Pencarian
Politik & Keamanan
- TELKOM SALURKAN BANTUAN UNTUK MERENOVASI MASJID (29-08-2010)
- MENKOMINFO: SITUS PORNO BUKAN HANYA DIBLOKIR PADA BULAN RAMADHAN (16-08-2010)
- FAISAL SYAM : PENEMUAN KENAZAH NOTO CIPTO NARTOMO ADALAH ANUGERAH BULAN SUCI RAMADHAN (10-08-2010)
Ekonomi & Bisnis
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- KEMENSOS MINTA DUNIA USAHA PEKERJAKAN PENYANDANG CACAT (2-09-2010)
Olahraga & Kesehatan
- MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT (14-07-2010)
- MENSOS: UANG SITAAN KASUS NARKOBA UNTUK REHABILITASI KORBAN (12-07-2010)
- PRUDENTIAL SYARIAH, METODE MERAWAT KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT (7-07-2010)
Berita Daerah
- BEASISWA “BIDIK MISI” UNY, Kategori:Daerah, Yogyakarta (3-09-2010)
- MEDIA MASSA PILAR KELIMA PENDIDIKAN, Kategori:Berita Utama, Daerah, Yogyakarta (2-09-2010)
- REKTOR UNY LANTIK PEJABAT BARU, Kategori:Daerah, Yogyakarta (2-09-2010)
MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT
LAPORAN : AFFAN SAFANI ADHAM
YOGYAKARTA – SURABAYAWEBS.COM
Tidak kurang dari enam puluh satu persen penduduk Indonesia mengeluhkan sakit gigi. Hal itu masih rendahnya prioritas masyarakat dalam memperhatikan kesehatan – terutama kesehatan gigi – dan masyarakat hanya datang ke dokter gigi setelah mengalami gejala atau keluhan.
Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta drg. Iwan Dewanto, di sela-sela pemeriksaan gigi gratis di Asri Medical Center Yogyakarta, Rabu (14/7), bekerjasama dengan Unilever dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOGI). Pelayanan yang dibuka pukul 08.00-15.00 WIB meliputi cabut dan tambal gigi sederhana, scaling atau pembersihan karang gigi yang ditangani 70 dokter.
Menurutnya, pemeriksaan gigi dimaksudkan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi dan tidak takut ke dokter gigi. “Selama ini sebagian masyarakat lupa atau bahkan kurang memperdulikan kesehatan. Mereka baru datang ke dokter berdasarkan gejala atau ketika ada keluhan. Hal ini terjadi karena kesehatan masih dianggap sebagai low priority bagi sebagian masyarakat,” jelas Iwan.
Peranserta dokter gigi dalam meningkatkan kesehatan gigi masyarakat itulah, diharapkan Iwan bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan gigi. “Idealnya masyarakat perlu berkonsultasi dengan dokter dan memeriksakan kesehatan setiap enam bulan sekali,” ujarnya lagi.
Ditambahkan Koordinator Periksa Gigi Gratis RSGMP Universitas Muhammadiyah Yogyakarta drg. Laelia Dwi Angraini, SpKGA, anak-anak yang giginya tidak bagus atau terkena rampan karies menyebabkan asupan gizi yang mereka terima berkurang. “Jika gigi sakit akan menyebabkan gigi tidak bisa mengunyah makanan dan akibatnya makanan akan langsung ditelan Hal ini akan mempersulit kerja lambung. Jika lambung kena bisa menimbulkan sembelit,” terangnya.
Berita Utama Terbaru
- “PEMBANGUNAN GDG.DPR-RI , DALAM BERBAGAI PERTANYAAN” (6-09-2010)
- RINALDI : IM TELKOM DENGAN REKTOR HUSNI AMANI, HARUS JADI YANG TERBAIK. (5-09-2010)
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- PENILAIAN PUBLIK KE SBY-BOEDIONO MENURUN (2-09-2010)
- SBY INSTRUKSIKAN STABILKAN HARGA SEMBAKO (2-09-2010)
- UMAT ISLAM INDONESIA DI COLORADO KUMPULKAN DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID (2-09-2010)
- IDTUG: ADA LAYANAN SELULER DI SURABYA DAN SEMARANG YANG RENDAH (2-09-2010)
- MEDIA MASSA PILAR KELIMA PENDIDIKAN (2-09-2010)
- Mudik Bebas Repot menyongsong Idul Fitri 2010 (2-09-2010)
