WARGA KKSS MELANTIK PENGURUS BARU, MELEPAS JK

Tanggal : 24-12-2009, Kategori : Berita Utama, Politik & Keamanan, Daerah, Makassar

LAPORAN : MURHAN RAMLY

JAKARTA - SURABAYAWEBS.COM
Perayaan Harlah ke 33 KKSS dihadiri warga dari sejumlah provinsi. Pelaksanaan acara duduk bersama nampak ramai dalam suasana kekeluargaan. Acara paguyuban dengan nuansa nasional merupakan inti tema sebagai arah yang akan diperjuangkan dalam membangun integritas bangsa.

Ceremonial ini dirancang dalam kapasitas yang sederhana mampu mengahadirkan undangan yang datang dari daerah jawa maupun luar jawa. Terlihat acara kerukunan yang dimenej oleh pengurus paguyuban ini memperlihatkan bahwa masyarakat indonesia yang berada dari Sabang hingga Merauke merupakan mitra bagi warga KKSS yang sudah membaur dengan etnis lainnya dan melahirkan keturunan sebagai anak bangsa yang akan membangun negeri ini kedepan.

Hal demikian sangat relevan dengan inti tema yang ditulis diatas panggung terkait dengan masalah integritas bangsa Indonesia. Warga KKSS dimana saja berada berkiprah menguatkan bangsa dan negara menghadapi tantangan dari dalam dan luar negeri. Demikian gaung acara ceremonial yang dilaksanakan pada hari ahad 13/12/2009.Jakarta.

Integritas merupakan pondasi bangsa agar tetap mampu menuntaskan berbagai persoalan bangsa yang selama ini bisa mengikis kekuatan yang telah dibangun sejak berdirinya pemerintahan di RI ini.

Hadir dalam acara ini mantan Kabulog DR.Beddu Amang, Faisal Akbar politisi Hanura, JK,DR.Adhyaksa Dault,SH. Sejarawan Anhar Gongong, Pengurus Ormas,LSM, Pemuda IKAMI Sul-Sel.

Ketua Pantia Ir.Abdillah Natsir, mengawali dan melaporkan pelaksanaan acara sekaligus mereview peristiwa warga Sul-Sel yang tewas dibedil kaum Kolonial merupakan rangkaian kegiatan tabur bunga di Makam Pahlawan Taman Kalibata, menuju ceremonial pelantikan pengurus baru periode 2004-2019. Ia mengingatkan perjalanan KKSS hingga memasuki era tahun dua ribuan paguyuban ini tak henti-hentinya merehabilitasi diri menuju wawasan baru untuk kehidupan yang lebih baik, ujarnya.

Pada sesi berikutnya Ketua Umum Abdul Rivai menyampaikan bahwa paguyuban ini berada pada pilar dalam rangka memperkokoh integritas bangsa. Hal tersebut karena KKSS merupakan wadah dan tempat saling memberi kontribusi dan silaturrahmi untuk bersama mencari solusi menuntaskan berbagai persoalan bangsa.. Rivai melaporkan terkait persoalan bangsa yang tertimpa bencana di Sumbar ,tentu hal ini merupakan persoalan bangsa indonesia, paparnya.

Selama kejadian bencana, bertahap disalurkan 100 juta rupiah sebelum tanggap darurat. Sementara harapannya kepada pengurus yang baru dilantiknya agar mengutamakan pelayanan kepada publik,harapnya.

Menjelang akhir dari beberapa rangkaian acara ceremonial JK mantan RI/II dengan ciri khasnya pada saat berbicara didepan publik selau mengundang hadirin untuk tersenyum. Hal-hal yang menurutnya memiliki makna atas bangsa kita ini adalah bahwa kita ini adalah bangsa yang besar dari sekian banyak negara. “Kalau kita mensejajarkan diri, Indonesia berada pada urutan ke empat dari negara Amerika Serikat ,China,India, Indonesia”, Hal itu adalah kekuatan bangsa kita sebagai negara besar.Ia menjelaskan mengapa kita besar karena kebinekaan kita itu yang memperkuat bangsa kita ini, kata JK yang hadir sebagai undangan.

Besarnya bangsa kita ini karena etnisnya yang begitu banyak tapi juga perlu diperhatikan bahwa ciri khasnya itu selama 38 tahun terlihat memudar   faktanya banyak putra daerah yang tidak memahami lagi bahasa daerahnya karena sudah terjadi pembauran, ungkapnya.

Ia pun mengingatkan bahwa kalaupun ada yang menilai tidak sanggup selama menjadi RI/  II, itu bukan orang Sulawesinya yang tidak sanggup, tapi Saya yang belum sukses mencapai  harapan yang diinginkan oleh bangsa Indonesia, ujarnya.

Mengakhirti pidatonya karena agenda lain masih ada , JK minta pamit , dan disambut warga sekaligus mengantar JK.  “Selamat Jalan”.