Pencarian
Politik & Keamanan
- TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA. (27-07-2010)
- SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN. (26-07-2010)
- Imbangi Peningkatan Layanan Data & Internet TELKOM Percepat Pembangunan Serat Optik (22-07-2010)
Ekonomi & Bisnis
- TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA. (27-07-2010)
- TELKOM GALAKKAN INTERNET SEHAT DAN AMAN (27-07-2010)
- SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN. (26-07-2010)
Olahraga & Kesehatan
- MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT (14-07-2010)
- MENSOS: UANG SITAAN KASUS NARKOBA UNTUK REHABILITASI KORBAN (12-07-2010)
- PRUDENTIAL SYARIAH, METODE MERAWAT KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT (7-07-2010)
Berita Daerah
- PILKADA DEPOK, PERTARUNGAN DIANTARA INCUMBENT, Kategori:Berita Utama, Daerah (28-07-2010)
- Gagal Panen Picu Kenaikan Harga Cabai, Kategori:Ekonomi & Bisnis, Daerah, Yogyakarta (14-07-2010)
- MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT, Kategori:Olahraga & Kesehatan, Daerah, Yogyakarta (14-07-2010)
Sebanyak 1.252 Karyawan Telkom Mengikuti Program Pensiun Dini
Laporan : H.Erry Budianto
Jakarta-Surabayawebs.com
Sebanyak 1.252 karyawan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) awal 2010 ini akan menjalani Program Pensiun Dini 2009. Program tersebut merupakan bagian dari proses transformasi bisnis Telkom menjadi perusahaan yang fokus mengelola portofolio T.I.M.E. (Telecommunications, Information, Media, Edutainment).
Vice President Public and Marketing Communication Telkom, Haji Eddy Kurnia menjelaskan Program Pensiun Dini (Pendi) terutama ditujukan kepada karyawan yang berumur di atas 48 tahun dengan pertimbangan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan kemampuhannya di bidang lain, selain persaingan yang sangat ketat serta tuntutan bisnis perusahaan yang semakin besar.
”Program Pensiun Dini merupakan bagian dari corporate strategy yang dimaksudkan untuk mencapai jumlah dan komposisi karyawan optimum guna menciptakan kecepatan, keahlian dan efisiensi untuk memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi persaingan,” ujarnya kemudian.
Saat ini Telkom memiliki 23.154 karyawan dan 456 di antaranya bekerja di anak perusahaan dalam naungan TELKOM Group. Sejak 2002 hingga 2009, jumlah total karyawan yang mengikuti pensiun dini mencapai 12.568 orang.
Dijelaskannya, setiap kebijakan pensiun dini tentunya memiliki implikasi biaya. Namun demikian, lanjutnya, dalam jangka panjang, program ini juga akan berdampak menurunkan biaya SDM.
”Secara bertahap dan diseleraskan dengan kondisi perusahaan, Telkom akan menawarkan pensiun dini hingga dicapai jumlah pegawai yang ideal sesuai dengan tuntutan lingkungan bisnis yang berkembang. Namun demikian, pensiun dini ditawarkan secara sukarela kepada pegawai. Program Pensiun Dini sendiri dijadwalkan berlanjut hingga 2011 atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ungkap dia.
Telkom pertama kali menawarkan program pendi tahun 1995, waktu itu sebanyak 5.188 pegawai mengikuti program tersebut. Terhitung sejak tahun 2002 hingga 2009 sudah sekitar 12 ribu pegawai mengambil program pensiun dini.
Di samping pensiun dini, pengurangan pegawai juga didukung melalui pensiun reguler baik itu secara normal (telah memenuhi syarat untuk pensiun) maupun pensiun atas permintaan sendiri.
Berita Utama Terbaru
- PILKADA DEPOK, PERTARUNGAN DIANTARA INCUMBENT (28-07-2010)
- TELKOM TAMBAH KECEPATAN SPEEDY UNTUK KEPUASAN PELANGGANNYA. (27-07-2010)
- TELKOM GALAKKAN INTERNET SEHAT DAN AMAN (27-07-2010)
- SAMBUT LEBARAN, TELKOM PERKUAT JARINGAN BTS UNTUK KEPUASAN PELANGGAN. (26-07-2010)
- EDDY KURNIA : TELKOM TIDAK PUNYA SISA KEWAJIBAN APAPUN KEPADA PENSIUNAN. (26-07-2010)
- Imbangi Peningkatan Layanan Data & Internet TELKOM Percepat Pembangunan Serat Optik (22-07-2010)
- TELKOM Tingkatkan Fasilitas Telekomunikasi Di Pulau-Pulau Terluar Indonesia (22-07-2010)
- TELKOM Meraih Penghargaan “Best Managed Company 2010″ Dari Majalah Finance Asia Hong Kong (22-07-2010)
- 2020 ERA GLOBAL TDK MEMBTASI WARGA DUNIA BERINVESTASI (22-07-2010)
- BULAN PENUH BERKAH DISAMBUT HARGA SEMBAKO PADA NAIK (21-07-2010)
