PILKADA DEPOK, PERTARUNGAN DIANTARA INCUMBENT

Tanggal : 28-07-2010, Kategori : Berita Utama, Daerah

Ditulis oleh : Murhan Ramly
Depok, Surabayawebs.com
Masyarakat Kota Depok, Jabar dengan komposisi masyarakat pluralisme berpopulasi 1,5 juta jiwa akan menjadi penentu , siapa yang   akan menakhodai wilayah yang berjuluk  ” Daerah Orang Belanda ” dijaman taon 45 an ini.

Dulu daerah ini ,  menjadi wilayah yang ditatah  oleh pemerintahan kolonial  sebagai          ” green area “. Kini wilayah ini  menjadi penampungan masyarakat yang tinggal di Batavia yang harus meninggalkan wilayah Ibu Kota DKI Jaya , karena berbagai sebab ,  banyak yang bermukim di Depok pad saat sekarang ini.

Wilayah yang sudah   ramai dari  berbagai aktifitas  dan aspek kehidupan, akan memasuki pesta demokrasi yang akan digelar di bulan Oktober 2010 mendatang.

Pelaksanaan  perayaan demokrasi itu ,  apabila kita mengkalkulasi dengan taksiran bahwa pelaksanaan Pilkada itu , seperti yang dipantau oleh  publik dan  dikabarkan oleh   mass media  ,  tercatat ada  4 pasangan kandidat dengan didukung oleh parpol parlemen dan non parlemen.

Walikota Depok  saat  ini , sebagai kandidat berpasangan dengan  Muh. Nurmahmudi Ismail - Idris Abdul Somad, dan disupport oleh PKS, PAN,  PARTAI PELOPOR,  PNBK, PARTAI PATRIOT  dan Republikan.

Sementara dari mantan incumbent periode lalu , Badrul Kamal - Agus Supriadi, dibentengi oleh laskar dari Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, PKB, PDS, HANURA, PDP.

Dari kandidat yang duduk sebagai wakil walikota saat ini , juga  akan maju dalam  meraih  the first  man di wilayah ini , dan akan bersaing dengan pasangannya pada periode 2004-2009. Yuyun Wirasaputra , - Pradi Supriatna dan akan di kuatkan oleh tim PBB, PBR, PKPB, PKNU, PMB,  PKP, PDK, PP, PPRN, PNI MARHAEN, PSI, PARTAI BURUH dan ditopang oleh parpol parlemen  GRINDRA.( Gerakan Indonesia Raya )

Jika kita melihat keempat pasangan itu , dari masyarakat non parpol tidak tinggal diam  dan akan merekomendasikan dua putra  sebagai kandidat dengan bergelar politisi  non partisan yang dikenal dengan nama INDEPENDENT akan  didukung oleh  publik dengan pasangan bernama  GAGAH SUNNUH SOEMANTRY - DERRY DRAJAT.

Dari data pendukung ,  jika dilihat dari komposisi dalam merebut kursi orang pertama di Kota Madya Depok , nantinya sebagai ( the first man ) yang akan memimpin wilayah ini, pada periode mendatang  bisa terjadi  pertarungan one round atau  one  round more  , hal ini kelihatan dari kandidat yang maju dengan dukungan parpol adalah kandidat dari mantan incumbent periode lalu  dan incumbent sekarang.

Ketiga kandidat itu, akan pasti memasang strategis yang paling ampuh untuk menarik simpatik pemilih.

Meskipun sekarang ini , jika dilihat fakta-fakta yang terjadi atas kinerja parpol ,  hampir setiap parpol susah mengukur real basis massanya , karena berbagai masalah yang terjadi , dimana massa sekarang ini rada-rada mengambang kemana akan ia jatuhkan pilihannya.

Jadi apabila tim dari masing - masing kandidat tidak respon akan  real condition saat ini, seharusnya menelaah sejauh ,  apa peningkatan masyarakat dalam menilai peroses demokrasi yang terjadi di wilayah ini.

Apalagi kandidat yang maju dengan atribut incumbent yang memiliki berbagai kemampuan memenej tim suksesnya untuk meraih simpatik publik bisa jadi akan melahirkan sengketa pemilu yang berkepanjangan, apabila tidak diantisipasi oleh unsur KPU, Bawaslu, dan instansi terkat lainnya.

Peroses penentuan pemimpin di era sekarang ini melalui pemilu langsung , dengan waktu yang terbatas , tapi yang jauh lebih penting dan  diharapkan oleh publik  adalah bagaimana The First Man nantinya akan menjadi menejer pemerintahan ,  apakah one period or two period, sukses memenej wilayahnya menjadi yang the best.