Pencarian







PILKADA DEPOK, PERTARUNGAN DIANTARA INCUMBENT

Tanggal : 28-07-2010, Kategori : Berita Utama, Daerah

Ditulis oleh : Murhan Ramly
Depok, Surabayawebs.com
Masyarakat Kota Depok, Jabar dengan komposisi masyarakat pluralisme berpopulasi 1,5 juta jiwa akan menjadi penentu , siapa yang   akan menakhodai wilayah yang berjuluk  ” Daerah Orang Belanda ” dijaman taon 45 an ini.

Dulu daerah ini ,  menjadi wilayah yang ditatah  oleh pemerintahan kolonial  sebagai          ” green area “. Kini wilayah ini  menjadi penampungan masyarakat yang tinggal di Batavia yang harus meninggalkan wilayah Ibu Kota DKI Jaya , karena berbagai sebab ,  banyak yang bermukim di Depok pad saat sekarang ini.

Wilayah yang sudah   ramai dari  berbagai aktifitas  dan aspek kehidupan, akan memasuki pesta demokrasi yang akan digelar di bulan Oktober 2010 mendatang.

Pelaksanaan  perayaan demokrasi itu ,  apabila kita mengkalkulasi dengan taksiran bahwa pelaksanaan Pilkada itu , seperti yang dipantau oleh  publik dan  dikabarkan oleh   mass media  ,  tercatat ada  4 pasangan kandidat dengan didukung oleh parpol parlemen dan non parlemen.

Walikota Depok  saat  ini , sebagai kandidat berpasangan dengan  Muh. Nurmahmudi Ismail - Idris Abdul Somad, dan disupport oleh PKS, PAN,  PARTAI PELOPOR,  PNBK, PARTAI PATRIOT  dan Republikan.

Sementara dari mantan incumbent periode lalu , Badrul Kamal - Agus Supriadi, dibentengi oleh laskar dari Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, PKB, PDS, HANURA, PDP.

Dari kandidat yang duduk sebagai wakil walikota saat ini , juga  akan maju dalam  meraih  the first  man di wilayah ini , dan akan bersaing dengan pasangannya pada periode 2004-2009. Yuyun Wirasaputra , - Pradi Supriatna dan akan di kuatkan oleh tim PBB, PBR, PKPB, PKNU, PMB,  PKP, PDK, PP, PPRN, PNI MARHAEN, PSI, PARTAI BURUH dan ditopang oleh parpol parlemen  GRINDRA.( Gerakan Indonesia Raya )

Jika kita melihat keempat pasangan itu , dari masyarakat non parpol tidak tinggal diam  dan akan merekomendasikan dua putra  sebagai kandidat dengan bergelar politisi  non partisan yang dikenal dengan nama INDEPENDENT akan  didukung oleh  publik dengan pasangan bernama  GAGAH SUNNUH SOEMANTRY - DERRY DRAJAT.

Dari data pendukung ,  jika dilihat dari komposisi dalam merebut kursi orang pertama di Kota Madya Depok , nantinya sebagai ( the first man ) yang akan memimpin wilayah ini, pada periode mendatang  bisa terjadi  pertarungan one round atau  one  round more  , hal ini kelihatan dari kandidat yang maju dengan dukungan parpol adalah kandidat dari mantan incumbent periode lalu  dan incumbent sekarang.

Ketiga kandidat itu, akan pasti memasang strategis yang paling ampuh untuk menarik simpatik pemilih.

Meskipun sekarang ini , jika dilihat fakta-fakta yang terjadi atas kinerja parpol ,  hampir setiap parpol susah mengukur real basis massanya , karena berbagai masalah yang terjadi , dimana massa sekarang ini rada-rada mengambang kemana akan ia jatuhkan pilihannya.

Jadi apabila tim dari masing - masing kandidat tidak respon akan  real condition saat ini, seharusnya menelaah sejauh ,  apa peningkatan masyarakat dalam menilai peroses demokrasi yang terjadi di wilayah ini.

Apalagi kandidat yang maju dengan atribut incumbent yang memiliki berbagai kemampuan memenej tim suksesnya untuk meraih simpatik publik bisa jadi akan melahirkan sengketa pemilu yang berkepanjangan, apabila tidak diantisipasi oleh unsur KPU, Bawaslu, dan instansi terkat lainnya.

Peroses penentuan pemimpin di era sekarang ini melalui pemilu langsung , dengan waktu yang terbatas , tapi yang jauh lebih penting dan  diharapkan oleh publik  adalah bagaimana The First Man nantinya akan menjadi menejer pemerintahan ,  apakah one period or two period, sukses memenej wilayahnya menjadi yang the best.

TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA.

Tanggal : 27-07-2010, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis



Laporan : H.Erry Budianto

     

Jakarta-Surabayawebs.com

Operator telekomunikasi kelas dunia PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menjadikan wilayah layanan Jakarta Selatan dan Surabaya Selatan sebagai pilot project peningkatan kapasitas dan kapabilitas layanan internet kecepatan tinggi Speedy. Sebagai pilot project, sejak 1 Juli 2010, pelanggan di kawasan tersebut akan dapat menikmati akses internet lebih cepat lagi. Hal tersebut diungkapkan VP.Public and Marketing Communication (PMC) Telkom Haji Eddy Kurnia kepada wartawan di Jakarta kemarin.

