IGNASIUS JONAN BERSAMA DIREKSI PTKA LAINNYA LAKUKAN SIDAK LANGSUNG ARUS MUDIK DAN BALIK LEBARAN 2011.

Tanggal : 6-09-2011, Kategori : Berita Utama, Jakarta


LAPORAN : H. ERRY BUDIANTO

BANDUNG-SURABAYAWEBS.COM

Arus mudik dan arus balik angkutan Lebaran 2011 langsung dipantau Dirut PTKA Ignasius Jonan bersama  Direksi PT. Kereta Api (KA) (Persero) lainnya.. Hal ini sebagai bukti nyata bahwa PT. KA ingin mensukseskan dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pemudik Lebaran yang menggunakan kereta api (KA) sebagai moda transportasi mereka menuju ke kampung halaman maupun untuk kembali ke kota mereka beraktifitas.

Dalam pantauan arus mudik, Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung, menjadi pusat perhatian. Dikarenakan dari dua Daop ini, merupakan titik keberangkatan awal para pemudik yang akan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sedangkan pada arus balik, Daop 8 Surabaya, Daop 6 Yogyakarta menjadi pusat pantauan, terlebih karena di daerah ini banyak melintas KA-KA yang akan menuju Jakarta maupun Bandung, baik KA kelas ekonomi maupun Kelas Bisnis dan Eksekutif.

Seperti yang diungkapkan Vice President (VP) Public Relations PT. KA, Sugeng Priyono, masing-masing Direksi ini mendapatkan tugas bergantian untuk memantau angkutan Lebaran di berbagai Daop yang berada di Pulau Jawa.

“Selain memberikan support langsung kepada seluruh pegawai kami yang berada di lintas, Direksi pun tidak segan-segan untuk terjun langsung memeriksa berbagai kesiapan sarana dan prasarana, juga kepada sarana pendukung pelayanan lainnya kepada penumpang, seperti posko kesehatan, toilet, ruang tunggu dan fasilitas umum lainnya” tuturnya sesaat selesai melakukan pemeriksaan di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jumat 2/9 lalu.

“Bahkan, pemeriksaan pun dilakukan kepada petugas yang melayani langsung penumpang KA. Seperti masinis yang membawa rangkaian KA penumpang, diperiksa berbagai kelengkapan sertifikasi yang dimilikinya sampai kondisi fisiknya. Jika tidak memenuhi persyaratan atau SOP, mereka akan diganti dengan petugas lainnya yang lebih siap,” tegas Sugeng. Sudah barang tentu, semua ini berdasarkan pada faktor keselamatan dan peningkatan pelayanan kepada pengguna mudik Lebaran tahun ini.

Menurut Sugeng yang mendampingi Dirut PTKA Ignasius Jonan, pemeriksaan juga dilakukan kepada penumpang, untuk  menjaring mereka yang tidak memiliki tiket atau penumpang yang menggunakan tiket tidak sebagai mana mestinya.

“Seperti yang sudah diketahui bersama, tahun ini kami menerapkan pola batas kuota penumpang, terutama KA Ekonomi yang dibatasi maksimum 150% dan 125% dari jumlah tempat duduk agar faktor keselamatan yang diamanahkan undang-undang dan kenyamanan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya kemudian.

Ignasius Jonan juga menyempatkan diri bercakap-cakap dengan penumpang KA. Eksekutif Gajayana Malang-Stasiun Gambir Jakarta saat berhenti sejenak di Stasiun Tugu Yogyakarta.