TELKOM UNIVERSITY SEGERA BERDIRI UNTUK MENJAWAB TANTANGAN MASA DEPAN BANGSA DAN NEGARA.

Tanggal : 20-02-2012, Kategori : Berita Utama, Sorot Usaha


LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM

Dalam waktu dekat ini berdiri sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) terkemuka di Dayeuhkolot Bandung, yang sudah lama dinanti-nantikan. PTS ini bernama TELKOM UNIVERSITY (TU). Perguruan tinggi ini akan menggabungkan 4 pendidikan tinggi yang selama ini dikelola secara professional oleh Yayasan Pendidikan Telkom (YPT).

Menurut Ketua YPT, Johni Girsang, ke empat pendidikan tinggi tersebut adalah Institut Teknologi Telkom (IT Telkom), Institut Manajemen Telkom (IM Telkom), Politeknik Telkom (Poltek Telkom) dan Sekolah Tinggi Seni dan  Disain Telkom (STSI Telkom) . “Ke empat institute yang didirikan Yayasan Pendidikan Telkom itu merupakan bagian penting dari terbentuknya Telkom University,” ujar Johni kemudian.

Seperti diketahui Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) adalah pendidikan tinggi yang sudah dua dasawarsa malang melintang di dunia pendidikan tinggi di negeri ini. Awalnya IT Telkom bernama Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom). Begitu juga IM Telkom, sebelumnya bernama Sekolah Tinggi Manajemen Bandung (STMB).

Dengan menyandang nama Telkom University (TU), merupakan suatu keberanian yang luar biasa dari sosok profesional yang bernama Johni Girsang. Mantan pengurus DPP Sekar Telkom ini bertekad pertengahan 2012 ini TU sudah terbentuk. “Sehingga mahasiswa baru 2012 sudah mulai menimba ilmu bagi kepentingan bangsa dan Negara di Telkom University,” tegas Johni.

Apalagi, katanya, saat ini hampir semua perguruan tinggi di tanah air telah mencanangkan untuk menuju tata kelola perguruan tinggi yang baik atau sering disebut Good University Governance (GUG). “Dengan demikian, kami akan memanage Telkom University secara professional, berkualitas dan menjadi lembaga pendidikan tinggi yang bisa tumbuh berkembang sesuai kebutuhan bangsa dan negara ini untuk  sejajar dengan negara-negara maju lainnya di dunia ini,” tandas Johni.  

Menggelar  semacam seminar sehari agar berbagai masukan dapat dijadikan “bangunan” Telkom University, nampaknya tidak akan disia-siakan stakeholder untuk hadir dan memberikan suara positif bagi berdirinya perguruan tinggi yang mengacu pada GUG ini.

Kehadiran mahasiswa, dosen, pengurus YPT, Pembina YPT maupun BoC dan BoD Telkom serta pengurus DPP Sekar Telkom, akan memberikan masukan yang sangat berharga bagi tumbuh dan berkembangnya Telkom University ke depan.

Pasalnya, pemerintah sudah mengatur pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan mulai dari level pra sekolah hingga pendidikan tinggi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010 yang kemudian direvisi dalam PP No.66 Tahun 2010.

Di dalam PP ini tercantum berbagai penjelasan mengenai aturan tata kelola dan istilah-istilah tentang penyelenggaraan pendidikan. Dengan aturan-aturan yang tertera dalam ke dua PP tersebut pemerintah telah menetapkan aturan yang harus diikuti semua lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi.

Sehingga buruknya manajemen di banyak perguruan tinggi yang berimbas dan melebar ke sector lain. Mulai dari proses pendidikan yang asal-asalan, penurunan kualitas lulusan yang dihasilkan, lembaga pendidikan kurang berkembang sampai institusi pendidikan tinggi yang tidak mampu bertahan dan collaps karena semakin menurunnya jumlah calon mahasiswa yang mendaftar.

Namun kehadiran Telkom University (TU), bukan saja untuk menjawab berbagai tantangan mengenai kualitas pendidikan dan kebutuhan tenaga-tenaga ahli professional bagi pembangunan bangsa dan negara, namun merupakan upaya  menuju kemakmuran dan  kesejahteraan bersama seluruh rakyat Indonesia dalam penguasaan teknologi masa depan manusia yang beriman, taqwa  dan berKetuhanan Yang Maha Esa. Amin ya Roball Allamin !