Dikemukakan dia, sesuai dengan masukan dari pelanggan agar kecepatan Speedy ditambah terus dan sebagai apresiasi kepada pelanggan loyal Speedy, Telkom akan meningkatkan kecepatan dari 384 Kbps menjadi 512 Kbps untuk paket Socialia, dan dari 512 Kbps menjadi 1 Mbps untuk paket Load. Adapun tarif berlangganan tetap dengan tarif lama. “Tidak ada kenaikan,” tegasnya kemudian.

”Saat ini memang baru Jakarta Selatan dan Surabaya selatan yang mendapat kesempatan menikmati extra speed. Pelanggan cukup menghubungi 147 untuk mendapatkan program ini” ujar dia.

Namun, setelah pilot project ini kami anggap berhasil, daerah lain pun berkesempatan memperoleh kecepatan akses yang sama secara bertahap. Dalam masa pilot project ini, pelanggan kami persilakan untuk melakukan speedtest di www.telkomspeedy.com untuk mengukur kecepatan speedy yang diperoleh secara instant dan live.

Selain meningkatkan kecepatan, operator terkemuka ini juga akan meluncurkan paket-paket baru Speedy yang diharapkan dapat memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan terhadap akses internet cepat. Yang jelas sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Kawasan Asia Tenggara, Telkom akan terus menyempurnakan layanan Speedy, sehingga dengan paket-paket baru tersebut, pelanggan akan merasakan suatu pengalaman baru berinternet yang belum pernah dialami sebelumnya.

Menurut dia, Telkom selalu menyempurnakan layanannya, di antaranya dengan meningkatkan kecepatan akses Speedy. Katanya, di era internet seperti saat ini masyarakat semakin membutuhkan akses internet yang tidak hanya handal tetapi juga cepat.

Saat ini  pelanggan Speedy di seluruh Indonesia telah mencapai 1,4 juta pelanggan. Untuk meningkatkan jumlah pelanggan, operator ini akan terus meningkatkan penetrasi Speedy ke berbagai daerah di Indonesia. Saat ini layanan Speedy sudah bisa menjangkau 378 kota di Indonesia.

Ditambahkan VP PMC Telkom ini kini  Telkom tengah  melakukan finalisasi pembangunan bac bone serat optik, baik yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia maupun yang menghubungkan Indonesia dengan benua Amerika. “Jika proyek ini rampung, diharapkan layanan data, internet dan teknologi informasi Telkom akan semakin handal dan dapat memenuhi berbagai kebutuhan pelanggannya di seluruh pelosok tanah air,” tandasnya.

TELKOM GALAKKAN INTERNET SEHAT DAN AMAN

Tanggal : 27-07-2010, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis



Laporan : H.Erry Budianto

    

Jakarta-Surabayawebs.com

Operator telekomunikasi kelas dunia PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) bersama-sama dengan komunitas pendidikan di Indonesia menggelar pelatihan Internet Sehat dan Aman (Insan) melalui ajang Telkom Edufair: Journey to The Better Education, minggu lalu di di Mall Belleza, Arteri Permata Hijau, Jl. Let. Jend Soepeno 34, Jakarta Selatan. Kegiatan edufair yang diikuti berbagai komunitas pendidikan ini rencananya akan diselenggarakan di tujuh kota di Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, Ibu Sri Rahayu Purwitaningsih, istri Menkominfo Tifatul Sembiring, bersama-sama dengan TELKOM dan komunitas pendidikan di Indonesia berkesempatan memberikan ceramah dan pelatihan ”Internet Sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia”, yang diawali dari dunia pendidikan dan Ibu-Ibu Rumah Tangga.

Vice President Public and Marketing Communication (PMC) Telkom Haji Eddy Kurnia mengatakan kegiatan Telkom Edufair ini merupakan wahana yang tepat untuk memperkenalkan internet sehat dan aman sedini mungkin kepada anak-anak. ”Sebagai operator telekomunikasi terkemuka, yang menyediakan akses internet terbesar dan terluas di Indonesia, Telkom berkewajiban untuk mensosialisasikan penggunaan internet untuk kegiatan-kegiatan yang positif dan produktif,” jelasnya kemudian.

Dikemukakan dia,  kehadiran internet membawa banyak manfaat bagi pemakainya, akan tetapi membuka pula pintu masuknya informasi yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, norma hukum dan agama.

“ Oleh sebab itu Telkom telah meluncurkan DNS (Domain Name System) Nawala. DNS Nawala merupakan sistem penyaring dalam penggunaan internet di seluruh Indonesia. Program DNS Nawala adalah program non-komersil,” jelasnya/

Operator yang sarat dengan penghargaan dunia ini bekerjasama dengan Asosiasi Warnet Indonesia (Awari). DNS tersebut bisa digunakan secara gratis oleh pengguna internet seluruh Indonesia. Dengan mengutamakan, perlindungan pengguna, terutama anak-anak menjadi perhatian utama operator ini dalam penyediaan DNS Nawala.

”Secara spesifik DNS Nawala akan mengurangi konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai agama, norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian,” kataVP PMC Telkom ini.

Dikatakannya,  DNS Nawala juga akan memblokir situs internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya. “Telkom berharap dengan adanya DNS Nawala, internet dapat menjadi sarana yang lebih aman dan nyaman, agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal.” Tutur dia lagi.

