Oren mengatakan Israel tidak akan minta maaf atas insiden Mavi Marmara
Israel menolak usul dari PBB untuk melakukan penyelidik internasional atas penyerbuan pasukan komando Israel terhadap armada kapal bantuan untuk Gaza, pekan lalu.
Sembilan pegiat pro-Palestina tewas ditembak pasukan Israel dalam penyerbuan itu. Duta besar Israeo untuk Amerika Serikat, Michael Oren, mengatakan negaranya menganut sistem demokrasi yang memiliki kapasitas untuk melakukan penyelidikan sendiri.
Menteri keuangan Israel, Yuval Steinitz, mengatakan banyak sekali blokade di seluruh dunia tetapi tidak ada satu pun yang memicu penyelidikan internasional.
Israel menanggapi laporan-laporan bahwa Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mengusulkan penyelidikan internasional yang dipimpin oleh mantan perdana menteri Selandia Baru, Geoffrey Palmer.
Sebelumnya, Israel mendeportasikan 19 aktivis yang dihadangnya ketika mau menembus blokade Gaza hari Sabtu (5/6). Kapal yang mereka tumpangi –Rachel Corrie milik Irlandia– semula akan ikut dalam armada yang diserobot dengan tindak kekerasan oleh tentara komando Israel.
