Pencarian
Politik & Keamanan
- TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA. (27-07-2010)
- SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN. (26-07-2010)
- Imbangi Peningkatan Layanan Data & Internet TELKOM Percepat Pembangunan Serat Optik (22-07-2010)
Ekonomi & Bisnis
- TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA. (27-07-2010)
- TELKOM GALAKKAN INTERNET SEHAT DAN AMAN (27-07-2010)
- SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN. (26-07-2010)
Olahraga & Kesehatan
- MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT (14-07-2010)
- MENSOS: UANG SITAAN KASUS NARKOBA UNTUK REHABILITASI KORBAN (12-07-2010)
- PRUDENTIAL SYARIAH, METODE MERAWAT KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT (7-07-2010)
Berita Daerah
- PILKADA DEPOK, PERTARUNGAN DIANTARA INCUMBENT, Kategori:Berita Utama, Daerah (28-07-2010)
- Gagal Panen Picu Kenaikan Harga Cabai, Kategori:Ekonomi & Bisnis, Daerah, Yogyakarta (14-07-2010)
- MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT, Kategori:Olahraga & Kesehatan, Daerah, Yogyakarta (14-07-2010)
PLEDOI ANTASARI NYATAKAN TUNTUTAN JAKSA TERLALU BOMBASTIS
LAPORAN : MAULANA
JAKARTA - SURBAYAWEBS.COM
Kuasa hukum Antasari Azhar, M Assegaf, menyatakan tuntutan hukuman mati atas kliennya dikategorikan bombastis. Dalam pledoi di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Assegaf menyatakan jaksa penuntut umum dengan sengaja telah membiarkan institusinya diperalat penyidik kepolisian. “Banyak benang merah tidak bisa dibuktikan dalam sidang ini,” kata Assegaf di Jakarta. “Tetapi saudara jaksa penuntut umum masih saja nekat, dengan berani mengambil tuntutan yang kata Profesor Mulyatno bombastis.” ujarnya
Assegaf berpendapat, keterangan beberapa saksi telah menunjukkan ada rekayasa atas kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnain itu. Tujuannya adalah, membuat reputasi pimpinan KPK jatuh di mata publik.
“Majelis hakim yang kami muliakan, kami beralasan menyatakan kejaksaan telah sengaja membiarkan institusinya diperalat oleh penyidik dan malah ikut bermain menjatuhkan Ketua KPK,” ujar Assegaf.
Antasari, ujar Assegaf, telah menjadi target bersama pimpinan KPK lainnya yakni Bibit S Rianto dan Chandra M Hamzah. “Khusus untuk terdakwa, diciptakan kasus yang membuat malu terdakwa,” ujarnya.
Antasari dituntut hukuman mati atas dugaan merencanakan pembunuhan Nasrudin pada awal 2009 lalu. Jaksa membeberkan bukti Antasari membunuh karena diduga diperas Nasrudin setelah ketahuan bersama istri Nasrudin, Rhani Juliani.***
Berita Utama Terbaru
- PILKADA DEPOK, PERTARUNGAN DIANTARA INCUMBENT (28-07-2010)
- TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA. (27-07-2010)
- TELKOM GALAKKAN INTERNET SEHAT DAN AMAN (27-07-2010)
- SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN. (26-07-2010)
- EDDY KURNIA : TELKOM TIDAK PUNYA SISA KEWAJIBAN APAPUN KEPADA PENSIUNAN. (26-07-2010)
- Imbangi Peningkatan Layanan Data & Internet TELKOM Percepat Pembangunan Serat Optik (22-07-2010)
- TELKOM Tingkatkan Fasilitas Telekomunikasi Di Pulau-Pulau Terluar Indonesia (22-07-2010)
- TELKOM Meraih Penghargaan “Best Managed Company 2010″ Dari Majalah Finance Asia Hong Kong (22-07-2010)
- 2020 ERA GLOBAL TDK MEMBTASI WARGA DUNIA BERINVESTASI (22-07-2010)
- BULAN PENUH BERKAH DISAMBUT HARGA SEMBAKO PADA NAIK (21-07-2010)