Dengan adanya DNS Nawala diharapkan Internet dapat menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman agar masyarakat dapat memanfaatkan internet secara optimal untuk mempercepat kemajuan serta kesejahteraan bangsa.

Telkom Edufair 2010
Konsep yang diusung dalam Telkom Edufair 2010 berbeda dengan program edufair yang diselenggarakan oleh pihak lain, dimana biasanya edufair itu hanya sebatas pada pameran buku, atau seminar, atau wahana untuk memberikan beasiswa sekolah.

Konsep yang diusung Telkom Edufair 2010: Journey to The Better Education adalah melibatkan seluruh elemen dalam dunia pendidikan, seperti sekolah, guru, siswa, orangtua siswa. Telkom juga menghadirkan pihak pendukung yang terlibat dalam kegiatan pendidikan, antara lain konten pendidikan seperti Pesona Edu, Indismart dan Siap Online.

Telkom Edufair 2010 didukung pula oleh berbagai anak perusahaan Telkom seperti YesTV, Mojopia (Plasa.com) dan juga mitra Telkom seperti vendor komputer Axioo, yang memiliki program PC for Teachers, Panasonic, toko buku, serta berbagai pihak pendukung lainnya.

Dalam dua hari kegiatan Telkom Edufair 2010: Journey to The Better Education, digelar berbagai lomba seperti lomba mengajar untuk guru, cerdas cermat untuk siswa, lomba menggambar untuk siswa SD, lomba mewarnai untuk anak-anak TK. Khusus untuk para guru, diselenggarakan pelatihan untuk Guru yang mengusung tema ”Guru Masa Depan”

Sedangkan untuk orang tua diselenggarakan seminar yang mengusung tema ”Asah Talenta dan Budi melalui Internet dan Teknologi”, serta yang cukup menjadi pembicaraan di masyarakat Indonesia saat ini, yaitu Internet Sehat dan Aman (Insan), disamping game-game menarik di setiap booth yang mengusung tema ”Journey” dalam bentuk ajang kreatifitas anak.

Dalam kegiatan ini, khusus untuk kalangan pendidikan operator terkemuka ini menyediakan harga murah bagi kalangan pendidik, yaitu paket berlangganan Speedy Unlimitted seharga Rp 99 ribu per bulan selama 3 bulan, handset Flexi seharga mulai Rp 199 ribu, Registrasi Yes TV gratis all channel selama 3 bulan.

Hal yang cukup menarik bagi para pengunjung yang datang dalam acara Telkom Edufair 2010: Journey to The Better Education ini adalah dihadirkannya booth khusus untuk anak-anak, yaitu SpeedyKidz, dimana pada 10 Juli lalu, perusahaan besar ini meresmikan SpeedyKidz sebagai wahana baru di arena KidZania di Pacific Place Jakarta. SpeedyKidz ”Speedy Digital Learning Center”, merupakan salah-satu bentuk kepedulian operator telekomunikasi kelas dunia ini untuk anak-anak Indonesia. 

SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN.

Tanggal : 26-07-2010, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis


Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Dalamj upaya memberikan kepuasan kepada pelanggannya menjelang Lebaran 2010 mendatang, operator telekomunikasi kelas dunia PT.Telkom Tbk  akan memperkuat jaringan BTS anak perusahaannya yaitu Telkomsel dan Flexi yang mengunakan teknologi CDMA. “Itu sudah kami lakukan akhir-akhir ini dengan mengganti perangkat BTS dari merk Siemens ke merk NOKIA yang memiliki kapasitasnya yang lebih besar,” ujar VP.PMC Telkom Haji Eddy Kurnia di Bandung kemarin.

Menurut dia, kualitas layanan kepada para pelanggan sudah menjadi tekad Telkom dalam memenangkan persaingan yang demikian ketat saat ini. Bahkan, katanya, Telkom sudah sebulan lebih menawarkan paket Flexi Rp.5000 tapi mendulang pulsa sebesar Rp.500.000.” Pulsa yang demikian banyak ini dapat digunakan sesama pelanggan Flexi di seluruh Indonesia yang kini jumlahnya sudah mencapai 15 juta lebih,” ungkapnya kemudian.

Hasil survey jajaran Telkom, promo Rp.5000 dapat Rp.500.000 untuk Flexi ini sangat disambut para pelanggan Flexi di seluruh pelosok tanah air. Dari pengusaha sampai anak-anak sekolah, kini menggunakan Flexi. “Kualitas percakapan juga membaik dengan tidaki adanya complain pelanggan selama ini. Ini membuktikan Flexi tidak pernah membohongi pelanggannya,” tegas Eddy Kurnia.

Selain Flexi yang ditingkatkan kualitas layanannya bersama Telkomsel, Telkom juga membangunan jaringan kabel laut yang mengitari seluruh bagian kepulauan di negeri ini. Hal ini untuk meningkatkan layanan internet kecepatan tinggi Speedy Telkom. “Karena kanal Satelit terbatas, untuk itu jaringan kabel laut serat optic sangat mendukung peningkatan kualitas layanan Speedy,” tutur dia.

Ke depan, ungkapnya, IP TV akan mengantarkan pelanggan memasuki babak baru gaya hidup modern. IP TV ini akan mengadopsi hasrat pelanggan telepon kabel serat optic memiliki berbagai layanan yang optimal dari sebuah operator kelas dunia, yaitu PT.Telkom Tbk.

