AGUS RUSWENDI RESMIKAN KANTOR CABANG BJB MANGGA DUA JAKUT.

Tanggal : 1-07-2009, Kategori : Berita Utama, Ekonomi & Bisnis


Laporan : H.Erry Budianto.

Jakarta Utara-Surabayawebs.com

Dirut Bank Jabar Banten (BJB) H.Agus Ruswendi, Senin 2/6 kemarin meresmikan Kantor Cabang Bank Jabar Banten (BJB) Mangga Dua  di Jalan Mangga Dua Raya Blok F1 Nomor 1-3 Jakarta Utara.

Ekspansi jaringan kantor dengan membuka cabang di Jakarta Utara itu diakuinya, bertujuan untuk meningkatkan pelayanan perusahaan. Ekspansi ini katanya, seiring dengan upaya ekselerasi pencapaian visi BJB untuk menjadi salah satu dari sepuluh bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia.

“Ekspansi pembukaan cabang ini juga untuk meningaktkan pelayanan di wilayah Jakarta. Karena kantor cabang di Arthaloka dan Kebayoran Baru masih belum optimal dalam memberikan pelayanan dan menggali potensi dana, kredit ataupun jasa l;ainnya khususnya di wilayah Jakarta Utara,” ujar Agus kemudian.

Dikemukakannya, Jakarta Utara dikenal sebagai wilayah industri dan bisnis, karena di daerah ini terdapat banyak perusahaan industri dan sentra perdagangan yang terbagi dalam beberapa kawasan industri. “Sepereti Kawasan Berikat Nusantara. Termasuk Cakung, Cilincing, Tanjung Priuk, Marunda dan Pasar Mangga Dua yang terkenal,” jelasnya.

Ke depan, ungkap Agus, BJB akan membuka jaringan kantor cabang di Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Nantinya, kantor cabang BJB tersebut akan mengelola dan menggali potensi dana, kredit dan jasa lainnya di seluruh wilayah kota Jakarta.

Sampai saat ini kata Agus, total Kantor Cabang BJB mencapai 195 kantgor dan 163 ATM di seluruh wilayah Jawa Barat, Banten, Surabaya, Semarang dan Jakarta. Dalam waktu dekat ini perbankan terkemuka di tanah air ini akan membuka kantor cabang penuh di Medan, Pekanbaru dan Batam.

Diungkapkan Dirut BJB ini kredit yang disalurkan BJB naik 27,87 % di mana sampai 31 Mei 2009 lalu mencapai Rp.17,92 triliun atau naik Rp.3,91 triliun dari priode yang sama 2008 lalu yang hanya mencapai Rp.14,01 triliun.

Selain menyalurkan kredit, dikatakan Agus, dana pihak ke tiga perseroan jugamencatat kenaikan cukup signifikan yaitu sebesar 20,41 % dari Rp.19,8 triliun per Mei 2008 menjadi Rp.,23,84 triliun per Mei 2009. “Kenaikan ini seiiring dengan kenaikan volume usaha sebesar 18,29 % dari Rp.24,71 triliun per Mei 2008 menjadi Rp.29,23 triliun per Mei 2009,” tutur Agus Ruswendi.