Pencarian
Politik & Keamanan
- ADA APA MENTERI KEHUTANAN RI BELUM JUGA TERBITKAN SK TAMAN NASIONAL ZAMRUD ? (21-05-2013)
- PENANGANAN KORUPSI HARUS BERSINERGI ANTAR LEMBAGA PENEGAK HUKUM, AUDITOR SERTA MASYARAKAT (13-05-2013)
- SIDANG KODE ETIK ANGGOTA POLRES BANDUNG BRIPTU FRENGKY ARITONANG PENGGUNA NARKOBA AKAN DIGELAR BULAN MEI INI. (10-05-2013)
Ekonomi & Bisnis
- TELKOM MEMAKMURKAN RAKYAT KOTO MESJID KABUPATEN KAMPAR RIAU DARATAN. (23-05-2013)
- ADA APA MENTERI KEHUTANAN RI BELUM JUGA TERBITKAN SK TAMAN NASIONAL ZAMRUD ? (21-05-2013)
- 10 INSTRUKSI EGM TELKOM BARAT SUKSES MERAIH PELANGGAN SPEEDY. (19-05-2013)
Olahraga & Kesehatan
- JOAN LAPORTA KRITIK KEMUNDURAN BARCA DI BAWAH SANDRO ROSEL. (4-05-2013)
- SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS AKAN PERTEMUKAKAN KLUB JERMAN VS SPANYOL ? (12-04-2013)
- GOL RONALDO PUPUSKAN HARAPAN MU MAJU KE PEREMPAT FINAL PIALA CHAMPION (6-03-2013)
Berita Daerah
- TELKOM MEMAKMURKAN RAKYAT KOTO MESJID KABUPATEN KAMPAR RIAU DARATAN., Kategori:Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Daerah, Sorot (23-05-2013)
- Apakah, Tragedi Rohingya Mengakar Karena Kaum Minoritas Berbeda Keyakinan Atau Permasalahan Sosial,Lainnya ?, Kategori:Berita Utama, Sorot Tokoh, Daerah, Jakarta, Sorot (17-05-2013)
- LEGISLATIF TDK PERLU KANTOR TAPI ADA TEMPAT KHUSUS UNT RAPAT, Kategori:Berita Utama, Sorot Tokoh, Daerah, Jakarta, Sorot (15-05-2013)
AKSI UNJUK RASA SERIKAT PEKERJA POS INDONESIA JALAN TERUS MESKI DIANCAM PHK
LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO
JAKARTA-SURABAYAWEBS.COM
Sekitar enam ribu karyawan PT.Pos Indonesia (Persero) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) yang berdatangan dari Papua sampai “Tanah Rencong” Aceh, tetap bersemangat melangsungkan aksi unjuk rasa Kamis 28/6 hari ini meskipun diancam PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh Dirut PT.Pos Indonesia I Ketut Mardjana melalui suratnya Nomor 02/DIRUT/0612 tertanggal 22 Juni 2012.
Aksi yang langsung dipimpin Ketua Umum DPP SPPI Jaya Santoso dan Sekjen DPP SPPI Bambang Abu Suripto bersama Ketua-Ketua DPC SPPI seluruh Indonesia, berlangsung tertib dimulai dari Gedung Kantor Pos Lapangan Banteng, tempat BoD dan BoC PT.Pos Indonesia berkantor di Jakarta.
Selain meneriakkan yel-yel perjuangan menuntut perbaikan kesejahteraan agar manajemen mematuhi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2011-2013, melindungi karyawan Pos Indonesia di seluruh Kantor Pos di tanah air agar tidak lagi jadi korban tindakan criminal pelaku kejahatan, minta KPK mengusut tuntas korupsi di tubuh manajemen dan meminta Menneg BUMN Dahlan Iskan mengganti seluruh BoD dan BoC PT.Pos Indonesia dengan “orang_orang bersih, jujur dan professional”.
Ribuan karyawan operator perposan terkemuka di negeri ini yang tidak “memperdulikan” teriknya matahari yang menyengat dan debu berterbangan dari asap-asap kenalpot mobil yang lalulalang di Ibukota RI Jakarta itu tak seorang pun meninggalkan barisan.
Dengan mengusung spanduk yang bertuliskan Direksi datang dan pergi. Ksejahteraan karyawan dan keluarga, harga Mati, aksi demo yang berjalan tertib dan damai itu dari Markas Direksi/Komisaris PT.Pos Indonesia Lapangan Banteng, melanjutkan perjalanan ke Istana Negara. Di lokasi Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ribuan demotrans melakukan Orasi atas “kediktatoran manajemen” yang mengeluarkan instruksi ancaman PHK bagi yang ikut aksi unjuk rasa. Selain itu ribuan karyawan BUMN tersebut juga menegaskan sikapnya agar pemerintah segera mengganti seluruh jajaran BoD dan BoC PT.Pos Indonesia. “Ganti Direksi dan Dewan Komisaris, sekarang juga !!!,” teriak mereka lantang dan bersemangat.
Aksi unjuk rasa yang dibayang-bayangi oknum Humas Pos Indonesia yang “bermuka dua” dan pesan singkat (sms) gelap ini dari Istana Negara, langsung menuju Kementrian Kominfo yang letaknya memang tidak terlalu jauh. Disepanjang perjalanan, yel-yel penuh semangat tetap dikumandangkan karyawan Pos Indonesia yang “kecewa berat” atas kinerja manajemen yang lebih mementingkan “pencitraan dirinya” dan jalan-jalan ke luar negeri menghamburkan uang , ketimbang memperhatikan kesejahteraan seluruh karyawan yang berjumlah 22.000 orang. Mereka marah, karena itu selruh karyawan Pos Indonesia kembali menegaskan 9 tuntutannya. Termasuk penggantian Bod Dan BoC Pos Indonesia.