Dikemukakan VP.PMC Telkom ini pelanggan dan masyarakat di tanah air, tidak perlu gundah menghadapi perkembangan teknologi telekomunikasi di dunia ini. Karena, katanya, Telkom akan selalu melakukan riset muncul teknologi baru tersebut agar pelanggan dan masyarakat di tanah air tidak jadul teknologi telekomunikasi terkini.

“Telkom adalah perusahaan telekomunikasi kelas dunia, karena teknologi yang digunakan tidak akan ketinggalan. Ini untuk memberikan rasa bangga kepada seluruh rakyat Indonesia memiliki BUMN kelas dunia yang sarat berbagai penghargaan dunia,” katanya.

EDDY KURNIA : TELKOM TIDAK PUNYA SISA KEWAJIBAN APAPUN KEPADA PENSIUNAN.

Tanggal : 26-07-2010, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis


Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

VP. Public and Marketing Communication (PMC) PT.Telkom Tbk Haji Eddy Kurnia, menegaskan, Telkom sampai saat ini tidak punya sisa kewajiban apapun kepada para karyawan yang pensiunan. Menyangkut Bantuan Peningkatan Kesejahteraan (BPK), bukanlah pesangon melainkan apresiasi yang diberikan oleh perusahaan kepada para pensiunan.

“Sehingga eksekusinya mengacu pada pertimbangan-pertimbangan yang bersifat kondisional dan fleksibel dengan pijakan utamanya adalah kondisi perusahaan saat ini dan proyeksinya ke depan,” tandas mantan Dirut PT.AWI ini kepada wartawan di Bandung kemarin.

Penjelasan ini menjawab pemberitaan seputar belum dibayarkannya pesangon para pensiunan oleh operator telekomunikasi kelas dunia ini dan maraknya demo para pensiunan Telkom akhir-akhir ini yang menuntut Telkom segera membayarkan BPK.

Menurut dia, Tunjangan Hari Tua (THT) yang menjadi hak para pensiunan sudah dibayarkan oleh Dana Pensiunan Telkom sejak para pensiunan memasuki masa pensiunan dengan besaran yang sangat memadai. Juga para pensiunan mendapatkan hak pelayanan kesehatan bagi sudah memiliki masa kerja 20 tahun. “Termasuk fasilitas lainnya yang menjadi hak para pensiunan sudah dibayar oleh perusahaan,” ujarnya kemudian.

Menyangkut pembayaran BPK yang merupakan apresiasi manajemen, jelas Eddy Kurnia, nilainyua ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara perusahaan dengan Sekar Telkom. Namun kebijakan BPK ini merujuk pada pertimbangan kesinambungan bisnis perusahaan untuk jangka panjang. “Telkom berusaha untuk tidak terjebak hanya memikikan kepentingan jangka pendek tapi merugikan kelangsungan perusahaan di kemudian hari,” tuturnya.

Diakuinya, perusahaan tidak punya niatan untuk mengabaikan BPK. Artinya, jika para pensiunan berkenan menerima tawaran sebesar 1,4 kali, maka kapanpun uang apresiasi tersebut bisa dicairkan para pensiunan.

Dikemukakan dia, Telkom sangat menghargai para pensiunannya. Namun pada saat yang sama, perusahaan juga dituntut untuk selalu bijak dan cermat dalam merumuskan kebijakan berdampak jangka panjang. “Hal ini karena lingkungan bisnis sector telekomunikasi sudah berubah dan terus bergerak sangat cepat dan dinamis,” papar VP.PMC Telkom ini.

Dikatakannya, struktur industry telekomunikasi yang sangat kompetitif, bagaimanapun harus disikapi dengan cara-cara atau pendekatan yang berbeda saat Telkom masih menjadi perusahaan monopoli. “Bayangkan, kini terdapat 11 operator telekomunikasi. Kompetisi antar operator kini semakin ketat dan tajam. Karena itu Telkom kini meluncurkan bisnis TIME,” ujar Eddy lagi.

Imbangi Peningkatan Layanan Data & Internet TELKOM Percepat Pembangunan Serat Optik

Tanggal : 22-07-2010, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Ekonomi & Bisnis



Laporan : H.Erry Budianto

   

Jakarta-Surabayawebs.com

Penggelaran infrastruktur serat optik yang kini tengah dikerjakan oleh operator telekomunikasi kelas dunia PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) di berbagai wilayah di Indonesia khususnya di Kawasan Timur Indonesia merupakan wujud komitmen perusahaan terkemuka ini untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas layanan data, internet dan teknologi informasi yang saat ini permintaan layanan tersebut menunjukan peningkatan yang cukup berarti.

Vice President Public and Marketing Communication (PMC) Telkom, Haji Eddy Kurnia menegaskan, Telkom berkomitmen meningkatkan layanan data, internet dan teknologi informasi mengingat kebutuhan terhadap layanan tersebut semakin hari semakin meningkat. “Layanan data, internet dan teknologi informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan, tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga hiburan dan keluarga, karenanya kami berkomitmen menyediakan akses yang handal,” ujarnya kemudian.

Bercermin dari Laporan Kinierja Telkom Triwulan I/2010 di mana terjadi peningkatan permintaan layanan data, internet dan teknologi informasi yang cukup mencolok. “Tren peningkatanan layanan data, internet dan teknologi informasi memang secara konsisten meningkat,” tegas Eddy kurnia. Seperti terlihat pada laporan kinerja Telkom kuartal pertama 2010, pertumbuhan yang terjadi pada pendapatan Data, internet dan teknologi informatika mencapai 24,7% menjadi Rp 5 triliun.

