KOMODO MASUK TUJUH KEAJAIBAN DUNIA.

Tanggal : 13-11-2011, Kategori : Berita Utama, Seni & Hiburan

LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

SWISS-SURABAYAWEBS.COM

Hewan purba Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia versi organisasi New7Wonders yang bermarkas di Swiss. Keberhasilan ini menyisihkan tujuh keajaiban dunia lainnya dari 14 besar yang ditentukan oleh organisasi tersebut, yang tersisih termasuk Laut Mati yang dijagokan  Israel.

Dengan kemenangan   Kadal Raksasa, Komodo seperti yang disiarkan New7Wonders dalam laman resminya http://news.07.com Sabtu 12/11 subuh, tertera pula nama 6 obyek wisata lainnya  sebagai keajaiban dunia. Yaitu  hutan tropis Amazon (Brazil), Halong Bay (Vietnam), Gunung Meja (Afrika Selatan), Pulau Jeju (Korea Selatan), sungai bawah tanah Puerto Princesa (Philipina) dan air terjun Iguazu (Argentina).

New7Wonders menyatakan, ke tujuh keajaiban dunia baru tersebut ditetapkan berdasarkan hasil pemungutanan suara global di sejumlah Negara kandidat yang dilakukan Jum’at 11/11. Sedangkan di Indonesia, hasil pemungutan suara melalui pesan singkat (sms) Rp.1,-.

Duta Besar Komodo, H.Jusuf Kalla, membenarkan raihan kemenangan Komodo. “Alhamdullllah, keputusan Komodo menjadi salah satu binatang yang masuk dalam tujuh keajaiban dunia  sudah ditetapkan Sabtu 12/11 Subuh,” ungkap mantan Wapres RI dan calon kuat Presiden RI 2014-2019 ini.

Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum PMI Pusat ini mengaku, ketika menjadi Duta Komodo Indonesia, banyak yang mengeritik dirinya bahwa dia lebih tertarik ngurusi binatang daripada manusia. Menurut dia, kritikan itu syah-syah saja. “Namun saya tegaskan bahwa saya sebenarnya tidak mengurus Komodo tapi menangani masalah kemanusiaan di NTT khususnya dan di Indonesia umumnya,” tandasnya kemudian.

Mantan Wapres RI 2004-2009 ini mengatakan, Komodo tidak tahu sama sekali tengah diurus untuk menjadi salah satu binatang yang masuk tujuh keajaiban dunia dan manfaat apa yang diperoleh dari keputusan New7Wonders tersebut.

Ditegaskan calon kuat Presiden RI 2014-2019 ini yang mendapat manfaat adalah masyarakat Indonesia sendiri. “Semakin banyak orang mengunjungi Pulau Komodo, semakin menjanjikan kesejahteraan masyarakat setempat. Karena mereka yang akan datang ke Pulau Komodo akan membawa kesejahteraan rakyat di sana,” tutur Jusuf Kalla.

Pengumuman New7Wonders dari Swiss itu tidak memperingkat ke tujuh keajaban dunia baru tersebut. Nama-nama yang diumumkan lebih berdasarkan urutan alfabetis. Dalam laman resmi organisasi tersebut dituliskan pengumuman peringkat akan dilakukan awal 2012 nanti.

Saat ini panitia masih melakukan penghitungan untuk menentukan obyek mana yang akan terpilih sebagai peringkat pertama keajaiban dunia baru itu. Panitia masih melakukan validasi dan verifikasi data, sehingga hasil akhir peringkat pemenang tujuh keajaiban dunia tersebut baru bisa diketahui masyarakat dunia pada awal tahun depan.