PENOLAKAN KELAPA SAWIT INDONESIA OLEH AMERIKA SERIKAT KEMUNGKINAN KARENA PELANGGARAN HAM BERAT DI MESUJI LAMPUNG-SUMBAGSEL ?

Tanggal : 1-02-2012, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan

LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

JAKARTA-SURABAYAWEBS.COM

Sejak 28 Januari 2012 ekspor produk kelapa sawit asal Indonesia ditolak masuk AS karena tudingan tidak ramah lingkungan, sehingga pemerintah meradang.

Padahal penolakan tersebut kemungkinan karena “Negara Adidaya” itu merasa terganggu akibat pelanggaran Hak Azazi Manusia (HAM) berat di Mesuji Lampung-Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) yang menewaskan sedikitnya 11 warga yang dianggap menyerobot lahan perkebunan Hak Guna Usaha (HGU)  kelapa sawit pengusaha asal Malaysia. Seperti diketahuii, ternyata pengusaha asal “Negeri Jiran” itu yang menguasai lahan milik rakyat secara paksa.

Sementara itu Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan tidak ada dasar yang jelas pihak AS melarang kelapa sawit Indonesia dan produk turunannya masuk negeri itu.

”Saya kira harus dilawan dan pemerintah AS  harus  memberi penjelasan apa dasarnya. Kalau biodiesel yang bersumber dari CPO itu tidak ramah lingkungan, dasarnya apa? Kan jelas-jelas seluruh biodiesel tidak mengandung emisi karbon,” kata Hatta di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Menurut  “Wong Kito” ini  hal tersebut harus dijelaskan secara ilmiah biar argumentasi kita kuat. Kita tidak boleh diam menghadapi hal-hal seperti itu karena membahayakan pasar kita.

“Wong Palembang” ini mengatakan tindakan AS itu sebagai suatu aksi proteksionsme perdagangan yang tidak dibenarkan dalam WTO. Pemerintah bakal mengajak pengusaha untuk melawan aksi AS tersebut.

Hatta menyatakan sudah dua kali kelapa sawit Indonesia diblokir di perdagangan internasional. Sebelumnya, Eropa juga menghadang kelapa sawit asal Indonesia dengan alasan yang sama, soal  lingkungan.

Namun sejumlah aktivis HAM di Indonesia yang tak mau disebutkan namanya. Tidak diijinkan masuknya Kelapa Sawit asal Indonesia itu, kemungkinan adalah karena masalah pelanggaran HAM berat yang terjadi di Mesuji Provinsi Lampung-Mesuji Provinsi Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sudah jauh-jauh hari terendus di “Negeri Paman Sam” itu.

“Amerika Serikat kan merasa sebagai Negara yang sangat menghargai  penegakan Hak Azazi Manusia. Untuk menghukum Negara lain yang masih mentolerir pelanggaran HAM, maka AS memboikot produk Kelapa Sawit Indonesia, tidak boleh masuk ke negeri adi daya itu,” ujar aktivis HAM terkemuka di Jakarta kemarin.