“Pertumbuhan pada pendapatan data, internet dan teknologi informatika ini mencerminkan strategi perusahaan dalam menumbuhkan bisnis New Wave semakin menunjukkan hasil yang terus meningkat,” kata dia. Diakuinya, revenue dari fixed line memperlihatkan penurunan karena gaya hidup masyarakat yang semakin mobile.

Dengan pencapaian ini, maka kontribusi pendapatan Data, internet dan teknologi informatika terhadap total pendapatan operasi mencapai 30,1%, meningkat dari periode yang sama tahun 2009 yang mencapai 25,7% saja.

Pertumbuhan pada pendapatan data, internet dan teknologi informatika, terutama berasal dari pendapatan internet dan data komunikasi dengan pertumbuhan sebesar 45,9% yang disebabkan oleh peningkatan yang signifikan atas jumlah pelanggan dan user layanan pita lebar fixed maupun mobile, yaitu Speedy dan Flash, masing-masing sebesar 79% dan 60,7%.

Peningkatan yang sama terlihat pada latanan data untuk segmen konsumer, sampai dengan April 2010, jumlah pelanggan Speedy tercatat sudah mencapai hampir 1,3 juta SSL (Satuan Sambungan Layanan), atau meningkat lebih dari 69,7% dibanding jumlah pelanggan yang sama pada 2009 yang baru berjumlah 683 ribu SSL. Berdasarkan tren performansi tahun 2008 dan 2009, manajemen optimis target 2 juta SSL yang ditetapkan perusahaan bisa tercapai pada akhir 2010.

Sementara hingga Triwulan I/2010 pelanggan wireless broadband Telkomsel Flash mencapai 2,2 juta pelanggan. Ini berarti tumbuh sekitar 606% dibanding Triwulan I/2009 yang baru 302 ribu pelanggan. Akhir tahun 2010 diperkirakan pelanggan Flash akan mencapai 5 juta pelanggan.

Infrastruktur TELKOM merata di seluruh Indonesia
Beberapa hal memicu peningkatan penggunaan layanan data, internet dan teknologi informatika, antara lain, pertama tarif layanan Speedy saat ini sudah sangat kompetitif yang diikuti dengan penawaran paket-paket yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan mulai dari pelanggan pribadi, keluarga dan bahkan korporat.

 “Saat ini tarif Speedy sudah sangat murah. Bulan Juli ini misalnya, kembali kami tawarkan paket baru dalam program ”Speedy New Experience” yang memberikan beragam pilihan paket Speedy,” jelas Eddy Kurnia.

Kedua, infrastruktur Speedy kini sudah merambah tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga hingga ke kota-kota kecil. Saat ini Speedy sudah melayani lebih dari 378 kota di seluruh Indonesia. Operator ini terus mengembangkan Speedy dan tidak hanya di daerah-daerah perkotaan saja melainkan juga di ke kota ataupun wilayah terpencil.

“Inilah komitmen Telkom, kami membangun dan memberikan layanan tidak terfokus di kota-kota besar yang pasti secara bisnis akan sangat menguntungkan, tetapi perusahaan berkomitmen agar seluruh wilayah Indonesia bisa menikmati berbagai layanan, khususnya data, internet dan teknologi informasi,” jelas VP.PMC Telkom ini.

Untuk meningkatkan performansi layanan data dan internet, Telkom saat ini telah bergabung dengan konsorsium AAG (Asia America Gateway) untuk membangun serat optik antara Asia ke Amerika Serikat. Diharpakan melalui pembangunan ini komunikasi data antara Indonesia dengan Benua Amerika bisa lebih baik lagi.

Selain itu, pada 18 Januari 2010 lalu, operator telekomunikasi kelas dunia ini telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk bergabung dalam konsorsum pembangunan Pembangunan Kabel Laut South-East Asia Japan Cable System (SJC) di Honolulu USA pada tanggal 18 Januari 2010 yang lalu.

Kapasitas bandwidth yang dimiliki SJC cukup besar, bahkan diklaim sebagai yang terbesar dari kabel laut yang ada saat ini. Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SJC akan menghubungkan Singapura, Hong Kong, Jepang dan negara Asia lainnya.

Sistem Kabel laut yang akan dibangun menggunakan teknologi SKKL terbaru The Newest Submarine Cable Technology dengan kemampuan menyalurkan 64 WL (wave length) pada setiap fiber pair dan 40 Gbps per WL sehingga kabel laut SJC akan memiliki design capacity 17 Terabyte per second (Tbps) yang dapat di-upgrade sampai dengan 23 Tbps.

Sementara di dalam negeri Telkom telah merampungkan penggelaran infrastruktur serat optik di berbagai kawasan baik di Indonesia bagian barat maupun timur. Penggelaran serat optik yang baru diselesaikan adalah pembangunan backbone Mataram-Kupang Cable System yang meningkatkan kapasitas layanan data di Kawasan Timur Indonesia.

Penggelaran Backbone serat optik Mataram-Kupang sepanjang 1.041 kilometer dilakukan melalui laut dengan kapasitas sampai dengan 300 Gps. Project ini dilengkapi dengan 6 landing point di kota Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu, dan Kupang.

