SAUDARA KANDUNG MANTAN PM THAKSI KANDIDAT KUAT PEMILU THAILAND

Tanggal : 3-07-2011, Kategori : Berita Utama, Internasional

LAPORAN : BBC
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM

Warga Thailand hari ini (3/7) mulai memberikan suaranya untuk memilih perdana menteri yang baru guna mengakhiri ketidakpastian politik di negara tersebut.

Kandidat kuat dari kelompok oposisi Yingluck Shinawatra yang merupakan saudara kandung mantan PM Thaksin Shinawatra sejauh ini berada dalam posisi teratas dalam sejumlah jajak pendapat.
Berita terkait

Calon lainnya yang merupakan calon incumbent, PM Abhisit Vejjaijiva merupakan rival terdekat dari Yingluck, dalam sejumlah kesempatan kampanyenya, Abhisit menuding Yingluck berencana untuk membersihkan segala tuduhan termasuk tuduhan korupsi yang diarahkan pada saudaranya, Thaksin.

Dia juga dituduh akan membuka jalan bagi Thaksin untuk kembali ke Thailand dari pengasingannya di Dubai.

Meski demikian kedua calon baik Yingluck maupun Abhisit punya seruan yang sama dalam kampanyenya, mereka berjanji untuk menyatukan warga Thailand yang saat ini terbelah akibat pandangan politiknya.

Sebelum pemilu ini, Thailand selama enam tahun terakhir kerap diwarnai dengan aksi protes politik berdarah.

Tidak heran jika untuk menjamin keamanan selama proses pemilu, pihak kepolisian Thailand mengerahkan penjagaan yang ketat di seluruh penjuru negeri itu.

Mereka menempatkan setidaknya 170.000 anggota kepolisian dan tersebar diseluruh lokasi pemungutan suara.

Wartawan BBC di Bangkok, Karishma Vaswani mengatakan pemilu kali ini merupakan kesempatam bagi warga Thailand untuk mengakhiri masa-masa ketidakpastian politik.

Akibat aksi protes dan bentrokan antara pendukung kedua partai politik terbesar itu, perekonomian dan reputasi negara itu untuk menjadi benteng demokrasi di Asia Tenggara ternoda.
Isu Thaksin

Ada sekitar 3.832 kandidat dari 40 Partai yang akan memperebutkan 500 kursi di Palemen.

Pemilu kali ini juga mencatat setidaknya akan ada 47 juta pemilih yang akan memberikan suaranya.

Meski ada banyak partai yang terlibat dalam pemilu kali ini namun kemungkinan hanya akan ada dua partai yang dominan dalam mendulang suara, keduanya adalah Partai Demokrat Pheu Thai.

Jajak pendapat yang dilakukan sejauh ini menunjukan Partai Pheu Thai masih menjadi pilihan utama warga Thailand.

“Selama Thaksin berpikir maka Pheu Thai akan melakukannya”

Abhisit Vejjajiva

Calon perdana menteri dari partai ini, Yingluck Shinawtra meminta warga Thailand untuk memberinya kesempatan memimpin negara itu.

“Tolong berikan kesempatan kepada seorang perempuan ini untuk melayani negeri ini. Tolong berikan kesempatan kepada perempuan ini untuk membawa rekonsiliasi kembali ke negara ini,” kata Yingluck.

Dia mendorong untuk dilakukannya pemilu yang bebas dan adil, serta cukup yakin untuk mendapatkan suara mayoritas dalam pemilu kali ini.

Sementara calon lainnya Abhisit Vejjajiva dalam kampanyenya mengatakan memilih Partai Pheu Thai sama saja dengan memilih Thaksin.

Dia mengatakan Pheu Thai merupakan kepanjangan dari pemikiran Thaksin. Dalam kampanyenya dia mengingatkan negara ini “harus bebas dari racun Thaksin.”

“Selama Thaksin berpikir maka Pheu Thai akan melakukannya dan menemukan cara bagaimana Thaksin bisa mendapatkan 46 miliar baht ($1,5 miliar) uangnya yang telah dibekukan,” kata Abhisit.

Diluar perdebatan itu, wartawan BBC, Kharisma Vaswani mengatakan siapapun yang memenangkan pemilu kali ini, dia harus bisa membawa persatuan diantara warga negara itu dan menyembuhkan demokrasi Thailand yang terluka.