Di Kementrian Kominfo, ribuan demotran diterima oleh Direktur Pos Kominfo, Wiryanto. Pejabat tinggi di Kementrian Kominfo ini menjanjikan akan meneruskan 9 tuntutan Serikat Pekerja Pos Indonesia kepada pemerintah. “Tapi kalau urusan penggantian BoD dan BoC , itu urusannya Bapak Dahlan Iskan selaku Menteri Negara BUMN. Yang lain pasti akan kami bantu meneruskannya kepada pemerintah,” ujar Wiryanto yang ramah dan supel ini.
Terakhir setelah dari Kementrian Kominfo, para pendemo karyawan PT.Pos Indonesia (Persero) yang jumlah semakin banyak itu kembali melanjutkan aksi damainya menuju kantor Kementerian BUMN yang letaknya tidak terlalu jauh dari Balaikota DKI Jakarta.
Di Kementerian BUMN karena Menneg BUMN Dahkan Iskan tengah sibuk, pengunjuk rasa diterima oleh Asisten Bidang I Infrastruktur Logistik Jasa Pos, Andus bersama petinggi BUMN lainnya. Sembilan tuntutan karyawan Pos Indonesia yang diwakili Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI), termasuk tuntutan penggantian Direksi dan Komisaris PT.Pos Indonesia sesegera mungkin dijanjikan oleh Andus akan disampaikan kepada Menneg BUMN Dahlan Iskan.
Menyinggung tuntutan lainnya seperti pemeriksaan ulang daftar kekayaan BoD dan BoC PT.Pos Indonesia dan dugaan korupsi di tubuh perusahaan perpoisan terkemuka di tanah air itu, Andus juga menjanjikan akan segera menyampaikannya kepada Menneg Dahlan Iskan untuk ditindaklanjuti. “Di mata hukum, tidak ada kecualian,” tegasnya disambut yel yel ribuan karyawan Pos Indonesia, lantang danm penuh semangat : “Hidup Dahlan Iskan !”, Hidup Menneg BUMN!”.
Usai unjukrasa, Ketua Umum DPP SPPI Jaya Santoso, menjelaskan kepada wartawan bahwa pihaknya akan mengajukan gugatan kepada Dirut PT.Pos Indonesia I.Ketur Mardajana ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung atas Instruksi Nomor 02/DIRUT/0612 tertanggal 22 Juni 2012 yang mengancam akan memberikan sanksi PHK kepada karyawan yang ikut unjuk rasa dan Ke Pengadilan Tata Usaha Negara ({TYUN) Bandung atas korbvan tewas karayawan Kantor Pos di lima lokasi akibat perampokan.
Menurut Jaya Santosa, dengan mengeluarkan Instruksi pemberian sanksi bagi karyawan yang ikut berdemo Kamis 28/6 hari ini diyakini PN Bandung seperti kasus-kasus terdahulu akan menjatuhkan hukuman minimal 1 tahun penjara. “SXedangkan dari kasus pengamanan yang tidak maksimal diberikan manajemen PT.Pos Indonesia terhadap operasional Kantor Pos di seluruh pelosok tanah air dari Papua sampai “Tanah Rencong” Aceh, PTUN kemungkinan akan memberikan hukuman yang lebih berat.
“Selama ini kami tidak melihat empati jajaran Direksi PT.Pos Indonesia atas nasib selruh karyawannya. Bayangkan, selain kesejahteraan sangat minim, juga jadi korban pembunuhan pelaku criminal,” tegas Jaya Santoso dan diamini oleh Sekjen DPP SPPI Bambang Abu Suripto.
Berita Utama Terbaru
- TELKOM MEMAKMURKAN RAKYAT KOTO MESJID KABUPATEN KAMPAR RIAU DARATAN. (23-05-2013)
- DEWAN MUSLIM INGGRIS MENGECAM TINDAKAN PEMBUNUHAN TERHADAP ANGGOTA MILITER DI JALANAN INGGRIS (23-05-2013)
- WARGA INDONESIA DI OKLAHOMA KUMPULKAN DANA BANTUAN KORBAN TORNADO (23-05-2013)
- ADA APA MENTERI KEHUTANAN RI BELUM JUGA TERBITKAN SK TAMAN NASIONAL ZAMRUD ? (21-05-2013)
- SEDIKITNYA 51 ORANG MENINGGAL AKIBAT TORNADO DI OKLAHOMA AS (21-05-2013)
- RAY MANZAREK PENDIRI GRUP MUSIK THE DOORS MENINGGAL AKIBAT KANKER (21-05-2013)
- PRESIDEN MESIR TOLAK NEGOSIASI DENGAN PENCULIK TIGA POLISI DAN EMPAT TENTARA DI SEMENANJUNG SINAI (20-05-2013)
- ASSOCIATED PRESS: PENYITAAN CATATAN TELEPON KEGIATAN JURNALISTIK MELANGGAR UUD AMERIKA SERIKAT (20-05-2013)
- 10 INSTRUKSI EGM TELKOM BARAT SUKSES MERAIH PELANGGAN SPEEDY. (19-05-2013)
- Apakah, Tragedi Rohingya Mengakar Karena Kaum Minoritas Berbeda Keyakinan Atau Permasalahan Sosial,Lainnya ? (17-05-2013)