Saat ini Telkom tengah menyelesaikan pembangunan proyek Jaka2LaDeMa (Jawa-Kalimantan-Sulawesi-Denpasar-Makasar), yang menghubungkan kota/pulau-pulau di Kawasan Timur Indonesia.

Pembangungan Proyek Jaka2ladema tentunya akan semakin memacu pengembangan berbagai layanan TIME (Telecommunication, Information, Multimedia dan Edutainment) untuk menunjang perekonomian Kawasan Indonesia Timur serta diharapkan akan semakin mengurangi kesenjangan digital. Backbone ini nantinya juga diharapkan akan meningkatkan jumlah titik akses ke jaringan pita lebar sehingga dapat mendukung peluang persaingan dan prospek bisnis di wilayah-wilayah Indonesia.

Secara umum permintaan layanan data di Indonesia masih akan terus tumbuh. Saat ini pengguna internet di Indonesia baru sekitar 30 juta, sementara pengguna telepon seluler sudah mendekati angka 180 juta. Artinya masih terbuka lebar khususnya untuk layanan wireless broadband. Saat ini memang layanan data sudah menjadi kebutuhan, seperti halnya layanan suara.

Ke depan BUMN ini akan berusaha menghadirkan layanan data ini di setiap rumah tangga di Indonesia. Hal tersebut sesuai dengan portofolio bisnis Telkom yang tidak hanya fokus kepada infoCom tetapi lebih jauh menjadi TIME (Telecommunication, Information, Media dan Edutainment). “Seluruh karyawan Telkom di seluruh Indonesia ke depan bertekad menuntaskan layanan bisnis TIME,” ungkap VP.PMC Telkom ini.

TELKOM Tingkatkan Fasilitas Telekomunikasi Di Pulau-Pulau Terluar Indonesia

Tanggal : 22-07-2010, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis



     

Jakarta-Surabayawebs.com

Operator telekomunikasi terkemuka PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) menguatkan komitmen untuk menyediakan layanan telekomunikasi di pulau-pulau terluar Indonesia. Baik itu layanan telepon (suara) maupun data (internet). Demikian diungkapkan Vice President Public and Marketing Communication (PMC) Telkom, Haji Eddy Kurnia di Jakarta kemarin.

Ditegaskan dia,  tersedianya layanan telekomunikasi tersebut sangat penting, mengingat posisi beberapa pulau terluar secara geopolitik sangat strategis.Karena perbatasan langsung dengan Negara-negara tetangga seperti Malaysia, Philipina dan Australia.

Dikemukakannya,  beberapa pulau terluar, saat ini sudah memiliki akses tidak hanya suara tetapi juga internet. “Natuna merupakan pulau terluar Indonesia pertama yang memiliki akses internet kecepatan tinggi. Natuna sejak tahun 2007 telah menikmati layanan internet cepat Speedy,” jelas dia kemudian.

Penyediaan layanan internet broadband TelkomSpeedy di Natuna merupakan bagian dari tanggung jawab sosial operator kelas dunia ini yang tertuang dalam salah satu corporate inisiative. Fasilitas yang dioperasikan Telkom di pulau tersebut terdiri dari tiga akses, yakni telepon, faksimili dan internet broadband.

“Perusahaan kami telah bertekad untuk menjadi yang terdepan dalam pengelolaan USO (Universial Service Obligation) sekaligus terdepan dalam membangun infrastruktur telekomunikasi di titik-titik terluar wilayah Indonesia,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Telkom yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh negara di pulau-pulau terluar maupun daerah-daerah perbatasan dengan negara lain secara tidak langsung merupakan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain di Natuna, operator kelas dunia ini juga telah menggelar infrastruktur di Pulau Miangas yang berbatasan dengan Filipina dan Pulau Nipah yang berbatasan dengan Singapura. Setidaknya ada 12 titik wilayah terluar lain yang menjadi target pembangunan infrastruktur Telkom, yaitu: Pulau Marore (Utara Kepulauan Sangihe, berbatasan dengan Filipina), Pulau Marampit (Utara Kepulauan Talaud, berbatasan dengan Filipina),

 

Juga di Pulau Sekatung (Utara Pulau Natuna, berbatasan dengan Vietnam), Pulau Tapeh (sebelah Timur Laut Timor Leste), Pulau Rondo (Utara Pulau Weh, Aceh), Pulau Berhala, P Fani (Utara Papua), Pulau Fanildo (Utara Papua), Pulau Bras (Utara Papua), Pulau Batek (berbatasan dengan Timor Leste), Pulau Dana (berbatasan dengan Australia), dan Pulau Sebatik (berbatasan dengan Malaysia).

Kehadiran BUMN ini di lokasi-lokasi tersebut dilandasi kesadaran bahwa semua orang di Indonesia seyogyanya memiliki akses terhadap sarana telekomunikasi guna meningkatkan kualitas hidupnya. “Telkom memiliki komitmen menggelar infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia untuk mengurangi berbagai kesenjangan informasi akibat keterpencilan wilayah geografis,” ujar Eddy Kurnia.

Dikemukakannya, dewasa ini terdapat 66.778 desa di Indonesia, dari jumlah tersebut baru sekitar 23.759 atau 36% di antaranya yang sudah terjangkau layanan telekomunikasi.

