DIRJEN IKP KEMKOMINFO: INFORMASI MENJADI NILAI TAMBAH DALAM MENINGKATKAN TARAF HIDUP MASYARAKAT

Tanggal : 17-12-2011, Kategori : Berita Utama, Surabaya

LAPORAN : SALIM

JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Kecepatan dan akurasi dalam memperoleh dan menyalurkan infromasi merupakan syarat bagi kehidupan manusia modern sehingga perlu terus ditingkatkan. Untuk itu, target pemerintah yang dicanangkan dalam USO (Universal Service Obligation) yang dilaksanakan Kementerian Infromasi dan Informatika bisa mencakup 31.800 Desa dan 5.748 Desa Pintar di Ibukota Kabupaten yang sudah tercapai tahun lalu, Khusus untuk target pencapaian Desa Informasi tahun 2010 sudah mencapai 16 lokasi maka dalam 2011 ini bertambah menjadi 80 Desa Informasi.
Dirjen IKP Kemkominfo Freddy H. Tulung mengungkapkan hal tersebut pada sambutan yang dibacakan Direktur Kemitraan Komunikasi Media, James Pardede pada acara Forum Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial yang digelar di Hotel Prasasti Kota Pacitan, Sabtu (17/12) yang juga dihadiri Bupati Pacitan Indartato bersama Staf Ahli IKP Supomo.

Dijelaskan masih ada ada keterbatasan ekonomi dan kurangnya ketrampilan gunakan IT sehingga ada kesenjangan informasi. Untuk itu ia mengatakan akan terus dilakukan pembangunan infrastruktur komunikasi dengan melibatkan lembaga komunikasi sosial.

Kelompok informasi ini dapat mengumpulkan informasi untuk implementasi dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan demikian kecepatan informasi pengetahuan dan sebagainya dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di pedesaan.

Untuk itu perlu dilakukan secara berjenjang dan berlanjut dengan melibatkan bupati atau kepala daerah setempat dalam urusan pengembangan komunikasi dan informasi. Ia juga berharap agar urusan komunikasi bisa berdiri sendiri tidak digabung dengan Dinas Perhubungan seperti yang ada di Pacitan.

Sementara Bupati Pacitan Indartato mengatakan  sebenarnya sudah lama masyarakat Pacitan ingin mendapatkan informasi yang luas sehingga kehadiran desa informasi dapat memberikan peluang yang lebih besar kepada masyarakat. Menurutnya, pada masa lalu semua siaran termasuk televisi harus akses lewat Yogyakarta, maka dengan adanya perhatian pemerintah pusat dengan menyediakan fasilitas teknologi informasi maka dapat mendorong kemajuan di Pacitan.

Ia mengatakan masih ada kritik belanja publik lebih kecil dari belanja instansi sehingga mendirikan masing-masing dinas secara terpisah dapat membuat kesenjangan lebih lebar lagi. Ia berharap kepada komunitas informasi publik untuk menyampaikan informasi ini secara luas sehingga masyarakat mengerti.

Dijelaskan bahwa masyarakat Pacitan bergerak di sektor pertanian 70 persen, sektor jasa sedang dimajukan guna meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Dana perimbangan hanya terserap untuk DAU sehingga dana pembangunan dan perbaikan infrastruktur masih minim.

Ia berharap ada peningkatan APBD dengan adanya peningkatan di sektor komunikasi dan informasi. Diharapkan pula para aparat daerah Pacitan dapat bekerjasama dengan baik sehingga bahu membahu pembangunan daerah asal Presiden SBY itu.