Pencarian
Politik & Keamanan
- AMIEN RAIS MINTA KADER DAN TOKOH PARTAI TIDAK SALING JEGAL (17-05-2012)
- AKBAR TANJUNG : JK LAYAK UNTUK MENJADI CAPRES 2014-2019. (17-05-2012)
- JK MASIH DIANGGAP CAKAP OLEH AKBAR TANJUNG SEBAGAI CAPRES 2014-2019. (17-05-2012)
Ekonomi & Bisnis
- ARIEF YAHYA : CORPORATE UNIVERSITY HARUS BISA DIWUJUDKAN DALAM TIGA BULAN PERTAMA (21-05-2012)
- RUPIAH SEMAKIN MELEMAH DAMPAK PEREKONOMIAN EROPA YANG TIDAK MENENTU (21-05-2012)
- MINYAK MENTAH DUNIA TURUN TAJAM, SEHARUSNYA HARGA BBM JUGA TURUN. (21-05-2012)
Olahraga & Kesehatan
- SERGIO AGUERO PEMAIN TERBAIK CITY (21-05-2012)
- BINTANG CITY, SERGIO AGUERO AKAN MENJADI “PEMAIN LEGENDA” (21-05-2012)
- ROBERTO DI MATTEO DIPASTIKAN AKAN TETAP DIKONTRAK CHELSEA (20-05-2012)
Berita Daerah
- BERENCANA TERBANG DI MALAM HARI, Kategori:Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Daerah (10-05-2012)
- WARGA DEPOK ASAL SUL-SEL HADIRI DAN SAMBUT HUT KE 13 KOTA DEPOK JABAR, Kategori:Berita Utama, Olahraga & Kesehatan, Daerah (30-04-2012)
- WARGA DEPOK ASAL SUL-SEL HADIRI DAN SAMBUT HUT KE 13 KOTA DEPOK JABAR, Kategori:Berita Utama, Olahraga & Kesehatan, Daerah (30-04-2012)
ISRAEL BERTINDAK AROGAN, TURKI MEMUTUSKAN HUBUNGAN PERTAHANNYA
LAPORAN : ARIES M. SAUGI
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya menghentikan semua hubungan pertahanan dengan Israel.
Langkah itu dilakukan menyusul pengusiran duta besar Israel karena menolak meminta maaf atas penyerangan kapal aktivis yang menuju Gaza.
Penyerangan itu menyebabkan sembilan aktivis Turki tewas.
Laporan PBB menyimpulkan bahwa Israel menggunakan “kekuatan berlebihan” dalam serangan itu namun blokade angkatan laut itu legal. Demikian laporan yang dikutip dari BBC, Rabu (7/9)
Turki berjanji untuk membawa kasus itu ke Mahakamah Internasional (ICJ) yang bermarkas di Den Hag, Belanda.
ICG adalah mahkamah PBB yang didirikan untuk menangani masalah antarnegara.
Para pakar mengatakan Turki tampaknya tidak akan mungkin menggiring Israel ke ICJ karena berdasarkan peraturan mahkamah, Israel perlu memberikan persetujuan agar kasus itu diangkat.
Erdogan mengatakan Turki “memutus total” hubungan pertahanan dengan Israel, setelah menurunkan tingkat hubungan diplomatik dengan negara itu.
“Hubungan dagang, militer, menyangkut industri pertahanan, kami hentikan,” katanya kepada wartawan di Ankara.
Kerja sama perusahaan
Turki mengusir duta besar Israel tanggal 2 September lalu dan juga menghentikan hubungan militer dengan Israel minggu lalu.
Israel menyatakan penyesalan atas meninggalnya aktivis Turki dalam penyerangan kapal bantuan itu.
Namun Erdogan menggambarkan serangan itu sebagai keji dan menuduh Israel bertindak sebagai “anak manja” di kawasan.
Kedua negara memiliki hubungan militer dalam 20 tahun terakhir, namun menurun dalam tahun-tahun terakhir, kata wartawan BBC di Turki, Jonathan Head.
Namun sebagian besar kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan Israel, seperti peningkatan jet dan tank Turki, telah selesai.
Sepuluh pesanan terakhir pesawat pengintai telah dikirimkan dan Turki tidak memiliki rencana untuk membeli lagi.
Namun negara itu kemungkinan masih memerlukan bantuan teknis Israel untuk mengoperasikan pesawat tanpa awak yang penting dalam perang melawan pemberontak Kurdi.
Berita Utama Terbaru
- ARIEF YAHYA : CORPORATE UNIVERSITY HARUS BISA DIWUJUDKAN DALAM TIGA BULAN PERTAMA (21-05-2012)
- RUPIAH SEMAKIN MELEMAH DAMPAK PEREKONOMIAN EROPA YANG TIDAK MENENTU (21-05-2012)
- MINYAK MENTAH DUNIA TURUN TAJAM, SEHARUSNYA HARGA BBM JUGA TURUN. (21-05-2012)
- SERGIO AGUERO PEMAIN TERBAIK CITY (21-05-2012)
- BINTANG CITY, SERGIO AGUERO AKAN MENJADI “PEMAIN LEGENDA” (21-05-2012)
- LANGKAH MENGUNDURKAN DIRI AKAN DITEMPUH DIREKSI MERPATI AIRLINE ? (21-05-2012)
- PRANCIS TARIK PASUKAN LEBIH AWAL, PRESIDEN OBAMA MENYATAKAN PERLU KERJA KERAS DI AFGANISTAN (21-05-2012)
- AMERIKA KHAWATIRKAN KONDISI MASYARAKAT MADANI DI SELURUH DUNIA YANG TERANCAM PENGUASA (21-05-2012)
- ROBERTO DI MATTEO DIPASTIKAN AKAN TETAP DIKONTRAK CHELSEA (20-05-2012)
- JUARA LIGA CHAMPIONS DI MATA JUAN MATA DAN FERNANDO TORRES (20-05-2012)