Lebih dari sebatas pengelolaan USO, operator ini bahkan berkeinginan untuk menjadi yang terdepan dalam membangun infrastruktur di titik-titik terluar wilayah Indonesia. “Kehadiran Telkom di pulau terluar dan wilayah terpencil semata-mata sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, karena apabila dilihat dari hitungan bisnis, pengoperasian fastel lokasi-lokasi tersebut tidak menguntungkan,” papar VP.PMC Telkom ini.

Diperkuat anak perusahaan
Kehadiran Telkom di wilayah terdepan Indonesia juga diperkuat oleh anak perusahaannya, yakni Telkomsel, melalui program “Telkomsel Merah Putih” yang telah membangun jaringan di daerah terluar dan kawasan terpencil. Sebagai negara kepulauan sepanjang 1/8 bentangan dunia dengan luas 1,9 juta kilometer persegi yang memiliki 18.000 pulau, geografis Indonesia memiliki tantangan tersendiri. Untuk itu, seiring dengan upaya penggelaran jaringan yang umum dilakukan oleh operator selular ini juga terus melakukan inovasi dan integrasi teknologi dalam upaya menghadirkan solusi teknologi yang tepat untuk wilayah-wilayah yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan telekomunikasi.

Salah satunya adalah inovasi teknologi GSM berbasis IP berkonsep“Remote Solution System” sebagai solusi layanan komunikasi dan informasi di daerah terpencil seperti pedesaan dan pulau-pulau terluar Indonesia termasuk wilayah laut. Bahkan inovasi teknologi ini memberikan kecepatan penyediaan jaringan telekomunikasi selular yang lebih baik, menjadi sekitar 2 jam saja, di mana sebelumnya pembangunan cara konvensional dengan mendirikan menara BTS butuh waktu sekitar 1-2 bulan.

Program Telkomsel Merah Putih membuktikan kemampuan rekayasa teknologi karya anak bangsa Indonesia dalam mengintegrasikan beberapa perangkat sistem dan produk teknologi canggih menjadi suatu solusi penyediaan fasilitas telekomunikasi berkualitas yang sesuai dengan karakter geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.

Bahkan mengingat banyak wilayah Indonesia yang mempunyai permasalahan ketersediaan listrik, Telkomsel juga telah mengimplementasikan inovasi alternatif power supply dengan tenaga matahari (solar cell) dan tenaga angin (kincir angin). 

TELKOM Meraih Penghargaan “Best Managed Company 2010″ Dari Majalah Finance Asia Hong Kong

Tanggal : 22-07-2010, Kategori : Berita Utama



Laporan : H.Erry Budianto

 

Jakarta-Surabayawebs,com

Operator telekomunikasi kelas dunia PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memborong lima penghargaan sekaligus dalam ajang “FinanceAsia Best Managed Company Award” yang berlangsung di Jakarta, 21 Juli 2010. Penghargaan yang diraih tersebut meliputi kategori: Best Managed Company, Best Corporate Governance, Best Investor Relations, Best Corporate Social Responsibilty dan Most Committed to a Strong Dividend Policy.

Menurut Vice President Public and Marketing Communication (PMC) Telkom, Haji Eddy Kurnia penghargaan tersebut merupakan kali ketiga yang diraih operator ini dari ajang yang sama. Pada tahun 2009 lalu, perusahaan terkemuka ini juga meraih penghargaan untuk kategori yang sama. ”Jadi penghargaan yang kami peroleh tahun ini membuktikan konsistensi corporate dalam menangani portofolio bisnis kami,” ujarnya dia kemudian.

Dijelaskannya, pada 2006 Majalah Finance Asia memberikan penghargaan serupa untuk kategori Best Managed Company, Best Corporate Governance, Best Investor Relations, Best Commitment To Strong Dividends, dan Best Chief Financial Officer (CFO) yang disematkan kepada Rinaldi Firmansyah (sekarang Direktur Utama Telkom).

”Tentu saja, kami merasa bangga dapat kembali meraih penghargaan dari sebuah lembaga bereputasi internasional seperti FinanceAsia. Kami percaya prestasi ini merupakan buah dari kerja keras seluruh manajemen dan karyawan Telkom” katanya.

Dikemukakan dia, pada bulan Juni lalu, Telkom juga meraih penghargaan yang berskala internasional berupa “Data Communication Service Provider of The Year” dan “Broadband Service of The Year” pada ajang Asia di Frost & Sullivan Asia Pacific ICT Award 2010 di Singapura.

Public Figure yang paling dominan ini memandang, penghargaan yang berskala internasional ini akan menjadi pemacu semangat dan motivasi seluruh jajaran karyawan yang tergabung dalam Serikat Karyawan (Sekar) Telkom untuk terus melakukan yang terbaik sehingga dapat mempertahankannya di tahun-tahun yang akan datang.

Majalah Finance Asia memutuskan memberikan penghargaan kepada BUMN yang kini memiliki kapitalisasi pasar mencapai Rp.200 triliun, berdasarkan hasil polling dan wawancara kepada para investor dan analis yang berbeda dari masing-masing negara untuk memperoleh informasi dari tangan pertama. Tidak seperti metode polling lainnya yang menggunakan metode kuesioner, dalam Asia’s Best Companies Poll ini, FinanceAsia langsung melakukan wawancara.

Selain itu, FinanceAsia juga tidak melakukan wawancara kepada investor maupun analis yang memiliki hubungan langsung dengan perusahaan yang bersangkutan agar tidak terjadi konflik kepentingan sehingga membuat penilaian menjadi lebih independen.

