Gunung Sinabung Meletus: TELKOM Dirikan Posko Siaga Bencana Di Brastagi Dan Kabanjahe

Tanggal : 2-09-2010, Kategori : Berita Utama



Laporan : H.Erry Budianto

 

Brastagi-Surabayawebs.com

Operator telekomunikasi terkemuka PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) bersama pemerintah Kabupaten Karo Sumut mendirikan Posko Siaga Bencana di Berastagi dan di Kantor Bupati Karo di Kabanjahe untuk membantu masyarakat maupun petugas yang memerlukan fasilitas telekomuikasi akibat meletusnya Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu, 28 Agustus 2010. 

Penyediaan fasilitas bencana Gunung Sinabung tersebut, menurut Vice President Public and Marketing Communication (PMC) Telkom, Haji  Eddy Kurnia dimaksudkan terutama untuk membantu mempercepat langkah koordinasi penanggulangan bencana serta memberikan kemudahan kepada warga maupun petugas satkorlak dan media massa yang memerlukan fasilitas telekomunikasi. 

Dikatakannya, masyarakat bisa menghubungi hotline Posko Bencana di nomor : 0628 357085 dan 0628 357087 untuk Posko di Kantor Bupati dan 0628 357089 untuk Posko Bencana di Lige (depan kantor Telkom) jika ingin mengetahui kondisi terakhir melestusnya Gunung Sinabung. Selain menyediakan fasilitas telekomunikasi, operator terkemuka ini juga menyiapkan bantuan tanggap darurat, antara lain fasilitas kesehatan. 

Telkom bersama-sama pemerintah setempat serta lembaga-lembaga sosial lain akan berkoordinasi untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat akibat bencana tersebut. “Namun yang terpenting, jajaran Telkom di Sumatera Utara, khususnya yang terkena langsung dampak meletusnya Gunung Sinabung akan meningkatkan kesiagaan agar fasilitas telekomunikasi tidak mengalami gangguan,” kata Eddy Kurnia. 

Dijelaskan dia, sebagai perusahaan yang juga beroperasi di Sumatera Utara, sudah selayaknya Telkom menaruh kepedulian terhadap kemungkinan berlanjutnya situasi darurat dan membantu menanggulangi bencana. ”Hal ini semata-mata didorong oleh tanggung jawab sosial kami sebagai perusahaan public,” tandasnya. 

VP PMC Telkom ini berharap fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal sehingga bisa membantu mencegah kemungkinan jatuhnya korban jiwa.