Pencarian
Politik & Keamanan
- TELKOM SALURKAN BANTUAN UNTUK MERENOVASI MASJID (29-08-2010)
- MENKOMINFO: SITUS PORNO BUKAN HANYA DIBLOKIR PADA BULAN RAMADHAN (16-08-2010)
- FAISAL SYAM : PENEMUAN KENAZAH NOTO CIPTO NARTOMO ADALAH ANUGERAH BULAN SUCI RAMADHAN (10-08-2010)
Ekonomi & Bisnis
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- KEMENSOS MINTA DUNIA USAHA PEKERJAKAN PENYANDANG CACAT (2-09-2010)
Olahraga & Kesehatan
- MASYARAKAT DATANG KE DOKTER GIGI SETELAH SAKIT (14-07-2010)
- MENSOS: UANG SITAAN KASUS NARKOBA UNTUK REHABILITASI KORBAN (12-07-2010)
- PRUDENTIAL SYARIAH, METODE MERAWAT KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT (7-07-2010)
Berita Daerah
- BEASISWA “BIDIK MISI” UNY, Kategori:Daerah, Yogyakarta (3-09-2010)
- MEDIA MASSA PILAR KELIMA PENDIDIKAN, Kategori:Berita Utama, Daerah, Yogyakarta (2-09-2010)
- REKTOR UNY LANTIK PEJABAT BARU, Kategori:Daerah, Yogyakarta (2-09-2010)
KESABARAN MERUPAKAN UJIAN BAGI WARGA SIRING BARAT MENANTI GANTI RUGI
LAPORAN : DHEO FALDI RISWANDA
SURABAYA - SURABAYAWEBS.COM
Warga Siring Barat, Kecamatan Porong harus menunggu lama untuk memperoleh ganti rugi. Pasalnya, sejauh ini belum ada petunjuk pelaksanaan dan teknis (julkak dan juknis) terkait pemberian ganti rugi untuk kawasan itu. Padahal, dana untuk ganti rugi kawasan di luar peta terdampak lumpur yang ditanggung pemerintah saat ini sudah ada di Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). ”Dana sudah ada, tinggal menunggu juklak dan juknisnya. Kalau juklaknya sudah ada, akan kami cairkan,” ujar Ketua BPLS Sunarso kemarin. BPLS berharap dalam waktu dekat ini juklak dan juknis tersebut segera turun sehingga BPLS bisa segera mencairkan dana untuk ganti rugi itu.
Sunarso menambahkan, sebelum warga Siring Barat memperoleh ganti rugi, pihaknya sudah melakukan penanganan maksimal terkait semburan baru (bubble) yang muncul di kawasan itu.Jika kondisibubblesudah membahayakan, warga akan dievakuasi. Staf Humas BPLS Akhmad Khusairi menambahkan,berdasarkan rekomendasi dari tim independen yang dibentuk Pemprov Jatim, sudah ada rekomendasi agar kawasan Siring Barat dan Jatirejo Barat mendapat ganti rugi karena sudah tidak layak huni.
Selain itu,banyak bermunculan bubble dan penurunan tanah (subsidence) di kawasan tersebut sehingga harus segera dikosongkan. Bambang Kuswanto, salah satu perwakilan warga Siring Barat mengatakan, warga sudah menunggu ganti rugi terlalu lama.Sudah lebih dari dua tahun warga tinggal di kawasan yang banyak bermunculan semburan gas tersebut. ”Harusnya kalau sudah ada rekomendasi dari tim independen, pemerintah bergerak cepat dengan mengeluarkan aturan ganti rugi untuk Siring Barat,”katanya.***
Berita Utama Terbaru
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- TELKOM Mulai Opersikan Home Digital Service (3-09-2010)
- PENILAIAN PUBLIK KE SBY-BOEDIONO MENURUN (2-09-2010)
- SBY INSTRUKSIKAN STABILKAN HARGA SEMBAKO (2-09-2010)
- UMAT ISLAM INDONESIA DI COLORADO KUMPULKAN DANA UNTUK PEMBANGUNAN MASJID (2-09-2010)
- IDTUG: ADA LAYANAN SELULER DI SURABYA DAN SEMARANG YANG RENDAH (2-09-2010)
- MEDIA MASSA PILAR KELIMA PENDIDIKAN (2-09-2010)
- Mudik Bebas Repot menyongsong Idul Fitri 2010 (2-09-2010)
- Gunung Sinabung Meletus: TELKOM Dirikan Posko Siaga Bencana Di Brastagi Dan Kabanjahe (2-09-2010)
- BOM PINGGIR JALAN TEWASKAN 5 SERDADU AS DI AFGANISTAN (1-09-2010)
