TELKOM RAIH LABA RP 9,3 TRILIUN TRIWULAN III-2009.

Tanggal : 1-02-2010, Kategori : Berita Utama


Laporan : H.Erry Budianto

Bandung-Surabayawebs.com

Operator telekomunikasi kelas dunia PT.Telkom Tbk (TLKM) mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 4,27% hingga Triwulan III-2009. Kenaikan laba terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan seluler melalui anak perusahaan PT.Telkomsel dan data internet. Raihan laba ini dilakukan di Bursa Saham Indonesia (BSI) akhir 2009 lalu.

Operator kelas dunia ini hingga Triwulan III-2009 mencatat pendapatan sebesar Rp.47,114 triliun, naik 5,52% dari priode yang sama 2008 sebesar Rp.44,649 triliun. Kenaikan pendapatan terutama didorong oleh kenaikan seluler sebesar 15,1% menjadi Rp.21,041 triliun dari sebelumnya hanya sebesar Rp.18,280 triliun dan pertumbuhan divisi data, internet dan jasa teknologi informatika sebesar 14,07% menjadi Rp.12,428 triliun dari sebelumnya Rp.10,895 triliun.

Pendapatan dari telepom tetap (fixline) mengalami penurunan 14,465 menjadi Rp.6,374 triliun dari sebelumnya Rp.7,452 triliun. Pendapatan dari interkoneksi juga turun 13,54% menjadi Rp.5,740 triliun dari sebelumnya Rp.6,639 triliun.

Pada sisi lain, karena operator telekomunikasi terus melakukan pembangunan jaringan layanan di seluruh tanah air, beban usaha juga mengalami kenaikan sebesar 6,15% menjadi Rp.29,160 triliun dari sebelumnya Rp.27,470 triliun. Kenaikan beban usaha membuat rasio pertumbuhan laba menyuusut menjadi 4,51% menjadi Rp.17,964 triliun dari sebelumnya Rp.17,178 triliun.

Operator telekomunikasi yang banyak mendapat penghargaan kelas dunia ini membuku beban lain-lain pada pos lain sebesar Rp.169,819 miliar, turun 29,465 dari sebelumnya Rp.240,766 miliar. Perseroan memperoleh laba kurs sebesar Rp.774,784 miliar ketimbang triwulan III-2008 yang mencatat rugi kurs sebesar Rp.63,806 miliar.

Setelah dikurangi pajak dan hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan, Telkom mencatat laba bersih sebanyak Rp.9,3 triliun naik 4,27% dari sebelumnya Rp.8,919 triliun. Laba per saham pun naik 4,82% menjadi Rp.472,84 dari sebelumnya Rp.451,08.

Operator telekomunikasi kelas dunia ini diperkirakan pada Triwulan IV-2009, akan meraih laba cukup signifikan ketimbang priode yang sama 2008.