TELKOM BANGUN JARINGAN KABEL SERAT OPTIK BANDA ACEH-KUPANG SEPANJANG 26.299 Km

Tanggal : 2-02-2012, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis

LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM

Operator bisnis TIME terkemuka di tanah air PT.Telkom Tbk telah membangun jaringan kabel serat optic sepanjang 26.299 km yang menghubungkan Banda Aceh Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD)  sampai ke Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Selain mengkokohkan diri sebagai operator TIME  terkemuka di negeri ini Telkom juga berharap dengan tuntasnya pembangunan jaringan kabel serat optic dari Banda Aceh-Kupang ini akan mendorong pertumbuhan industry kreatif untuk lebih mempromosikan seluruh obyek wisata di Indonesia ke mancanegara,” ujar Head  of Corporate  Communication and Affair Telkom H.Eddy Kurnia kepada wartawan di Bandung, hari ini.

Dikemukakan dia, tahun 2013 mendatang juga akan dibangun insfrastruktur jaringan kabel serat optic sepanjang 5.693 km yang menghubungkan Menado-Jayapura. Jika jaringan kabel  laut serat optic di wilayah Indonesia Timur itu selesai pembangunannya, maka seluruh wilayah Nusantara akan terjangkau dan terlayani  lewat teknologi broadband yang dipastikan masyarakat akan memperoleh informasi lebih dini dan lebih cepat ketimbang sebelumnya.

“Dengan demikian layanan broadband tidak hanya melalui satelit  tapi juga lewat jaringan kabel laut serat optic yang melingkari seluruh wilayah kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Nusantara  Super Highway tersebut merupakan fakta bahwa Telkom sebagai operator TIME terkemuka di Indonesia, mendukung program pemerintah  melalui MP3ET (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan  yang dicanangkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 27 Mei 2011 lalu.

Program MP3EI tersebut perusahaan “Merah Putih” ini berkomitment membangun  true broadband secara nasional  sampai 2015 yang bisa menghubunbgkan akses sampai ke rumah pelanggan  dengan kecepatan fantastis 20 MBPS sampai 100 MBPS.

“Sampai 2015 Telkom akian membangun sebanyak tiga belas juta home pass dan sampai 2013 Telkom sudah membangun 1, 75 juta home pass  yang membentang dari Sumatera sampai Papua,” tutur Haji Eddy Kurnia.

Dana yang disiapkan untuk pembangunan 13 juta home pass tersebut menghabiskan dana sekitar Rp.21,19 triliun. “Hal ini sesuai dengan perubahan lifestyle dan workstyle yang terus berkembang saat ini,” jelas mantan Dirut PT.AWI anak perusahaan Telkom ini.

Menurut dia,  tuntasnya pembangunan infrastruktus tersebut akan meningkatkan daya saing provinsi-provinsi yang selama ini kurang berkembang karena terhambat oleh minimnya pembangunan infrastrukutr telekomunikasi. “Dengan begitu pada tahun 2015 nanti sebanyak  497 kota di tanah air akan terjangkau dan terlayani layanan true broadband. Sehingga memungkinkan seluruh pelanggan Telkom di Indonesia akan mendapat layanan IPTV  Groovia,” papar Head off  Corporate Communication and Affair PT.Telkom Tbk ini.