HANYA PEMROV KALIMANTAN BARAT DAN JAWA TENGAH YANG KINERJANYA DINILAI BAIK.

Tanggal : 22-02-2012, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan

LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

JAKARTA-SURABAYAWEBS.COM

Hanya dua Pemerintahan Provinsi (Pemrov) yang dinilai berkinerja cukup baik, yaitu Pemrov Kalimantan Barat (Kalbar) dan Pemrov Jawa Tengah (Jateng) dan memperoleh nilai B. Selebihnya manyoritas Pemrov di seluruh Indonesia tercatat sebagai Pemrov yang nilai akuntabilitas kinerjanya rendah. Demikian diungkapkan Azwar Abubakar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam acara Penghargaan Laporan Hasil Evaluasi (LHE) Akuntabilitas kinerja 2011 di kantor Kemenpan di Jakarta, kemarin.

Diungkapkan dia, tidak satu pun Pemrov di Indonesia yang memperoleh nilai A. Bahkan sebanyak 28 Pemrov di Indonesia mendapatkan nilai C. Menurut dia, secara perentase kondisi tersebut masih jauh dari yang diharapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN).

Menteri mengatakan,  realisasi target akuntabilitas kinerja yang baik, ternyata masih sangat panjang perjalanannya dan tidak sesuai dengan criteria sukses. Dari target yang ditetapkan 80% pada 2014, baru sekitar 37,33% akuntabilitas instansi pemerintah yang dinilai baik.

Diingatkannya, hal ini perlu mendapat perhatian dan upaya bersama agar lebih keras dan bersemangat dalam menerapkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.

Dikemukakannya, terdapat lima komponen penilaian akuntabilitas kinerja, yaitu perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi dan pencapaian kinerja. Kategori penilaian ini membuahkan hasil sedikitnya 6 penilaian. Yakni, nilai D, C, CC, B, A sampai AA untuk yang terbaik.

Diungkapkan Azwar Abubakar, hasil penilaian yang cukup mengejutkan adalah rapor untuk Pemrov-Pemrov “papan atas” seperti DKI Jakarta, Jatim dan DI Jogyakarta, Ke tiga Pemrov ini memperoleh nilai rapor CC bersama 14 Pemrov lainnya. Yaitu Jabar, Sumbagsel, NTT, Tiau, Sulut, Kalsel, Sumbar, NTB, Maluku Kepri, Sumut, Bali dan Sulawesi Tengah.

Sedangkan Pemrov dengan nilai C atau agak kurang dan perlu perbaikan mendasar, terdapat 11 Provinsi, yaitu Bengkulu, Lampung, Jambi, Banten, Sulsel, Kalteng, Aceh, Sulawesi Barat, Papua, Gorontalo dan  Bangka Belitung (Babel).