TELKOM BANTAH AKUISISI ESIA BAKRIE TELECOM

Tanggal : 5-07-2010, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis



Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Dirut PT.Telkom Tbk Haji Rinaldi Firmansyah, membantah dengan tegas Telkom telah mengakuisisi Esia Bakrie Telecom dalam upaya meraih market layanan CDMA di tanah air.” Gak benar kami melakukan akuisisi Esia,” tandas Rinaldi saat meresmikan Plasa Telkom di Jalan Lembong Bandung, pecan lalu.

Menurut dia, perlu pengkajian yang mendalam sebelum melakukan akuisisi perusahaan lain. Selain itu dipastikan dia, tidak ada dana satu senpun yang keluar dari Telkom. “Saat ini kami tengah focus mendirikan laboratorium broadband untuk meningkiatkan penetrasi Speedy dan Flash, agar memiliki kualitas yang prima,” kata Rinaldi saat meresmikan Plasa Telkom Lembong di Bandung, Kamis 1/7 lalu.

Diungkapkan calon kuat Dirut Telkom priode 2010-2015 ini sampai sekarang rencana merger antara Diivisi Flexi Telkom dengan Esia Bakrie Telecom, belum ada kejelasannya. Namun diakui “penggagas bisnis TIME Telkom” ini BUMN yang dipimpinnya itu kini tengah meningkatkan investasi.

“Tahun ini saja investasi9 Telkom mencapai Rp.19 triliun lebih. Sedangkan untuk pengembangan dan pemasangan serat optic kabel bawah laut, dana yang dinvestasikan mencapai Rp.5 triliun lebih,” katanya kemudian.

Sementara itu GM Telkom Divisi Consumer Service Indonesia Timur Tri Djatmiko saat ditemui di Surabaya belum lama ini mengungkapkan, mereka kini focus pada sector penjualan Speedy dan peningkatan ARPU pelanggan telepon tetap (telepon kabel). “Target penjualan Speedy dan peningkatan ARPU pelanggan telepon kabel, tiap triwulan meningkat. Karena itu kami optimis target penjualan Speedy tahun ini sebanyak 500 ribu pelanggan baru bisa dicapai,” harapnya kemudian.

Menyangkut gangguan penggunaan internet kecepatan tinggi Speedy, ditegaskannya, terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya agar pelanggan dan calon pelanggan merasa puas dan merasa nyaman menggunakan Speedy ketimbang produk merk lain.

Bahkan untuk meningkatkan pemakaian internet melalui Speedy, Telkom di Jawa Timur, sudah melakukan sosialisasi sampai ke tingkat Rukun Tetangga (RT). Contohnya, di kota Surabaya selain pengurus RT diberikan pelatihan penggunaan internet Speedy, juga diberikan perangkat computer dan langgan gratis Speedy selama 3 bulan.

Dikemukakan dia, untuk mahasiswa-mahasiswa di Malang dan Yogyakarta, malahan diberikan hanya nomor Speedy tanpa keharusan memiliki nomor telepon tetap. Pola pemasaran seperti ini mendapat sambutan luar biasa dari para generasi penerus itu. “Jika libur kuliah, maka nomor Speedynya kami non aktifkan selama sebulan. Sehingga tidak memberatkan pembayaran rekening langganan Speedy para mahasiswa itu,” katanya kemudian.