TERSANGKA BARU WISMA ATLET, KPK INGATKAN TIDAK ADA KEBAL HUKUM KETUA PARTAI SEKALIPUN

Tanggal : 18-01-2012, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan

LAPORAN : ARIES M. SAUGI

JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM

Sehubungan dengan adanya tersangka baru kasus Wisma Atlet, Ketua KPK Abraham Samad menegaskan bahwa siapa pun orang dan apa pun posisi mereka, KPK tetap memprosesnya. “Tidak ada yang kebal hukum. Apakah dia ketua partai, dia tidak kebal hukum,” ujarnya saat dimintai tanggapan wartawan tentang disebutnya nama Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum oleh Rosa.

Menurut Abraham, jika kasus tersebut mengharuskan untuk meminta keterangan petinggi Partai Demokrat, pemanggilan tersebut pasti dilakukan. Abraham menilai kesaksian Rosa di persidangan bisa menjadi petunjuk bagi KPK untuk mengungkap keterlibatan pihak lain dalam kasus suap Wisma Atlet.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menambahkan, keterangan yang diungkapkan Rosa di persidangan M Nazaruddin bisa menjadi alat bukti. “Menurut KUHP, keterangan yang saksi berikan di bawah sumpah itu keterangan yang bisa menjadi alat bukti. Kedudukannya lebih kuat untuk menjadi alat bukti daripada berita acara pemeriksaan dalam proses penyidikan,” kata Bambang
Sidang kasus Wisma Atlet terus mensasar sejumlah tersangka baru. Saksi atas terdakwa kasus Wisma Atltet M Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang menyebut sejumlah nama. Selain Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR yang juga dari Demokrat Mirwan Amir, serta Ketua Komisi X DPR Mahyudin.

Bahkan mantan Direktur Anak Negeri itu juga membeberkan adanya aliran dana ke tim pemenangan Andi Mallarangeng dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010.
Selain itu, tambah Rosa, Choel Mallarangeng, adik Andi, juga kebagian dana proyek Hambalang. Rosa juga menyebut anggota DPR dari Demokrat Angelina Sondakh menerima aliran dana untuk memuluskan anggaran Wisma Atlet sebesar Rp191 miliar di DPR.

Meski akhirnya Andi Mallarangeng membantah pernyataan Rosa dan mengatakan tidak ada uang dari kasus Wisma Atlet masuk ke tim pemenangan dirinya. Ia menegaskan bahwa adiknya, Choel, selaku anggota tim sukses, telah menolak uang itu.