DUA RATUS PENGAWAS PELAKSANA SIAP SUKSESKAN PROGRAM DESA PERADABAN DI JAWA BARAT

Tanggal : 4-05-2010, Kategori : Daerah


Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Dalam upaya mensukseskan program Desa Membangun Menuju Desa Peradaban di Jawa Barat, telah disiapkan 200 tenaga pendamping pengawas pelaksanaan. Tenaga pendamping pengawas pelaksanaan ini diambil dari warga setempat. “Hanya Kabupaten Ciamis yang memanfaatkan tenaga pendamping untuk program Desa Peradaban ini dari kecamatan lain,” ungkap Hj.Nenni Kencanawati  Kabid Pemerintahan Desa BPMPD Jabar di Bandung Senin 3/5.

Menurut rencana Lounching Desa Peradaban ini akan dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, akhir Mei 2010 nanti di Kabupaten Majalengka di Desa Weragati.

Dikatakan Hj.Nenni, untuk tenaga pendamping tersebut diharuskan memiliki latar belakang pendidikan D-III. Terdapat 100 desa yang menerima dana program Desa Membangun Menuju DesaPeradaban untuk tahun ini. Setiap desa memperoleh dana Rp.1 miliar. “Dan sebanyak dua orang tenaga pendamping kami siapkan dengan masing-masing mendapat honor bulanan sebesar lima ratus ribu rupiah,” jelasnya kemudian.

Alokasi dana untuk program peningkatan IPM dan pencegahan arus urbanisasi dari desa ke kota-kota besar ini diterima utuh oleh setiap desa. Desa kelahiran Gubernur Jabar H.Ahmad Heryawan, yang lolos seleksi juga menerima bantuan.

Di Jabar terdapat 5.230 desa dan hasil survey  yang ketat diperoleh 150 desa yang layak mendapatkan bantuan program Desa Membangun Menuju Desa Peradaban ini. Dari hasil survey ini akhirnya ditetapkan 100 desa yang mendapatkan dana untuk program tersebut.

Seperti diketahui arus urbanisasi yang begitu memprihatinkan ke kota-kota besar di provinsi ini sudah sangat memprihatinkan. Karena itu peruntukan dana program ini diantaranya diarahkan untuk infrastruktur, perekonoimian dan padat karya produktif.

Idealnya Desa Peradaban versi Jawa Barat imi mempunyai infrastruktur jalan yang memadai menuju ke kota, sehingga hasil pertanian dan perkebunan bisa segera dipasarkan. Selain itu minimal memiliki sekolah yang cukup baik untuk pendidikan putra-putri warga desa. Juga harus mempunyai Puskesmas yang memadai sehingga dapat menjadi rujukan bagi warga yang sakit.

Pertanian dan perkebunan, juga dikelola dengan baik. Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sendiri juga untuk dijual ke kota-kota besar yang berada dekat dengan Desa Peradaban tersebut.