.

Dikemukakan Menneg BUMN ini dirinya sangat ingin melihat PT.Pos Indonesia bias bangkit kembali dan tidak terganggu masalah yang terkait dengan Dirutnya yang kini jadi tersangka kasus korupsi. “ Pasalnya, kami tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah dan mimpi kita melihat perseroan ini bias sebesar perusahaan pos di Jepang,” tuturnya.

FLEXI MESRA DILUNCURKAN PT.TELEKOMUNIKASI INDONESIA.

Tanggal : 20-07-2008, Kategori : Ekonomi & Bisnis, Daerah, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Operator telekomunikasi kelas dunia PT.Telekomunikasi Indonesia (PT.TI) Tbk yang menggaet biro iklan kenamaan di tanah air, tak pernah bosan-bosannya meluncurkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk menggaet jutaan pelanggan baru melalui produk lokomotif ke dua yang mengusung teknologi CDMA, Flexi.

Setelah sukses meluncurkan Flexi Jumbo Bonus dengan modal SEIPRIT dapetnya SEGAJAH. Program ini merupakan program “cerdas”. Pelanggan baru Flexi tetap dapat menikmati keuntungan dari kartu perdana Flexi Dasyat. Harga starter pack Flexi Dasyat hanya Rp.15 ribu mendapat bonus senilai Rp.55 ribu. Program promo ini berlaku mulai 1 Juni sampai 31 Agustus 2008.

Baik pelanggan Flexi Trendy (Pra Bayar) maupun Flexi Classy (Pasca Bayar) bisa menikmati Program Flexi Rp.49 per menit se Indonesia dan Program Rp.5000 SMS Flexi to Flexi (F2F). Program SMS ini memungkinkan hanya dengan Rp.5000 pelanggan dapat mengirim SMS sepuasnya. Pelanggan Flexi Trendy dapat menikmati fasilitas ini selama 30 hari sejak melakukan registrasi. Pelanggan Flexi Classy pasca bayar berlaku sesuai bulan takwin (sesuai dengan siklus tagihan).

Kini PT.TI kembali meluncurkan program baru “Flexi Mesra”. Program baru ini nampaknya lebih focus untuk kalangan kawula muda yang memang terbatas koceknya tapi lebih banyak pemakaian pulsanya ketimbang generasi tua yang serba perhitungan. Arpu kelompok mahasiswa dan anak sekolahan ini bisa lebih dari Rp.30 ribu per bulan. Kelompok inilah yang dibidik PT.TI dengan memberikan bonus tambahan.

Flexi dengan teknologi CDMA ini memungkinkan mobile seperti telepon selular dengan basic teknologi GSM, tahun 2009 mendatang. Akhir 2007 lalu menguasai lebih dari 55% pangsa pasar layanan fixed wireless dengan 7 juta pelanggan dan menjadikannya market leader layanan telepon berbasiskan teknologi CDMA.

Kini Flexi sudah menuju ke angka 9 juta pelanggan. Karena itu untuk meraih pelanggan baru sampai akhir 2008 sebesar 10 juta pelanggan, PT.TI terus menerus melakukan evaluasi pemasaran sambil mengintip peluang merebut market dan melihat sepak terjang pesaing. “Setiap saat kami akan melakukan evaluasi, sehingga Flexi sebagai produk andalan ke dua setelah produk telepon seluler Telkomsel, selalu mendapat sambutan masyarakat. Khususnya kalangan muda. Oleh sebab itu program bundling handset, kartu perdana dasyat dan Flexi Jumbo Bonus senantiasa mendapat sambutan masyarakat,” ujar Direktur Konsumer PT.TI, I Nyoman G.Wiryanata belum lama ini di Bandung.

Menurut Nyoman, bukan perkara mudah untuk meyakinkan masyarakat menggunakan Flexi. Apalagi di tengah-tengah persaingan ketat antar operator telekomunikasi sasat ini. Tapi dengan berbagai pembangunan infrastruktur yang melengkapi layanan Flexi sehingga cakupannya semakin luas dan nyaman, seperti menambahan base transceiver station (BTS) dari 1.900 Tower saat ini menjadi 5.000 Tower BTS sampai akhir 2008 semakin menegaskan Flexi sebagai produk fixed wireless terkemuka dan terbesar di negeri ini. “Yang lain pasti ketinggalan,” seloroh mantan GM PT.Telekomunikasi Indonesia Divre I Sumatera ini.

