PT.KAI-TNI AL TANDATANGANI MOU PEMANFAATAN ASET NEGARA

Tanggal : 28-01-2012, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan

LAPORAN : H.ERRY BUDIANTO

CILANGKAP-SURABAYAWEBS.COM

PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) menandatangani  NOTA KESEPAHAMAN (MOU)   bersama mengenai pemanfaatan sarana dan prasarana barang milik negara, Kamis (27/1). Penandatangan diadakan di Markas Besar TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, langsung dilakukan oleh Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan dan Kepala Staf TNI AL (Kasal), Laksamana TNI Soeparno.

Menurut VP.Public Relation (Purel) PT.Kereta Api Indonesia (Persero), Sugeng Priyono, lingkup kesepakatan MoU bersama antara kedua belah pihak ini bertujuan untuk saling mendukung tugas-tugas pokoknya masing.

“Dimana PT. KAI memiliki usaha utama di bidang penyedia jasa perkeretaapian Indonesia, dan TNI AL sebagaimana yang tertuang dalam Undang-undang No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia adalah instansi yang mempunyai peran, fungsi dan tugas antara lain menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan,” tutur Sugeng kemudian.

Sementara itu dalam keterangannya, Dirut PT.KAI Ignasius Jonan, mengatakan,  dengan adanya kerjasama ini, PT. KAI terus berupaya memanfaatkan dan menyelamatkan aset-aset milik negara yang memang sulit untuk dilakukan sendiri oleh pihaknya. “Aset milik PT. KAI yang juga milik negara banyak tersebar di beberapa daerah.  Kami akan sangat kesulitan jika kami sendirian yang mengawasi barang milik negara ini,” aku Jonan yang diprediksikan berbagai kalangan akan menjadi “orang nomor satu” di salah satu bank “Merah Putih” tahun ini.

Dikemukakan dia, pemanfaatan barang milik negara ini jangan dilihat dari segi finansial atau komersial yang dikatakan tidak ada. Namun yang mesti dilihat ialah bagaimana pemanfaatan aset-aset ini bisa bermanfaat bagi semua pihak, terutama mendukung program pembangunan pemerintah.

“Tidak ada sisi komersial dalam kerjasama ini, tetapi kami melakukannya sebagai bentuk penyelamatan aset barang milik negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan negara juga. Serta salah bentuk dari penerapan GCG kami,” jelas mantan petinggi City Bank kawasan Asia ini.

Dalam acara ini juga diadakan penandatangan piagam kesepakatan bersama antara TNI AL dengan Perpustakaan Nasional RI dan Universitas Negeri Jakarta. Serta penandatanganan Perjanjian Kerjasama TNI AL dengan perbankan BUMN terbesar ke dua di negeri ini PT.Bank Mandiri Tbk.