LAPORAN : BBC
JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Demonstran mengumpulkan darah dalam jumlah besar
Demonstran anti pemerintah di Thailand mendekati kediaman Perdana Menteri Abhisit Vejajjiva untuk melanjutkan aksi protes simbolis dengan darah.
Pada hari keempat aksi massa mereka, “pakaian merah” berencana mengucurkan darah yang diberikan oleh ribuan pengunjuk rasa di rumah PM untuk mendramatisasi tuntutan mereka.
Mereka mengatakan, pemerintahan Abhisit tidak sah dan harus dibubarkan.
Saat unjuk rasa Abhisit dan kelurganya tidak berada di kediaman mereka yang berada di pinggiran Bangkok.
Sepuluh kesatuan polisi dan tentara dikerahkan untuk memperkuat enam peleton aparat keamanan di kediaman PM, kata surat kabar The Nation.
Disebutkan bahwa Deputi PM Suthep Thaugsuban akan menggunakan UU Keamanan Dalam Negeri untuk melarang masuk ke jalan kediaman Abhisit dimana ribuan orang sudah berkumpul disana.
Abhisit tinggal di markas Batalion Infranti ke-11 di utara Bangkok sejak aksi protes dimulai.