Penambahan BTS itu ungkapnya, merupakan salah satu strategi untuk memperkuat loyalitas pelanggan Flexi di tengah-tengah persaingan operator telekomunikasi yang semakin sengit. Di satu sisi, perang tariff memunculkan upaya keras para operator telekomunikasi untuk meraih pelanggan sebesar-besarnya dengan mengenyampingkan kualitas layanan.

Pada sisi lain, PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk, juga berupaya keras untuk meningkatkan kualitas layanan Flexi melalui pembangunan 3.000 BTS baru tahun ini. “Kami menyiapkan dana Rp.21 triliun lebih untuk pembangunan 5.000 BTS Telkomsel dan 3.000 BTS Flexi tahun ini,” jelas Nyoman kemudian.

BANK UMUM SYARIAH JABAR HASIL PEMISAHAN SAHAM TERBENTUK TAHUN 2008 INI.

Tanggal : 20-07-2008, Kategori : Daerah, Bandung

Laporan : H.Erry Budianto.

Bandung-Surabayawebs.com

Bank Umum Syariah Jabar, lembaga perbankan hasil pemisahan saham (spin off) Divisi Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jabar Banten (BJB) diharapkan akan terlaksana tahun 2008 ini.

Dirut BJB, Agus Ruswendi, mengatakan, keinginan pemisahan saham UUS itu diharapkan terealisir tahun ini juga atau paling lambat semester I 2009. Mengenai calon bank yang akan diakuisisi masih digodok yang sesuai dengan BJB Syariah.

Pemimpin Divisi Usaha Syariah BJB, Rukmana mengatakan, rencana pemisahan saham itu sudah sesuai dengan rencana bisnis bank (RBB) BJB 2008 telah dan tengah dilakukan perssiapan-persiapan baik secara internal maupun eksternal. Diharapkannya, akhir 2008 sudah terdapat gambaran yang jelas realisasi spin off Divisi UUS BJB menjadi Bank Umum Syariah Jabar.

Nama-nama bank yang akan digandeng memunculkan sebuah bank yang sudah dikenal sebagai bank pertama yang menerapkan dua system di negeri ini. Yaitu selain beroperasi dengan system konvensional, juga beroperasi dengan system syariah yang diimplementasikan dalam suatu cabang khusus. Kalangan perbankan menyebutkan mungkinkan yang akan digandeng itu adalah Bank Muamalat atau Bank Syariah Mandiri.

Dalam upaya merealisir terbentuknya Bank Umum Syariah Jabar (BUSJ) tersebut, BJB ekspansif membuka cabang-cabang syariah di Jabar dan Banten.. Rencana bisnis Divisi UUS BJB 2008 direncanakan pembukaan 6 kantor di Depok, Tangerang (24 April 2008), Bekasi 12 Juli 2008), Garut, Pandeglang dan Jatibarang (direncanakan triwulan III 2008).

Sementara itu Dirut BJB, Agus Ruswendi yang diisukan akan dicopot jabatannya melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BJB 2008 atas usulan pemegang saham mayoritas Pemda Jabar, mengatakan saat peresmian Kantor Cabang Syariah di Bekasi 12 Juli 2008 lalu, sebagai pionir yang menerapkan dual banking system, BJB berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan perbankan konvensional dan syariah melalui penambahan jaringan kantor.

Oleh sebab itu, katanya, BJB menambah kantor cabang Syariah di Bekasil yang merupakan kantor cabang syariah ke 6 atau cabang ke 41 dari total cabang yang dipunyai Bank Jabar Banten. “Kami akan terus meningkatkan layanan secara professional,” tegasnya kemudian.

BJB yang akan melakukan IPO kuartal ke tiga tahun ini mencatat kinerja yang menggembirakan. Volume usaha per Juni 2008 sebesar Rp.24,35 triliun. Penghimpunan dana pihak ke tiga yang terdiri dari giro, tabungan dan simpanan berjangka sebesar Rp.19,19 triliun. Penyaluran kredit sebesar Rp.14,64 triliun. Mosal disetor Rp.1,51 triliun dan mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp.348,26 triliun

Sedangkan kinerja BJB Syariah per Juni 2008 tercatat volume usaha Rp.675,79 miliar. Penghimpunan dana pihak ke tiga terdiri dari giro, tabungan dan simpanan berjangka Rp.184,72 miliar. Penyaluran piutang dan pembiayaan Rp.524,15 milkiar dan laba sebelum pajak mencapai Rp.10,65 miliar.