TELKOM AKAN BERIKAN UANG DUKA KEPADA KELUARGA ALMARHUM SAMUEL THEOFILIUS SOUHOKO Laporan : H.Erry Budianto

Tanggal : 24-11-2009, Kategori : Sorot Usaha


Bandung-Surabayawebs.com

Selain memperoleh asuransi jiwa senilai Rp.50 juta dan dari Asuransi Jasa Raharja, marshal  Speedy Tour d’Indonesia 2009, almarhum Samuel Theofilius Souhoko yang tewas dalam kecelakaan di Subang Jawa Barat, juga keluarganya akan memperoleh uang dukacita dari Telkom sebagai sponsor utama ajang balap sepeda internasional ini.

“Kami pasti akan memberikan uang duka kepada keluarga almarhum,” ujar VP.Public & Marketing Communication (PMC) Telkom Haji Eddy Kurnia saat dikonfirmasikan adanya Marshall Speedy Tour d’Indonesia yang tewas dalam kecelakaan bertabrakan dengan mobil personil TNI AU di Subang, Minggu 22/11.

Kecelakaan yang menewaskan salah seorang Marshal  itu terjadi ketika almarhum bersama motor besarnya menuju penginapan di Lembang Kabupaten Bandung. Tempat penginapan seluruh peserta balap sepeda in ternasional Speedy Tour d’Indoensia 2009 sebelum kembali berlomba esok harinya pada etape II Bandung-Tasikmalaya sejauh 104,8 Km star di kota Bandung Senin 23/11.

Menurut Ketua Umum PB.ISSI, Panny Tanjung, kecelakaan itu terjadi kemungkinan besar almarhum “mengantuk”. Sehingga laju motornya mabal ke tengah jalan. Pasa saat bersamaan pada arah berlawanan muncul mobil Avanza yang dinaiki seorang petinggi TNI AU dari Lanud Kertajati Kabupaten Subang.

“Benturan keras menyebabkan Samuel luka parah dan meninggal di Rumah Sakit Daerah Subang. Kejadian sekitar jam 15.30 WIB hari Minggu sore saat almarhum akan menuju Lembang tempat penginapan para peserta Speedy Tour,” tuturnya kemudian.

Dikemukakan Panny, semua peserta lomba, baik itu atlet balap sepeda, panitia, marshal, termasuk jurnalis yang meliput kegiatan akbar balap sepeda internasional itu sudah discover perusahaan asuransi. Senilai Rp.50 juta bagi yang fatal hingga meninggal dunia. “Selain itu tentunya pihak asuransi Jasa Raharja juga sudah secara professional menyiapkan dana asuransi kecelakaan bagi yang tertimpa musibah di jalan raya,” jelas dia.

Tewasnya Marshal  yang berasal dari Surabaya tersebut menimbulkan dukacita yang dalam para seluruh peserta Speedy Tour d’Indonesia 2009. Saat sebelum star di depan Gedung Sate Kantor Gubernur Jawa Barat di kota Bandung senin 23/11 pagi hari, seluruh peserta menghening cipta sejenak atas kepergian almarhum Samuel  kepangkuan Allah SWT dalam menjalan tugas sebagai Marshal  (Pengiring pembalap/atlet balap sepeda).

Almarhum Samuel Theofilius Sauhoko kelahiran Meda 22 Agustus 1950. Bertempat tinggal di Perum Manggal Blok Z Nomor 13 RT.009 RW 04 Surabaya Timur. Jenazah langsung dibawa keluarganya dengan pesawat udara dari Jakarta ke Surabaya pada hari Senin 23/11 untuk dimakamkan di “Kota Pahlawan Surabaya.”