MENHUB BERSAMA SRIWIJAYA AIR KOMITMEN TINGKATKAN PELAYANAN BAGI KONSUMEN.

Tanggal : 3-08-2011, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis, Jakarta

Lalporan Murhan R,SE

Jakarta , Surabayawebs.com

Baru saat ini, perusahaan penerbangan dari tana air, resmi menerbitkan buku panduan dalam kalimat Braile , sebagai kepedulian bagi kalangan orang cacat dalam hal ini Tuna - Netra. Buku itu diedarkan dan dilakukan training bagi penyandang tuna netra. Sementara tujuan utamanya adalah pelayanan bagi kepada semua konsumen yang memakai jasa angkutan udara. Dari panduan buku itu, akan memudahkan kalangan tuna netra memahami bagaimana mempergunsksn dan memakai baju pelampung dan bagaimana untuk bisa memposisikan diri,  dimana mereka  akan berada pada saat akan terjadi bahaya diatas pesawat. Di acara penandatanganan itu , diperagakan bagaimana membaca buku itu yang ditulis dalam kalimat Braile.

Kerjasama pada bidang penyelamatan penumpang,  khusus antara Kementerian Perhubungan dan Srijaya Air,  juga bersama dengan Yayasan Mitra Netra. Berlangsung di Ruang Mataram Dephub. 01/08 Senin Sore hingga menjelang Buka bersama. Turut hadir Menhub, Dirjen Perhubungan Udara, Ketua Yayasan Mitra Netra , Jajaran SIKIB serta Direktur Utama Sriwijaya Air. Ketua MURI Jaya Suprana.  Acara ini juga dihadiri kalangan menejemen Dephub bersama tamu undangan.

Kerjasama dan penandatanganan nota kesepahaman dalam bentuk penyampaian dan training bagi penumpang khusus,  dalam hal ini,  tuna netra yang akan melakukan  penerbangan kesegalah  tujuan.

Acara yang melibatkan kalangan tuna - netra sebagai penumpang yang sedang diatas pesawat diperagakan oleh kalangan SDM dari Sriwijaya Air. Sebelum peragaan dalam menghindari kecelakaan diatas pesawat , dilangsungkan acara sambutan.

Menhub  mengharapkan agar kalangan operator angkutan sebagaimana UU Nmr 1/ bab 11/ psl 134 thn 2009 dengan inti peraturannya penyandang cacat, orang sakit, lansia, dan anak-anak berhak dilayani.

Meskipun demikian , pihak operator jasa angkutan baik didarat, dan di air termasuk di udara juga perlu,  dengan pelayanan sesuai dengan bunyi pasal didalam   UU itu, harap  ketua 3 SIKIB Sylvi Agung Laksono. Pada saat menyampaikan penjelasannya dalam sambutan.

Dari pihak Dirut Sriwijaya Air, Chandra Lie sebagai pemegang hak cipta pada buku petunjuk yang ditulis dengan hurup Braile, dan kemudian dilucurkan dengan dipandu melalui peragaan bagaimana  cara mempergunakan buku petunjuk itu.

Dalam sambutannya ia mengatakan Sriwijaya Air, memberikan pelayanan yang  terbaik kepada konsumen yang menyandang cacat sebagai Tuna-Netra. Itu komitmen kami, paparnya.

Dalam acara  kerjasama dibidang angkutan udara , dalam upaya dan peduli akan keselamatan kaum tuna - netra itu, Ketua Muri, memberi penilaian kepada pihak pemerintah dan Sriwijaya Air, atas penerbitan buku penuntun bagi kalangan orang cacat. Yang ditulis dalam hurup Brale.

Ini yang  pertama didunia ini. Meskipun Muri mencatat penerbitan buku ini diurutan ke 5042 di museum yang  ia  kelolah. Tapi urutan pertama didunia. Mengapa demikian karena dimanapun negara yang pernah saya datangi, baru kali ini , ada buku petunjuk seperti ini, yang di ciptakan di dalam negeri RI. Demikian catatan Surabayawebs.com.

Siaran pers yang diedarkan kepada kalangan penulis dan wartawan bernomor 17/SP/1/PK 2011. Acara penandatangan nota  kesepahaman tentang penyediaan fasilitas Aksesibilitas Layanan Transportasi Bagi Orang Berkebutuhan Khusus. Diakhiri dengan buka bersama.