HARI BUMI INGATKAN MANUSIA KURANGI MERUSAK LINGKUNGAN

Tanggal : 5-05-2010, Kategori : Berita Utama, Daerah

Laporan : Murhan Ramly.

Jakarta, Surabayawebs.com.
KAHMI NASIONAL, dengan berbasis muslim intelektual di acara Jumatan, 30/04 menggelar intraktif dalam  upaya mencari solusi memperbaiki  iklim bumi melalui pendekatan menghadirkan pakar pembicara  pada  bidang  ini.

Sementara  focusnya  adalah  mengurangi  dampak  terjadinya ( Global Warming ) yang menerpa dunia karena GW itu , tidak akan berhenti hingga  bumi ini  hancur. Terjadinya gejala pemanasan bumi itu, adalah menjadi sesuatu yang pasti.

Penyebabnya adalah peroses bumi yang semakin  menua  dan  tidak  akan  kembali  sepeti semula.  Yang  harus  dilakukan  hanya  mengurangi  dampak  yang  sudah terjadi. Yaitu manusia menciptakan kerusakan tanpa disadari maka terjadilah     Global  Warming itu.

Untuk melakukan pendinginan  pada suhu bumi itu , adalah, bagaimana mempotensikan   faktor  hutan raya yang bertebaran di seluruh dunia sebagai pendinginnya. Namun karena pepohonan yang sudah banyak rontok karena ulah manusia sehingga  berbagai penghijauan hutan raya tidak  subur lagi , itu  karena adanya nafsu manusia hanya ingin mengejar keinginannya tanpa respon yang kuat , akan dampaknya.

Faktanya sekarang sudah kita rasakan. Bumi semakin rusak sementara tingkat untuk memulihkan tidak seimbang dengan eksploitasi manusia dalam memamfaatkan lahan bumi itu.

Data pendukung  yang   bisa  jadi  bahan   kajian adalah  terjadinya   tingkat  mengeksploitasi  lahan  bumi  itu, tinggi sekali yang dilakukan oleh manusia. Sementara pengerukan hasil hutan semakin merusak konservasi alam menjadikan bumi kita ini rusak dan berakibat suhu bumi menjadi tinggi.

Dalam upaya mengurangi tingkat Global Warming itu, KAHMI NASIONAL menggelar dan memperingati Hari Bumi 2010  dengan Target Penurunan 26 % Emisi di Wilayah RI. Hadir memberi tanggapan diacara tersebut DR. Amanda Katili Niode. Dewan Nasional Perubahan Iklim, Anwar Nasution. Kahmi Nasional. Prof. Dr. Maizar Rahman. Komisaris  Pertamina. Tonny Soehartono.Dir. Penempatan  Jasa  Lingkungan  dan  Wisata Alam  Kementerian  Kehutanan. M.Teguh  Surya . Walhi.

Diskusi yang mencari  solusi dan penyebab terjadinya Global  Warming itu,  seperti yang dipresentasikan pemateri itu, adalah tingkat pencemaran polusi yang disebabkan oleh pemakaian BBM , yang saat ini tidak bisa dihindari karena kebutuhan manusia sehingga dampaknya merusak udara yang kita hirup ini.

Pengrusakan lingkungan yang sudah tidak seimbang dengan habitat lahan penghijauan yang rusak memperparah,  sehingga suhu bumi semakin panas.

Wahana Lingkungan Hidup ,  dalam melihat persoalan kerusakan pemakaian lahan seperti yang terjadi di Kal-Bar. Lahan untuk kelapa Sawit  hampir sama luasnya dengan Provinsi Jambi. Demikian catatan , Surabayawebs.com. Diacara Diskusi Intraktif Kahmi Nasional.