Secara keseluruhan, Polling dilakukan di sepuluh negara meliputi China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Philippines, Singapore, Korea Selatan, Taiwan, Thailand dengan melibatkan sekitar 250 investor dan analis.

Untuk masing-masing Negara, terdapat tujuh kategori yang diberikan yaitu Best Managed Company, Best Corporate Governance, Best Investor Relations, Best CSR, Most Committed to a Strong Dividend Policy, Best Mid Cap dan Best Small Cap.

FinanceAsia didirikan pada tahun 1996 dan merupakan perusahaan penerbitan terkemuka di Hong Kong serta memiliki biro di Singapura dan Sydney. Sejak tahun 2005, FinanceAsia sepenuhnya dimiliki oleh Haymarket Publishing, salah satu perusahaan penerbitan terbesar di Inggris.

Produk keluaran FinanceAsia antara lain adalah majalah FinanceAsia yang mengkhususkan pembahasan dalam bidang capital market dan perbankan dengan sirkulasi mulai dari Australia sampai dengan Vietnam

2020 ERA GLOBAL TDK MEMBTASI WARGA DUNIA BERINVESTASI

Tanggal : 22-07-2010, Kategori : Berita Utama, Internasional

LAPORAN ; MURHAN RAMLY

JAKARTA, SURABAYAWEBS.COM

Penduduk RI, yang berada di semua wilayah nusantara tidak lama lagi akan menjadi bangsa yang membaur dengan warga dunia lainya. Siap atau tidak ,  sebagaimana  kesepakatan antar pemimpin bangsa-bangsa di bumi pelanet ini akan menjadi satu dalam mengurusi berbagai aspek kehidupan.

Yang perlu dipikirkan dari sekarang ,  bagi generasi pelanjut bangsa Indonesia , apakah kita siap menerima pembauran yang menggelobal itu ?.

Karena pasti akan terjadi  dan sudah pernah  dikonfromikan melalui  suatu  pertemuan oleh elit pemimpin dunia  pada tahun 1994 .   Presiden RI. .H.M.Soeharto ( Jend Purnawirawan )  mengikuti pertemuan itu dan sepakat. Ujar Marzuki Usman ke pada Surabayawebs.com baru-baru ini.

Kata mantan Menteri Pariwisata ini yang pernah menjadi Ketua Umum ISEI, negara sekelas China saja merobah sistemnya dalam mengahadapi pembauran yang mendunia itu.

Dengan sisa 9 tahun lagi, menurut ahli  perancang pertumbuhan ekonomi melalui pemamfaatan perkebunan dan  lahan pertanian ini ,  mempertanyakan bagaimana bangsa kita ini agar tidak menjadi  ” Bangsa Pemarah ” . Apabila bangsa kita ini paling lambat pertumbuhan ekonominya di kawasan Asean, seperti yang ditulisnya di mass media.

Penulisannya yang memberi pencerahan memasuki 2020 itu, dengan masuknya era global itu, kata ia barang dan jasa ,investasi , lalu lintas modal dan pergerakan tenaga kerja akan bebas-sebebasnya.

Perdagangan exim dengan tarif nol % , berarti barang bebas untuk di  ekspor dan di impor termasuk  pemasok jasa service provider juga bebas berkelana melewati batas  negara.

Penegasan ia dalam mengantisipasi pembauran yang mendunia itu ,  adalah kita harus bekerja keras dalam menuju mengarungi era yang mendunia itu, ujarnya.

Sementara harapan bagi bangsa kita ini , adalah bagaimana memenangkan berbagai persaingan itu disaat warga dunia membaur antar negara, harapnya.

BULAN PENUH BERKAH DISAMBUT HARGA SEMBAKO PADA NAIK

Tanggal : 21-07-2010, Kategori : Berita Utama, Jakarta

DITULIS OLEH : MURHAN RAMLY

JAKARTA, SURABAYAWEBS.COM
Bulan Suci Ramadhan yang jatuh pada bulan Agustus 2010 akan di rayakan oleh ummat Islam di Indonesia dan seluruh ummat islam dunia menjalankan ibadah ini ,  demi untuk SANG KHALIQ. Kita akan mempersiapkan diri baik mental maupun  pisik dalam menyambut dan melaksanakan perintah ini demi kecintaan kita kepada  yang menciptakan kita sebagai mahluk yang paling sempurna dari mahluk lainnya.

Harapan masyarakat di bumi pertiwi  Indonesia, bagi yang menjalankan ibadah ini,  semoga instansi terkait yang dipercaya oleh kepala negara dan pemerintahan di RI ini segera membahas masalah ini karena menjadi agenda pemerintah dalam melindungi warganya yang masih banyak masuk kategori tidak mampu.

Tentu , yang diharap oleh ummat manusia untuk mengatasi masalah itu adalah menteri - menteri terkait yang harus merespons terjadinya kenaikan harga sembako yang tidak melihat kondisi ummatnya yang terlilit dari berbagai kerisis.

Bulan Suci Ramadhan ini, kita harus sambut dengan hati yang tulus dan menjalankan dengan baik, meskipun harga - harga sembako pada naik. Mohon para pemimpin negeri ini segera melakukan perbaikan dalam rangka meminimumkan gejolak harga - harga sembako yang semakin tidak terkontrol itu.